• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 Triliun ‘Bobol’, Menkeu Purbaya ungkap Pemicunya

oleh Sandy Romualdus
11 Mei 2026 - 11:55
59
Dilihat
Menkeu Purbaya Optimis APBN 2026 Jadi ‘Shock Absorber’ di Tengah Defisit Rp54,6 Triliun
0
Bagikan
59
Dilihat

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait polemik pengadaan 25.000 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan nilai anggaran fantastis mencapai Rp1,05 triliun. Purbaya menyebut munculnya anggaran tersebut sebagai sebuah “kebobolan” sistem.

Menkeu mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah menolak usulan pengadaan motor listrik impor tersebut pada tahun lalu. Namun, pos anggaran itu tetap lolos dan muncul dalam dokumen pelaksanaan anggaran.

“Tahun lalu kita sudah menolak beli motor untuk BGN. Jadi, saya tolak. Itu software dari Dirjen Anggaran sedang diperbaiki sehingga tidak kebobolan lagi kayak kemarin,” ujar Purbaya di Jakarta, dikutip Senin (11/5/2026).

BERITA TERKAIT

Ketuk Palu RUU P2SK, Ini 17 Poin Krusial Perombakan Arsitektur Keuangan RI

Korupsi Program Prioritas: Modus Tiga Pejabat Badan Gizi Akali Verifikasi demi Yayasan Afiliasi

Andalkan Coretax dan Reformasi Bea Cukai, Kemenkeu Optimistis Pendapatan Rp3.153,6 Triliun Tercapai

Kredit Tumbuh 18,5%, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp18,1 Triliun Per April 2026

Celah pada Sistem Ditjen Anggaran

Purbaya menjelaskan bahwa insiden ini terjadi karena adanya kelemahan pada sistem perangkat lunak di Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) yang digunakan dalam penyusunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menegaskan saat ini sistem tersebut tengah diaudit dan diperbaiki secara total untuk mencegah munculnya belanja “aneh” di masa mendatang.

“Pak Dirjen Anggaran akan lihat apakah belanjanya ada yang aneh-aneh apa tidak dengan software yang lebih baik lagi. Kita perbaiki sekarang agar tidak ada lagi kebocoran, termasuk untuk pengawasan program MBG (Makan Bergizi Gratis),” tambahnya.

BGN Sebut Untuk Operasional SPPG

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025. Kendaraan operasional ini ditujukan untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan.

Dadan memerinci bahwa realisasi pengadaan telah mencapai lebih dari 21.000 unit dari total target. Proses pengadaan tersebut diklaim telah dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.

“Pengadaan motor tersebut memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG dalam menjalankan program prioritas pemerintah,” jelas Dadan dalam keterangan resminya.

Polemik ini kini menjadi sorotan tajam, terutama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mengawasi ketat setiap proses pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis guna memastikan tidak ada kerugian keuangan negara akibat ketidaksinkronan kebijakan antar-lembaga. ***

Detail Pengadaan Motor Listrik BGN (Mei 2026):

Parameter Keterangan
Nilai Anggaran Rp1,05 Triliun
Total Unit 25.000 Unit (Impor)
Status Realisasi ± 21.000 Unit (Mulai Desember 2025)
Peruntukan Operasional Kepala Satuan Pelayanan Gizi (SPPG)
Isu Utama Penolakan Menkeu vs “Bobolnya” Sistem Anggaran

Tags: APBN 2025Badan Gizi NasionalBGNDitjen AnggaranMakan Bergizi GratisMBGMenkeu PurbayaMotor Listrik BGNPurbaya Yudhi SadewaSPPG
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Genjot Likuiditas, Pemerintah Percepat Restitusi PPh WP Badan dengan Omzet s.d Rp50 Miliar

Selanjutnya

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 19:19

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Mei 2026 mengalami kontraksi menjadi US$144,9 miliar....

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

oleh Sandy Romualdus
9 Juni 2026 - 19:14

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas uang primer (monetary base/M0) adjusted atau yang disesuaikan pada akhir Mei 2026 tumbuh...

Topang Ritel UMKM, Aice Group Gandeng 400 Ribu Mitra Warung Lewat Rantai Dingin

Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

oleh Stella Gracia
8 Juni 2026 - 09:54

Stabilitas.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berada di Jenewa, Swiss, membawa pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kehadiran negara dalam...

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

oleh Sandy Romualdus
5 Juni 2026 - 13:51

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan platform properti digital terintegrasi, PT Properti...

Pangkas Emisi 0,3 Juta Ton, PLN Sulap Kantor Jadi Produsen Energi Bersih

Didorong Danantara, PLN Group Bakal Ciutkan 44 Anak Usaha Menjadi 23 Unit

oleh Stella Gracia
4 Juni 2026 - 10:31

Stabilitas.id – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor ketenagakerjaan, PT PLN (Persero), menargetkan perampingan masif (streamlining) terhadap struktur usahanya. Perseroan...

Kemenperin Racik IKM Pangan Inovatif lewat Kompetisi IFI 2020

Gandakan Pendapatan Jadi Rp66 Triliun, KAI Pacu Reaktivasi Jalur & Proyek Dry Port Batang

oleh Stella Gracia
4 Juni 2026 - 10:31

Stabilitas.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membidik target pertumbuhan kinerja yang agresif dalam peta jalan (roadmap) transformasi korporasi periode...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

RUPST Restui Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom (TLKM) Jadwalkan Pembayaran 10 Juli 2026

Bentuk Konglomerasi, OCBC NISP (NISP) Caplok Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

Dongkrak Nilai Transaksi Saham Hingga 119%, Program Liquidity Provider BEI Mulai Unjuk Gigi

Kinerja Solid, Laba Bersih BSI Melesat 17,79% Menjadi Rp2,8 Triliun hingga April 2026

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Cek Dompet Anda! Ini Daftar Rupiah Lama yang Segera Tak Laku dan Batas Waktu Tukarnya

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance