• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

AAUI: Premi Industri Asuransi Kerugian Tumbuh 8,7% di 2024

by Stella Gracia
6 Maret 2025 - 20:05
51
VIEWS
AAUI: Premi Industri Asuransi Kerugian Tumbuh 8,7% di 2024
0
SHARES
51
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan laporan analisa kinerja industri asuransi umum di sepanjang tahun 2024. AAUI mencatat pertumbuhan industri asuransi tahun 2024 ini sebesar 8,7% secara y-on-y. Hal ini sejalan dengan tumbuhnya ekonomi Indonesia sebanyak 5,03% di sepanjang tahun 2024.

“AAUI mencatat keseluruhan perolehan premi pada tahun 2024 ini mencapai Rp 112,8 triliun. Dari keseluruhan lini bisnis yang ada di indsutri asuransi umum, tercatat ada 7 lini bisnis yang terkontraksi perolehan preminya di tahun 2024 ini. Diantaranya adalah, Asuransi Penerbangan, Asuransi Satelit, Asuransi Rekayasa, Asuransi Energy on Shore, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kredit dan Suretyship. Sedangkan 8 lini bisnis lainnya mengalami pertumbuhan yang bagus di periode 2024 ini,” ungkap Ketua Umum AAUI, Budi Herawan dalam konferensi pers, Rabu (05/03) di Jakarta.

  • Baca juga: Abu Vulkanik Ancam Penerbangan dan Usaha, AAUI Beberkan Cakupan Polis Asuransi Dampak Erupsi

Sementara itu, kewajiban pembayaran klaim yang telah dilakukan oleh industri asuransi umum sepanjang tahun 2024 ini juga tumbuh 8,5% secara y-on-y atau telah dibayarkan kepada pemegang polis sebesar Rp49,9 triliyun. Pemenuhan tanggung jawab klaim ini naik Rp 3,9 triliun. Sedangkan jika dibandingkan tahun lalu, industri asuransi telah membayar kewajiban tanggung jawab klaim sebesar Rp46 triliun.

BERITA TERKAIT

Abu Vulkanik Ancam Penerbangan dan Usaha, AAUI Beberkan Cakupan Polis Asuransi Dampak Erupsi

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

LPS Siapkan Skenario Penjaminan Polis Mulai 2027, Asosiasi Dukung Penuh

Turnaround! Industri Asuransi Umum Balikkan Rugi Jadi Laba Rp15,82 Triliun

Adapun lini usaha yang tidak mengalami kenaikan pembayaran klaim adalah Asuransi Satelit, Asuransi Energy Off Shore, Asuransi Tanggung Gugat, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Aneka, dan Suretyship. Sedangkan untuk lini usaha lainnya dilaporkan oleh AAUI mengalami kenaikan atau bertumbuh atas kewajiban pembayaran klaim yang telah dilakukan di tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Meski demikian rasio klaim yang dibayarkan oleh industri asuransi di sepanjang tahun 2024 ini mengalami penurunan dari 44,3% menjadi 44,2% secara y-on-y,” jelas Budi.

Pangsa Pasar

Budi melanjitkan, dominasi pangsa pasar yang menjadi penyumbang utama dari perolehan premi keseluruhan lini usaha di industri asuransi umum pada di sepanjang 2024 ini adalah Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kredit. “Kedua lini usaha ini membukukan premi dengan proporsi presentasenya sebesar 46% dari semua lini usaha,” sebutnya.

  • Baca juga: AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Artinya hampir setengah dari perolehan premi di industri asuransi didominasi oleh kedua lini usaha ini. Untuk posisi selanjutnya yang juga turut mendominasi pangsa pasar yang juga pada perolehan premi periode ini adalah Asuransi Kendaraan Bermotor dan juga Asuransi Kesehatan dengan proposi masing-masing adalah 18% dan 10% atau jika digabungkan 28% dari keseluruhan lini bisnis lainnya.

Lini usaha Asuransi Harta Benda masih menjadi urutan pertama yang tentunya menduduki pangsa pasar terbesar di industri asuransi umum. Pada tahun 2024 ini, asuransi harta benda mencatat premi total yang diperoleh sebesar Rp 30,3 triliun atau mengalami pertumbuhan 14,7% secara y-on-y.

“Di tahun 2024 ini, pertumbuhan premi sebesar Rp 3,8 triliun menjadi penopang dari perolehan premi di industri asuransi umum Indonesia. Meskipun pertumbuhan penjualan dari property turun 15% namun pengembangan property residensial serta terjaganya permintaan sewa property ini mendorong pertumbuhan perolehan premi pada industri asuransi di sepanjang tahun 2024 ini,” jelas Budi.

Kemudian, pada posisi kedua yang mendominasi pangsa pasar selanjutnya adalah lini usaha Asuransi Kredit. Di tahun 2024 ini Asuransi Kredit menjadi penyumbang terbesar dengan prosentase 19% di industri asuransi umum, Asuransi Kredit pada tahun ini membukukan Rp 21,6 triliun.

Meskipun pada pencatatan tahun ini asuransi kredit mengalami kontraksi dibandingkan tahun sebelumnya yakni -3,4%, menurut Budi lini usaha ini asuransi kredit masih diproyeksikan terdongkrak karena pencatatan premi ini jangka panjang serta didukung oleh faktor tumbuhnya penyaluran kredit baru berasal dari kredit konsumtif dari masyarakat, juga didorong oleh penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) juga dari pemerintah melalui data dari survey Bank Indonesia.

  • Baca juga: LPS Siapkan Skenario Penjaminan Polis Mulai 2027, Asosiasi Dukung Penuh

Sedangkan untuk posisi terakhir pangsa pasar yang mendominasi lini usaha dari perolehan industri asuransi umum adalah Asuransi Kendaraan Bermotor. Di tahun 2024 lini usaha Asuransi Kendaraan Bermotor masih mencatatkan pertumbuhan 3,3% atau memperoleh premi sebesar Rp 20,1 triliun rupiah.

“Meskipun pertumbuhan produksi maupun penjualan di kendaraan roda 4 mengalami kontraksi, namun penjualan dari kendaraan roda 2 untuk domestik maupun ekspor masih terlihat cukup bagus, hal ini tentunya mendorong pertumbuhan premi di industri asuransi umum,” demikian Budi. ***

Tags: #Asuransi Kendaraan BermotorAAUIasuransi harta bendaAsuransi PropertiPremi Asuransi Umum
 
 
 
 
 
Previous Post

Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi, Dorong Sektor Manufaktur dan Kendalikan Inflasi

Next Post

BSI Maslahat Serahkan Bantuan Renovasi Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar Di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

by Stella Gracia
6 Oktober 2026 - 13:10

AAJI menyelenggarakan program eksekutif Future by Design bagi CEO asuransi jiwa guna mematangkan adopsi AI berprinsip human-in-the-loop. Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 13:43

BRI Life meraih dua penghargaan Silver kategori Customer Experience dan Digital Innovation pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2026....

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

by Stella Gracia
28 September 2026 - 12:14

Riset Sun Life Asia mengungkap 70 persen keluarga cemas aset tergerus akibat minimnya kesiapan ahli waris mengelola kekayaan lintas generasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BSI Maslahat Serahkan Bantuan Renovasi Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar Di Gaza

BSI Maslahat Serahkan Bantuan Renovasi Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar Di Gaza

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance