• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Laporan Utama

BNI Cetak Pertumbuhan Laba 30,2%

oleh Sandy Romualdus
1 Agustus 2013 - 15:57
8
Dilihat
0
Bagikan
8
Dilihat

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan laba pada paruh pertama tahun 2013 sebesar Rp 4,28 triliun atau 30,2% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencapaian itu berhasil diperoleh meskipun terdapat tantangan ekonomi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tekanan inflasi, masalah defisit neraca perdagangan yang masih berkelanjutan, hingga arus modal keluar yang menekan nilai tukar rupiah.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Jakarta, Kamis (25/7/2013) mengatakan, penyumbang utama peningkatan laba BNI itu adalah pendapatan bunga bersih (net interest income) yang bertumbuh 23,1% menjadi Rp 8,896 triliun, menyusul kemudian pendapatan non-bunga (non interest income) yang tumbuh 22,0% menjadi Rp 4,56 triliun. Kedua sumber pendapatan itu menciptakan pendapatan operasi BNI menjadi sebesar Rp 13,45 triliun atau melonjak 22,7% lebih tinggi dibanding Semester I- 2012.

“Peningkatan pendapatan operasi kami merupakan buah dari upaya BNI untuk terus meningkatkan ekspansi kredit yang fokus pada para pelaku usaha di 8 sektor unggulan yang mencapai 70% dari total portofolio kredit BNI. Ekspansi itu kami imbangi dengan memperkuat kajian risiko karena kami fokus pada pertumbuhan aset yang berkualitas,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat dari 74,0% pada Semester-1 2012 menjadi 84,0% pada Semester-1 2013. Peningkatan kredit ini didominasi oleh kredit dalam mata uang rupiah. “BNI tetap mengutamakan kucuran kredit di dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tanah air. Peningkatan kredit ini menunjukkan fungsi BNI sebagai intermediary semakin baik,” tutur Gatot.

Dukungan BNI pada perekonomian nasional melalui aliran kreditnya itu mulai menampakkan hasil, antara lain adanya debitur BNI yang telah naik kelas dari nasabah medium menjadi nasabah korporasi. Ada 116 nasabah medium BNI yang dinaikan kelas ke nasabah penerima kredit korporasi dengan nilai total sebesar Rp 10,3 triliun.

Ekspansi kredit BNI tersebut ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai 8,7% dari Rp 242,72 triliun menjadi Rp 263,82 triliun pada Semester-1 2013. BNI terus fokus pada upaya-upaya menghimpun dana murah. Hal itu ditandai dengan peningkatan dana murah (CASA) sebesar Rp 25 triliun atau 16,1%. Dengan peningkatan itu, komposisi dana murah di BNI mencapai 67,0% dari total DPK, meningkat dibandingkan Semester-1 2012, yaitu 64,0% dari DPK.

“Kami terus mendorong pertumbuhan CASA melalui berbagai upaya, antara lain dengan memperkuat produk-produk co-branding pada basis massa yang signifikan seperti co-branding BNI–Chelsea Football Club. Dalam sembilan bulan saja jumlah pengguna kartu BNI-Chelsea sudah mencapai 133.268 kartu, sebagian besar adalah kartu debit yang terkait langsung dengan pembukaan rekening-rekening baru,” ungkap Gatot.

Biaya dana terus menurun seiring dengan bertambahnya CASA. Biaya dana yang ditanggung BNI pada Semester-1 2012 masih mencapai 3,0%, turun menjadi 2,3% pada Semester-1 2013.

Kesetiaan nasabah baik ritel maupun korporasi kepada BNI tidak terlepas dari peningkatan service level BNI yang berada diposisi kedua terbaik di industri perbankan nasional, meloncat dari posisi sebelumnya, yaitu keempat. Pencapaian itu melampaui target BNI sendiri pada tahun 2013 yang menghendaki service level di posisi ketiga terbaik. Ini dibuktikan melalui survei Best Service Excellence Monitor (BSEM) 2013 oleh Marketing Research Indonesia (MRI).

Aset

Kinerja keuangan BNI yang positif ditunjukkan oleh pertumbuhan kredit dari Rp 179,44 triliun menjadi Rp 222,65 triliun, atau naik 24,1% melampaui pertumbuhan kredit di industri perbankan nasional. Sementara itu, gross NPL makin membaik dari 3,4% menjadi 2,6% dengan pencadangan yang tetap dijaga di atas 120%.

Gatot menjelaskan, BNI membukukan Net Interest Margin (NIM) yang meningkat dari 5,8% pada Semester-1 2012 menjadi 6,2% pada Semester-1 2013. Kenaikan NIM tersebut membantu BNI untuk menekan Cost to Income Ratio (CIR) dari 45,8% pada Semester-1 2012 menjadi 43,6% per Semester-I 2013. CIR yang semakin baik tersebut menjadi faktor penting terbentuknya laba bersih BNI yang tumbuh 30,2% itu. Dengan pertumbuhan laba tersebut, BNI pun mampu mencatat rasio return on equity (ROE) dan return on asset (ROA) yang membaik, yaitu sebesar 21,8% dan 3,4% dari tahun sebelumnya 19,7% dan 2,8%.

Meskipun rasio kecukupan modal (CAR) BNI per Semester-1 2013 turun dari 16,8% menjadi 16,3% sebagai konsekuensi ekspansi kredit, namun CAR tersebut masih jauh melampaui syarat minimal yang diatur untuk perbankan nasional, sehingga BNI memiliki modal yang cukup untuk terus bertumbuh di masa mendatang.

Tags: Bank Pemerintah
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Avrist Tambah Jaringan Pemasaran di Padang

Selanjutnya

BNI Siapkan 6.000 Lebih Kursi Mudik Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Apresiasi Nasabah Milenial, BNI Syariah Gelar Customer Online Gathering

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

oleh Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

oleh Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

oleh Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

KUR BRI Tingkatkan Omzet, Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan

KUR BRI Tingkatkan Omzet, Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan

oleh Stella Gracia
9 Maret 2026 - 18:35

Stabilitas.id – Program gentengisasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para pelaku usaha kecil di sektor...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
BNI Siapkan 6.000 Lebih Kursi Mudik Gratis

BNI Siapkan 6.000 Lebih Kursi Mudik Gratis

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance