• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

BGN Hapus Insentif Tetap Rp6 Juta per Hari, Skema Operasional Dapur MBG Diubah

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:16
114
Dilihat
Pemerintah Pangkas Hari Makan Bergizi Gratis, Potensi Hemat Anggaran Capai Rp50 Triliun
0
Bagikan
114
Dilihat

Stabilitas.id – Badan Gizi Nasional (BGN) langsung tancap gas melakukan perombakan fundamental dalam tata kelola operasional program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah penataan ulang (refocusing) ini diambil demi mengikis potensi pemborosan anggaran negara sekaligus memperkuat transparansi internal institusi.

Gebrakan anyar ini terungkap dalam rapat kerja tertutup antara jajaran pimpinan baru BGN bersama DPR RI guna membahas pagu indikatif tahun anggaran 2027. Di bawah komando Kepala BGN Nanik S. Deyang beserta dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, lembaga ini mulai menyisir pos-pos pengeluaran yang dinilai tidak efisien.

  • Baca juga: Refocusing Anggaran Rp268 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu kebijakan yang resmi dirombak adalah skema pemberian insentif tetap (fixed incentive) sebesar Rp6 juta per hari bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ke depan, nilai insentif tersebut tidak lagi disamaratakan, melainkan dikalkulasi secara proporsional.

BERITA TERKAIT

Refocusing Anggaran Rp268 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

“Setelah data penerima manfaat itu fix, kami harapkan nanti insentifnya enggak fixed Rp6 juta semua. Dulu, mau penerima manfaatnya 1.500 atau cuma 500 orang, insentif dapur tetap Rp6 juta. Sekarang kalau kita sudah mengetahui berapa riil penerima manfaatnya, jumlah insentif akan disesuaikan,” tegas Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Rabu (17/6/2026).

Pegawai BGN Dilarang Keras Memiliki Dapur SPPG

Selain memperketat ikat pinggang dari sisi anggaran, BGN menerbitkan regulasi etik yang ketat guna memitigasi risiko hukum. Berkaca dari evaluasi kasus hukum yang menjerat pucuk pimpinan terdahulu, BGN kini melarang keras seluruh pegawainya untuk memiliki atau terafiliasi dengan dapur SPPG yang mengelola program MBG.

  • Baca juga: Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Langkah preventif ini diambil guna mengunci potensi benturan kepentingan (conflict of interest) di lingkungan internal selaku regulator dan pengambil kebijakan eksekusi logistik pangan.

“Pegawai BGN sebagai orang yang mengambil keputusan dan kebijakan itu yang tidak boleh punya SPPG. Fokus utama kami dalam program MBG adalah kesejahteraan penerima manfaatnya, bukan keuntungan komersial SPPG semata,” lanjut Arumsari.

Kejar Efisiensi Tambahan Bersama Kemenkeu

Arumsari menguraikan, berdasarkan surat keputusan bersama dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian PPN/Bappenas, BGN mengantongi pagu indikatif jumbo senilai Rp270,2 triliun untuk mengawal pemenuhan gizi 81,5 juta jiwa pada tahun 2027.

Kendati pagu tersebut sudah diproyeksikan, BGN memastikan angka tersebut belum final karena masih terus diuji silang (exercise) berdasarkan realisasi penyerapan sepanjang sisa tahun berjalan 2026.

  • Baca juga: Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

BGN juga intensif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memetakan klaster wilayah yang paling membutuhkan intervensi gizi akut. Melalui penyaringan data yang lebih presisi, BGN optimistis mampu mencetak efisiensi anggaran tambahan sebelum dokumen anggaran disepakati final bersama Kemenkeu. ***

Tags: Anggaran Pendidikan dan KesehatanInsentif Dapur SPPG MBGKepala BGN Nanik S DeyangKonflik Kepentingan Pegawai BGNPagu Indikatif Badan Gizi Nasional 2027Reformasi Program Makan Bergizi GratisWakil Kepala BGN Agustina Arumsari
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Bidik Dana Rp8.950 Triliun, DEN Siapkan Karpet Merah Family Office di Bali

Selanjutnya

Kredit Sentuh Rp969 Triliun, BCA Sukses Pacu Dana Murah Giro Melesat 16,78 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Dorong Konsep Total Building Solution, SIG Buka Prospek Positif Pasar Semen 2H26

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 22:37

SIG mencatatkan lonjakan laba bersih 471% yoy menjadi Rp228 miliar pada Semester I/2026, ditopang kenaikan pendapatan Rp17,65 triliun dan penurunan...

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 17:20

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%-5,4% pada 2026, ditopang belanja pemerintah di tengah pengetatan likuiditas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:15

IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) didorong net buy asing Rp2,03 triliun, di mana saham BBRI...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Kemenkeu merilis sistem ARISE bersama UNDRR dan ITB untuk membantu pemda mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak fiskal dari risiko bencana. Stabilitas.id...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan resiliensi APBN dan memaparkan asumsi makro RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6% serta defisit 2,4%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
GCG Perbankan dalam Ancaman

Kredit Sentuh Rp969 Triliun, BCA Sukses Pacu Dana Murah Giro Melesat 16,78 Persen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance