• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Analisis Bank Mandiri: Kelompok ‘Transitional Middle Class’ Rentan Guncangan, Minim Aset Cadangan

oleh Stella Gracia
9 April 2026 - 12:55
15
Dilihat
Bursa Wajibkan Free Float 15%, Mandiri Sekuritas Pastikan Emiten IPO Siap Menyesuaikan
0
Bagikan
15
Dilihat

Stabilitas.id – Resiliensi ekonomi Indonesia yang selama ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga sebesar 54% terhadap PDB kini menghadapi tantangan struktural pada basis massanya. Mandiri Institute mencatat sebanyak 86 juta orang atau satu dari tiga penduduk Indonesia kini berada di kelompok Kelas Menengah Transisi (Transitional Middle Class).

Kelompok ini, yang mencakup Upper Aspiring Middle Class (AMC) dan Lower Middle Class (MC), dinilai memiliki mobilitas ekonomi yang dinamis namun sangat rentan terhadap guncangan. Data periode 2019 hingga 2025 bahkan menunjukkan tren mengkhawatirkan, di mana kelompok Lower MC menyusut hingga lebih dari 11 juta orang.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menekankan pentingnya memastikan kelompok transisi ini memiliki daya dorong untuk naik ke level mapan. “Tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat di zona transisi memiliki daya dorong yang cukup untuk terus naik ke level ekonomi yang lebih mapan secara berkelanjutan,” ujar Andry dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

BERITA TERKAIT

Mandiri Institute: Kelompok Menengah Jadi Penggerak Konsumsi, Belanja Ramadan-Lebaran 2026 Meningkat

ULN Indonesia Februari 2026 Tembus US$437,9 Miliar, Rasio PDB Tetap Stabil

Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal bagi 2.800 Pendonor

Survei Konsumen BI: Konsumsi Maret 2026 Melonjak Jadi 72,2 Persen, Porsi Tabungan Tergerus

Disparitas Kualitas Pekerjaan

Kajian Mandiri Institute mengungkapkan bahwa kualitas pekerjaan menjadi jurang pemisah utama antara kelas menengah transisi dengan kelompok di atasnya. Meskipun 50% kelompok transisi sudah terserap di sektor formal, angka ini masih terpaut 28 poin persentase di bawah kelompok menengah mapan.

Disparitas ini berdampak pada rendahnya akumulasi aset dan terbatasnya ruang konsumsi sekunder. Struktur pengeluaran kelompok transisi masih didominasi kebutuhan primer:

  • Mobilitas: 20%

  • Perumahan: 13%

  • Tagihan Rutin: 10%

  • Kesehatan & Pendidikan: 15%

  • Lifestyle & Barang Tahan Lama: Hanya 18%

Minimnya Buffer Asset

Keterbatasan ruang finansial ini membuat kelompok transisi minim memiliki aset cadangan (buffer asset). Tercatat hanya 21% rumah tangga Upper AMC yang memiliki aset likuid seperti emas, berbanding jauh dengan kelompok Upper MC yang mencapai 69%. Tanpa aset cadangan, kelompok ini sangat rentan terhadap inflasi dan risiko kehilangan pendapatan.

Meski demikian, Mandiri Institute mengestimasi terdapat lebih dari 2 juta penduduk dari kelompok transisi yang sebenarnya sudah siap naik kelas menjadi kelas menengah mapan. Hal ini dapat terealisasi jika didukung oleh perluasan lapangan kerja berkualitas (good jobs) dan peningkatan produktivitas pekerja.

Andry menyarankan perlunya stimulus fiskal untuk mendorong ekspansi sektor riil serta perbaikan daya saing investasi. Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri berkomitmen mendukung penguatan kelas menengah melalui akses pembiayaan inklusif dan literasi keuangan guna mendorong akumulasi aset yang lebih produktif di sisa tahun 2026 ini. ***

Tags: Andry AsmoroBank Mandiriekonomi Indonesia 2026kelas menengahkonsumsi rumah tanggalapangan kerja berkualitasmandiri institutePDBTransitional Middle Class
 
 
 
 
Sebelumnya

Sinergi TASPEN dan Bank Mandiri Taspen Beri Bantuan Hunian Sehat di NTT

Selanjutnya

Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sinergi CIMB Niaga-AREBI: Tingkatkan Kualitas Agen untuk Transaksi KPR yang Aman

Sinergi CIMB Niaga-AREBI: Tingkatkan Kualitas Agen untuk Transaksi KPR yang Aman

oleh Sandy Romualdus
20 April 2026 - 22:32

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mempertegas komitmennya dalam memperkuat industri properti nasional melalui kolaborasi strategis dengan...

Kemenkeu Kembali Terbitkan Green Sukuk di Pasar Domestik, Cek Jadwal Lelangnya

Kemenkeu Kembali Terbitkan Green Sukuk di Pasar Domestik, Cek Jadwal Lelangnya

oleh Stella Gracia
20 April 2026 - 08:44

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara...

Rating S&P Tetap BBB: Validasi Global atas Ketahanan Ekonomi dan Magnet Investasi Indonesia

Rating S&P Tetap BBB: Validasi Global atas Ketahanan Ekonomi dan Magnet Investasi Indonesia

oleh Stella Gracia
20 April 2026 - 08:41

Stabilitas.id – Indonesia mendapatkan "stempel" kepercayaan baru dari panggung internasional. Keputusan lembaga pemeringkat global Standard & Poor’s (S&P) yang mempertahankan...

Kinerja Manufaktur RI Kian Menguat, PMI-BI Tembus 52,03% pada Triwulan I/2026

Kinerja Manufaktur RI Kian Menguat, PMI-BI Tembus 52,03% pada Triwulan I/2026

oleh Stella Gracia
20 April 2026 - 08:34

Stabilitas.id – Sektor industri pengolahan nasional menunjukkan resiliensi dan optimisme yang solid di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) melaporkan...

G20 dan BRICS Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Global, Indonesia Tekankan Stabilitas Neraca Finansial

G20 dan BRICS Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Global, Indonesia Tekankan Stabilitas Neraca Finansial

oleh Stella Gracia
20 April 2026 - 08:23

Stabilitas.id – Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, blok negara G20 dan BRICS sepakat untuk mempererat kerja sama...

IMF-World Bank 2026: Fokus pada Stabilitas Makroekonomi dan Transformasi Ekonomi Global

IMF-World Bank 2026: Fokus pada Stabilitas Makroekonomi dan Transformasi Ekonomi Global

oleh Stella Gracia
20 April 2026 - 08:20

Stabilitas.id – Pertemuan Musim Semi International Monetary Fund (IMF) dan World Bank 2026 yang berlangsung di Washington D.C. pada 16-17...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Investasi Emas Menggeliat, Penjualan Galeri 24 Tembus 6,5 Ton

    Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BBRI Targetkan Dividen Rp52 Triliun, Fokus Jaga CAR di Level 20 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BRI 2026: Setujui Dividen Rp52,1 Triliun, Setara 92 Persen dari Laba Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Dibuka Rebound Pasca-Lebaran, Intip Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinergi CIMB Niaga-AREBI: Tingkatkan Kualitas Agen untuk Transaksi KPR yang Aman

Kemenkeu Kembali Terbitkan Green Sukuk di Pasar Domestik, Cek Jadwal Lelangnya

Rating S&P Tetap BBB: Validasi Global atas Ketahanan Ekonomi dan Magnet Investasi Indonesia

Kinerja Manufaktur RI Kian Menguat, PMI-BI Tembus 52,03% pada Triwulan I/2026

G20 dan BRICS Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Global, Indonesia Tekankan Stabilitas Neraca Finansial

IMF-World Bank 2026: Fokus pada Stabilitas Makroekonomi dan Transformasi Ekonomi Global

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Wanti-wanti Risiko Inefisiensi dan Konflik Kepentingan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Liburan di Luar Negeri Makin Hemat, BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit dengan Cashback Menarik

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance