• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

oleh Admin Stabilitas
24 Juni 2020 - 20:06
16
Dilihat
OJK Percepat Reformasi IKNB
0
Bagikan
16
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas – Pandemi Covid-19 tahun 2020 juga berdampak terhadap perlambatan pada industri asuransi jiwa untuk periode Kuartal I tahun 2020. Perlambatan terjadi pada angka total pendapatan, meliputi total pendapatan premi, hasil investasi dan klaim reasuransi. Kondisi perlambatan ini tidak menurunkan semangat industri asuransi jiwa untuk terus memberikan pelayanan dan perlindungan yang menyeluruh bagi masyarakat Indonesia. Komitmen ini terbukti dengan meningkatnya total klaim dan manfaat yang dibayarkan, total jumlah tertanggung, total uang pertanggungan dan jumlah tenaga pemasar.

Budi Tampubolon, Ketua Dewan Pengurus AAJI, mengatakan “Kondisi Kuartal I memang tidak mudah dengan adanya pandemi Covid-19. Hal tersebut juga turut berpengaruh terhadap kinerja industri asuransi jiwa, dimana total pendapatan premi industri asuransi jiwa melambat. Namun pandemi ini telah mendorong dan membentuk pola kesadaran masyarakat akan gaya hidup yang sehat,” kata Budi melalui siaran pers, Rabu, 24 Juni 2020.

Melihat situasi ini, lanjutnya, sebagai upaya untuk tetap melayani kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia di masa pandemi, para perusahaan asuransi jiwa semakin fokus untuk memberikan edukasi dan saran bagi masyarakat mengenai pilihan perlindungan yang tepat. Dalam kondisi yang penuh tantangan ini, komitmen yang kuat dan berkelanjutan dari Industri Asuransi Jiwa ditunjukkan dengan adanya pembayaran Total Klaim dan Manfaat yang naik sebesar 4,1%, yaitu dari Rp 34,1 triliun menjadi Rp. 35,92 triliun.”

BERITA TERKAIT

Pentingnya kesadaran masyarakat atas perlindungan asuransi jiwa, termasuk asuransi kesehatan, pada Kuartal I 2020 ditunjukkan dengan adanya peningkatan dalam angka jumlah Tertanggung. Persentase Total Tertanggung naik sebesar 20,3%, yaitu dari 53,17 menjadi 63,97 juta orang. Sedangkan Total Uang Pertanggungan naik sebesar 5,6%, yaitu dari Rp 3.859,45 triliun menjadi Rp4.073,79 triliun. Hal ini juga didorong oleh gencarnya usaha AAJI bekerjasama dengan industri Asuransi jiwa untuk melakukan program literasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat asuransi jiwa.

“Meskipun jumlah Tertanggung dan Uang Pertanggungan meningkat, angka total polis kumpulan mengalami penurunan. Ini mengindikasikan bahwa pandemi Covid-19 telah membuat perekonomian Indonesia mulai melambat. Akibatnya, terjadi penurunan kepemilikan polis baru dari sektor korporasi,” ungkap Budi.

Secara umum kondisi berbagai industri di Indonesia memang sedang mengalami perlambatan terbukti dengan data dari BPS yang menyatakan bahwa pertumbuhan
ekonomi Indonesia sepanjang Kuartal I 2020 hanya mencapai 2,97%. Hal ini yang kemudian mendorong penurunan polis korporasi menjadi cukup signifikan.

Untuk kanal distribusi, bancassurance merupakan kanal yang memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan premi industri asuransi jiwa di Kuartal I 2020. Tercatat, rasio kontribusi bancassurance terhadap total premi sebesar 44,4%, diikuti oleh kanal distribusi keagenan sebesar 38,4%.

Sementara itu, terkait dengan hasil investasi industri asuransi jiwa sebagai suatu bisnis jangka panjang, terdapat penurunan hasil investasi pada Kuartal I Tahun 2020 yang dikarenakan kondisi pasar modal Indonesia setelah kondisi pandemi global Covid-19. Dampaknya, industri asuransi jiwa, yang berhubungan erat dengan pasar modal, ikut terpengaruh. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi 27,8% sejak awal tahun hingga Maret 2020.

Berbagai upaya dilakukan oleh Industri Asuransi Jiwa dalam menghadapi Kuartal I tahun 2020 untuk menjaga stabilitas bisnis dalam kondisi yang penuh tantangan dan mengalami perubahan akibat pandemi Covid-19. Upaya-upaya yang dilakukan antara lain, memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk dengan pemanfaatan media digital, agar nasabah dan masyarakat kembali mempelajari ketentuan polis dari Perusahaan Asuransi masing-masing terutama
terkait dengan manfaat dan perlindungan atas kondisi Covid-19, walaupun secara umum Covid-19 tidak dikecualikan dari polis. Masyarakat juga didorong untuk menghubungi Perusahaan Asuransi masing-masing apabila terdapat pertanyaan lebih lanjut atas ketentuan Polis.

Untuk mendukung pelaksanaan physical distancing, Perusahaan-perusahaan Asuransi Jiwa juga melaksanakan Work From Home bagi karyawannya tanpa mengurangi atau mempengaruhi tingkat layanan kepada nasabah, misalnya dengan memberikan e-voucher, e-money, cash back, discount pembelian obat dan vitamin secara online serta memberikan konsultasi kesehatan secara online.

Upaya lainnya yang difasilitasi oleh AAJI yaitu penggunaan teknologi digital dalam ujian sertifikasi tenaga pemasar. “Sebagai upaya AAJI untuk tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa, kami berkomitmen untuk merekrut tenaga pemasar yang handal dan berkualitas. Ujian sertifikasi tenaga pemasar juga kini telah mulai menggunakan aplikasi digital yang AAJI kembangkan. Sedangkan jumlah tenaga pemasar naik pesat sebesar 9,3%, yaitu dari 595.192 menjadi 650.443 orang,” jelas Budi.

Kuartal I 2020 merupakan masa yang penuh tantangan dan peluang, tidak hanya bagi industri asuransi jiwa, namun juga bagi berbagai sektor industri lainnya. Industri Asuransi Jiwa telah melakukan berbagai antisipasi untuk memaksimalkan peluang yang ada termasuk melakukan berbagai penyesuaian selain melakukan kerjasama dengan pihak lainnya, yaitu regulator dan mitra perusahaan teknologi.

Budi menegaskan, sebagai upaya untuk semakin menumbuhkan industri asuransi jiwa, AAJI mengimbau dan mengajak pemerintah untuk berkolaborasi lebih lanjut, khususnya OJK untuk memberikan program stimulus dan relaksasi kepada Industri Asuransi Jiwa dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital. Perusahaan asuransi juga mengembangkan kerjasama dengan perusahaan teknologi agar tetap melayani nasabah dengan baik ditengah keterbatasan yang ada, sehingga hal ini membawa dampak baik pula bagi perusahaan teknologi.

“Upaya ini dilakukan demi memenuhi komitmen Asuransi jiwa sebagai suatu bisnis jangka panjang untuk selalu melayani dan memberikan produk-produk perlindungan kepada nasabah secara optimal, inovatif sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutup Budi.

Tags: #Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia,#AAJI, #Klaim Asuransi, #Covid-19, #Manajemen Risiko, #Asuransi Jiwa
 
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK Dorong Sektor Riil Bergerak di New Normal

Selanjutnya

Taspen Berikan Bantuan kepada Tenaga Medis di RS Darurat Wisma Atlet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 21:29

Media Asuransi gelar Insurance Market Leaders Award 2026 dan beri penghargaan ke 112 perusahaan perasuransian. Cek daftar jawaranya di sini....

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

oleh Sandy Romualdus
20 Juli 2026 - 13:57

LPS mematangkan Program Penjaminan Polis (PPP) dengan target aktivasi tercepat April 2027 dan usulan limit penjaminan Rp500 juta–Rp700 juta per...

Sasar Generasi Sandwich, AXA Financial Luncurkan Produk Proteksi hingga Usia 100 Tahun

Sasar Generasi Sandwich, AXA Financial Luncurkan Produk Proteksi hingga Usia 100 Tahun

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:17

PT AXA Financial Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional 'Lifetime Protection Powered by AXA Long Term Life Protector' guna menjawab...

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

Akselerasi Transformasi Digital, Taspen Berhasil Bereskan 99,97% Klaim dalam H+1 Hari Kerja

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:16

PT TASPEN (Persero) mencatatkan realisasi pembayaran klaim mencapai 99,97% dengan tenggat waktu maksimal H+1 hari kerja per Mei 2026 berkat...

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:16

PT Taspen (Persero) berhasil mengamankan laba bersih Rp 1,04 triliun sepanjang 2025 berkat topangan hasil investasi jumbo yang mampu menutupi...

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 15:27

Tim Penyidik OJK sukses menyita 485 barang bukti senilai Rp113,97 miliar milik Henry Surya, pengendali Prolife Indonesia (d.h Indosurya Sukses)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Stabilitas Edisi 224 : Alarm Waspada dari Bank Sentral

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

OJK Siapkan Tiga Fokus Strategis Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Taspen Raih Penghargaan Top CSR of The Year 2020

Taspen Berikan Bantuan kepada Tenaga Medis di RS Darurat Wisma Atlet

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance