• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Bantuan 10 Ribu Kacamata Pelindung Difasilitasi

by Stella Gracia
24 Maret 2020 - 09:47
33
VIEWS
Bantuan 10 Ribu Kacamata Pelindung Difasilitasi
0
SHARES
33
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas– Kementerian Perindustrian menggandeng industri kacamata dalam negeri, PT Atalla Indonesia untuk menyumbangkan sebanyak 10.000 kacamata yang berfungsi sebagai alat pelindung diri (APD) ke Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).

“PT Atalla merupakan salah satu produsen kacamata di Indonesia. Produk yang dihasilkannya antara lain adalah safety glasses yang bisa digunakan oleh tenaga medis,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Minggu (22/3).

  • Baca juga: Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Kacamata pelindung buatan PT Atalla Indonesia yang bermerek EVO 3014 CL ini diserahkan langsung oleh Direktur Marketing PT Atalla Indonesia Kevin Chow kepada Kepala BNPB Doni Monardo dengan disaksikan Dirjen IKMA Kemenperin di Kantor Pusat BNPB, Jakarta.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Melalui upaya tersebut, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Atalla Indonesia yang turut membantu pemerintah dalam penanganan dan pencegahan wabah virus korona. Menurut Gati, ini salah satu bukti nyata dukungan dan kepedulian dari pelaku industri nasional terhadap pandemi Covid-19.

“Kacamata pelindung ini akan didistribusikan kepada pihak-pihak yang sangat membutuhkan seperti para tenaga medis yang sedang menangani pasien terkait Covid-19. Jadi, nantinya BNPB akan menyerahkan kepada Kementerian Kesehatan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Gati menyampaikan, pihaknya juga sudah menyerahkan daftar industri yang memproduksi APD kepada BNPB, seperti produsen masker. Untuk industri kacamata, hingga saat ini terdapat 15 perusahaan yang telah menyerap tenaga kerja lebih dari 6.300 orang.

Kemenperin terus mendorong pelaku industri untuk ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 tersebut. Perang melawan penyebaran virus korona ini bisa menjadi wujud pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

“Beberapa pelaku industri sudah cukup banyak yang berinisiatif membantu. Salah satunya dari industri kecamata, karena kebutuhannya cukup tinggi,” imbuhnya. PT Atalla Indonesia merupakan satu-satunya produsen kacamata di dalam negeri yang memiliki pabrik terintegrasi mulai dari pembuatan bingkai hingga lensa dan aksesorisnya.

“Kami juga satu-satunya perusahaan kacamata yang secara resmi telah memiliki sertifikat halal dan turut mendukung program pemerintah untuk Industri Kesehatan Halal 2024. Saat ini, kami sedang gencar memperkenalkan produk-produk baru yang halal tersebut dengan slogan Halal Itu Baik,” tutur Direktur Marketing PT Atalla Indonesia Kevin Chow.

Berdasarkan catatan Kemenperin, kontribusi industri kacamata terhadap perekonomian nasional bisa dilihat dari capaian nilai ekspornya yang mampu menembus hingga 104,6 juta dolar AS sepanjang tahun 2019. Oleha karenanya, Kemenperin bertekad untuk semakin meningkatkan daya saing industri kacamata di Indonesia agar lebih kompetitif di kancah global.

  • Baca juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Produksi hand sanitizer

Di samping itu, sejumlah unit pendidikan di bawah binaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian terus aktif memproduksi cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Inisiatif ini untuk turut membantu upaya pemerintah dalam menangani dan mencegah pandemi virus korona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia.

“Seluruh dunia kini sedang didera nestapa wabah korona, tak terkecuali Indonesia. Maka tak heran banyak orang berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer agar tubuh tetap terjaga dari serangan virus,” kata Kepala BPSDMI Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Minggu (22/3).

Menurut Eko, dengan tingginya permintaan produk tersebut, membuat sebagian daerah mengalami kelangkaan di pasaran. “Sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan sulit untuk membelinya, bahkan harganya meroket drastis,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BPSDMI sedang memacu unit pendidikan di lingkungan Kemenperin untuk lebih banyak membuat hand sanitizer secara mandiri. Pembuatan hand sanitizer ini telah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan oleh WHO serta prosedur kesehatan dan keselamatan hingga melalui riset yang baik

“Produk hand sanitizer ini kami distribusikan untuk kebutuhan karyawan serta mahasiswa atau siswa di lingkungan unit pendidikan masing-masing, hingga juga diserahkan ke masyarakat sekitar,” tutur Eko.

Unit pendidikan Kemenperin yang sudah memproduksi hand sanitizer secara mandiri tersebut, antara lain adalah SMAK Padang, SMAK Bogor, SMTI Padang,  SMTI Makassar, SMTI Aceh, Politeknik AKA Bogor,   Poltek ATI Padang, Poltek STTT Bandung,  Poltek ATK Jogjakarta, Poltek PTKI Medan, Akademi Komunitas Bantaeng,  AKOM Solo dan Balai Diklat Industri Makassar.

“Dalam sehari rata rata mereka mampu memproduksi  100 liter sampai  500 liter yang dikemas di dalam botol dengan berbagai ukuran sesuai kebutuhan,” imbuhnya. Hingga saat ini, secara kumulatif, total produksi hand sanitizer sudah mencapai 1,6 ribu liter.

  • Baca juga: Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

Eko mengemukakan, di tengah krisis cairan pembersih tangan tersebut, inisiati dan kepedulian satuan kerja BPSDMI tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat hingga pejabat daerah, di antaranya datang dari Walikota Padang, Wakil Gubernur Sumatera Barat, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

“Penggunaan hand sanitizer ini mampu membunuh mikroorganisme yang menempel di tangan, dan dianjurkan untuk selalu dibawa kemanapun pergi untuk mengantisipasi kalau tidak terjangkau sabun dan air mengalir,” paparnya. Hal ini mengingat Covid-19 saat ini sudah menjadi pandemi global, langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus dengan menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

Tags: #PT Atalla, #Kemenperin, #Covid-19, #Industri
 
 
 
 
 
Previous Post

Industri Makanan Jadi Andalan

Next Post

BCA Dukung Gerakan Work From Home

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:10

Pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 dengan kebutuhan investasi Rp2.258 triliun yang ditopang transisi energi dan hilirisasi digital....

Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 10:15

BI NTT dan Pemprov gelar Flobamorata Creative Expo 2026 di Kupang. Dorong ekspor kakao Sikka Rp1,1 miliar ke Australia dan...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:26

Uang Primer Adjusted Bank Indonesia tumbuh 9,3 persen mencapai Rp2.353,1 triliun pada September 2026 didorong kenaikan uang kartal 11,8 persen....

Cadangan Devisa Maret 2025 Meningkat Jadi 157,1 Miliar Dolar AS

Tahan Gejolak Global: Cadangan Devisa Indonesia Stabil di Angka US$146 Miliar

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:24

Cadangan devisa Indonesia September 2026 terjaga di level 146,3 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor dan pembayaran...

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:16

Menaker Yassierli membeberkan poin kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan mencakup larangan tahan ijazah, uang saku magang, hingga cadangan pesangon PHK. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Bos Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bank Raya Tunjuk Direktur Bisnis Baru di Tengah Pertumbuhan Kredit Digital 22 Persen

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Insentif Likuiditas Tembus Rp461 Triliun: BI Guyur Kredit Perumahan Rp68 Triliun Serap 500 Ribu Pekerja

KPR Bank Danamon Tumbuh 5 Persen Ditopang Segmen Rumah Rp1,5 Miliar

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BCA Dukung Gerakan Work From Home

BCA Dukung Gerakan Work From Home

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance