• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

BI: Ekosistem Riset Jadi Fondasi Hadapi Geopolitik, Iklim, dan Digitalisasi

oleh Stella Gracia
29 September 2025 - 09:49
14
Dilihat
BI: Ekosistem Riset Jadi Fondasi Hadapi Geopolitik, Iklim, dan Digitalisasi
0
Bagikan
14
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya penguatan ekosistem riset sebagai fondasi menghadapi dinamika geopolitik, risiko iklim, dan percepatan digitalisasi. Hal tersebut mengemuka pada pembukaan Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-19 dan Call for Papers di Bali, Jumat (26/9).

Konferensi tahun ini mengangkat tema “Geopolitics, Climate Risks, and Digitalisation: The Future of Central Banking”. Tema tersebut menyoroti tantangan yang kian kompleks bagi perekonomian global maupun domestik.

  • Baca juga: Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan tiga tren utama yang perlu diantisipasi, yaitu dinamika geopolitik dan geoekonomi, perubahan iklim, serta disrupsi teknologi digital. “Tantangan ini menuntut kita semua, baik peneliti ekonomi, pembuat kebijakan, maupun bank sentral, untuk beradaptasi dan menyesuaikan kebijakan agar mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry.

BERITA TERKAIT

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Untuk menjaga ketahanan ekonomi dari rambatan global, Perry menyampaikan lima arah kebijakan BI: Pengembangan bauran kebijakan bank sentral di tengah fragmentasi global; Penguatan sistem pembayaran digital; Dorongan pada keuangan berkelanjutan dan inklusif; Koordinasi erat dengan pemerintah, dan; Perluasan kerja sama lintas negara.

  • Baca juga: Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Isu Strategis: Iklim dan Digitalisasi

Sejumlah akademisi menyoroti urgensi kolaborasi regional ASEAN+3 dalam mempercepat transisi hijau, di tengah fragmentasi geopolitik yang menghambat dekarbonisasi. Diskusi juga menggarisbawahi bukti empiris dampak cuaca ekstrem terhadap pertumbuhan, inflasi, dan sektor-sektor kunci. Kebijakan moneter, menurut para panelis, harus mampu membedakan antara guncangan sementara dan persisten, sekaligus memastikan adanya ruang fiskal serta instrumen asuransi untuk mitigasi risiko.

Di sisi digitalisasi, pembahasan berfokus pada transformasi bank sentral di era digital, meliputi risiko dan peluang stablecoin, desain dan prinsip central bank digital currency (CBDC), serta penguatan inklusi dan kehati-hatian. Koordinasi fiskal–moneter dan kesepakatan standar lintas negara dinilai semakin mendesak untuk memperkuat stabilitas keuangan global.

  • Baca juga: Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

BMEB menjadi forum penting bagi diseminasi riset mutakhir serta dialog ilmiah lintas negara. Tahun ini, panitia menerima 320 naskah, terdiri atas 172 naskah dari Indonesia dan 148 dari luar negeri. Setelah melalui seleksi ketat, terpilih 34 riset terbaik dari 12 negara, antara lain Indonesia, Australia, Tiongkok, India, Italia, Malaysia, hingga Inggris.

Hasil riset tersebut diharapkan memberi rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), memperkuat perekonomian domestik, sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam percaturan global. “Ekosistem riset yang kuat bukan hanya untuk menjawab tantangan hari ini, tapi juga untuk menyiapkan fondasi ekonomi masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” tegas Perry. ***

Tags: ASEAN+3Bank IndonesiaBauran KebijakanBMEB 2025call for papersCBDCDigitalisasiGeopolitikKeuangan InklusifPerry Warjiyoriset ekonomirisiko iklimsistem pembayaran digitalstablecoin
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Hadirkan Solusi Keuangan Lengkap untuk Pelaku Usaha, BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan

Selanjutnya

Nasabah Kian Nyaman dengan Digital Banking BRI, Porsi Transaksi Digital BRI Capai 99,1% dari Total Transaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 15:52

Presiden Prabowo Subianto merombak susunan kabinet dengan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa per 14 September...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:55

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim tingginya kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia, didorong oleh masuknya modal asing Rp141,6 triliun, defisit...

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:51

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegur pemerintah daerah yang mengendapkan dana Rp195,2 triliun di perbankan. Pemerintah mendesak optimalisasi anggaran untuk...

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:43

Gubernur BI Destry Damayanti memproyeksikan cadangan devisa RI melonjak tembus US$ 147,5 miliar berkat suntikan dana Kementerian Keuangan, memperkuat stabilitas...

Target Penerbitan Rp20 Triliun, Kemenkeu Resmi Tawarkan SBN Ritel Seri ORI030

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:24

Pemerintah memburu dana Rp32 triliun melalui lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) untuk membiayai APBN 2026. Lelang terbuka dengan...

Enam Gebrakan Purbaya dalam Sebulan Pimpin Kemenkeu

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 14:14

Genap satu tahun menjabat, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengubah paradigma APBN menjadi instrumen ekspansif pendorong ekonomi. Simak strategi penempatan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Nasabah Kian Nyaman dengan Digital Banking BRI, Porsi Transaksi Digital BRI Capai 99,1% dari Total Transaksi

Nasabah Kian Nyaman dengan Digital Banking BRI, Porsi Transaksi Digital BRI Capai 99,1% dari Total Transaksi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance