• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

BRI: Dari Kas Masjid ke Rumah Talenta Terbaik Negeri

oleh Sandy Romualdus
20 September 2025 - 19:03
11
Dilihat
BRI: Dari Kas Masjid ke Rumah Talenta Terbaik Negeri

Para mahasiswa lulusan FEB Universitas Indonesia, penerima Golden dan Silver Ticket dalam BRILiaN Future Leader Program BRI di Jakarta, di Graha BRIPens, 18 September 2025. (Foto: Sandy-Stabilitas).

0
Bagikan
11
Dilihat

Stabilitas.id – Langit Jakarta sore itu berwarna jingga pucat. Di lantai 21 Gedung Graha BRIPens, kilau lampu menggantung di langit-langit, membias di wajah-wajah muda yang duduk tegak di kursi berlapis kain biru. Mereka adalah 52 lulusan terbaik Universitas Indonesia, penerima Golden dan Silver Ticket—simbol istimewa yang membuka jalan mereka menuju Bank Rakyat Indonesia.

Di antara tepuk tangan dan senyum gugup itu, terpatri simbol yang lebih besar dari sekadar rekrutmen. Malam itu, 18 September 2025, BRI tak hanya mencari pegawai baru. Ia sedang menyiapkan pewaris nilai—sebuah estafet dari perjalanan 130 tahun melayani negeri.

Pada 1895, seorang bangsawan Jawa bernama Raden Bei Aria Wirjaatmadja mengubah cara masyarakat memandang uang. Ia melihat bagaimana dana kas masjid sering disimpan tanpa arah, sementara rakyat di sekitarnya kesulitan mengakses modal. Dari keprihatinan itu, ia mendirikan De Poerwokertosche Hulpen Spaarbank der Indlandsche Hoofden—lembaga simpan pinjam bagi kaum pribumi di Purwokerto.

BERITA TERKAIT

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Senilai Rp 500 Miliar

Apresiasi Capaian Bersejarah Indonesia di SEA Games 2025, Kemenpora Gandeng BRI Salurkan Bonus Atlet

Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

Tak ada ruang ber-AC, tak ada sistem digital. Hanya niat tulus mengelola dana umat agar kembali ke masyarakat. Namun, di situlah akar filosofi BRI tumbuh: uang bukan sekadar alat, tapi amanah.

“Wirjaatmadja itu visioner,” ujar Riko Tasmaya, Direktur Corporate Banking BRI di hadapan para penerima Golden dan Silver Ticket, dengan nada dalam dan penuh takzim. “Beliau mendirikan lembaga keuangan bukan untuk menumpuk laba, tapi untuk memerdekakan ekonomi rakyat. Itu yang menyentuh saya.”

Riko bukan sosok sembarangan. Sebelum bergabung dengan BRI, ia adalah CEO HSBC Indonesia—posisi bergengsi di salah satu bank multinasional tertua di dunia. Namun pada 2025, di tengah karier yang mapan, ia memilih langkah tak biasa: meninggalkan kursi nyaman di bank asing dan pulang ke lembaga milik rakyat.

“Keputusan itu bukan soal jabatan,” katanya. “Ada nilai yang lebih besar di sini. Bayangkan, dari kas masjid di Purwokerto, lahir bank terbesar di Asia Tenggara. Tapi lebih dari itu, BRI tumbuh bersama rakyat kecil, dari pasar ke sawah, dari petani ke pengusaha mikro. Itu perjalanan spiritual ekonomi yang tak saya temui di tempat lain.”

Riko menatap jauh ke jendela ruangannya. Di luar, lalu lintas Sudirman bergemuruh. “Saya ingin menjadi bagian dari perjalanan nilai itu,” ujarnya pelan.

Perjalanan BRI memang tak selalu mulus. Lembaga itu pernah jatuh bangun di bawah pendudukan Jepang, sempat dilebur menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) bersama Bank Tani dan Nelayan serta Nederlandsche Handels Maatschappij (NHM), sebelum akhirnya kembali menggunakan nama BRI pada 1968. Setiap fase meninggalkan jejak: dari keuangan mikro tradisional hingga pembiayaan modern, dari sistem manual hingga digital banking.

Namun satu hal tak berubah: keberpihakannya pada rakyat. “BRI adalah cermin dari daya tahan bangsa ini,” kata A. Solichin Lutfiyanto, Direktur Human Capital & Compliance BRI dalam kesempatan yang sama. “Kami bukan hanya bertahan, tapi terus beradaptasi. Dan kini, saat dunia berubah cepat, kami tahu transformasi itu dimulai dari manusia.”

Transformasi itu diwujudkan lewat BRILIANEXT, program pencarian dan pengembangan calon pemimpin masa depan. BRI menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia serta Ikatan Alumni FEB UI (ILUNI FEB UI) untuk menjaring talenta terbaik negeri. Dari ratusan kandidat, hanya 52 yang terpilih—mereka yang bukan sekadar cerdas, tapi juga berintegritas dan tahan banting.

“Program ini bukan rekrutmen biasa,” ujar Solichin. “Ini investasi jangka panjang. Kami menyiapkan generasi penerus yang akan membawa semangat Wirjaatmadja ke era digital.”

Bagi Alya Fadila, salah satu penerima Golden Ticket, bergabung dengan BRI adalah bentuk idealisme baru. “Di kampus, kami sering bicara soal ekonomi inklusif,” katanya. “Dan ternyata, BRI sudah melakukannya sejak sebelum republik ini lahir. Itu luar biasa.”

Sementara Trinita Riana Sitorus, penerima Silver Ticket, melihat BRI sebagai tempat di mana idealisme bisa bersanding dengan karier. “Saya ingin berkontribusi di bidang wholesale banking,” ujarnya. “Tapi yang membuat saya tertarik justru filosofi BRI: memberi dampak bagi masyarakat.”

Di tangan generasi seperti Alya dan Trinita, BRI mencoba menjembatani dua dunia—nilai lama dan tantangan baru. Riko Tasmaya menyebutnya sebagai “kembali ke masa depan.”

“Kalau Wirjaatmadja dulu memakai kas masjid, kita sekarang pakai AI dan blockchain,” ujarnya sambil tersenyum. “Tapi esensinya sama: bagaimana uang bisa menjadi kekuatan untuk memberdayakan manusia.”

Menurutnya, inilah yang membedakan BRI dari bank lain. “Di HSBC, saya belajar tentang efisiensi dan tata kelola global. Tapi di BRI, saya belajar tentang makna. Ini bukan hanya tentang portofolio, tapi tentang nasib bangsa.”

Kini, di usianya yang memasuki ke-130, BRI bukan hanya bank dengan aset terbesar di Indonesia. Ia adalah saksi perjalanan ekonomi rakyat. Dari koperasi desa hingga platform digital seperti BRImo, dari kredit mikro hingga pembiayaan korporasi, semuanya lahir dari satu prinsip: menyalurkan kembali nilai kepada masyarakat.

Wakil Dekan FEB UI, Kiki Verico, menyebut kolaborasi kampus dan industri seperti BRI sebagai momentum penting. “Mahasiswa sekarang mencari makna,” ujarnya. “Dan BRI menawarkan itu—karier yang berakar pada sejarah dan berdampak bagi sesama.”

Malam di Graha BRIPens kian larut. Satu per satu mahasiswa menyalami para eksekutif, membawa pulang tiket dan harapan. Di dinding belakang panggung, terpampang logo BRI, tanpa tagline tetapi syarat makna: Memberi Makna Indonesia.

Riko Tasmaya mengingatkan salah satu penerima Golden dan Silver Ticket untuk menatap tulisan itu, sebelum meninggalkan ruangan. “130 tahun bukan usia yang muda,” katanya lirih. “Tapi BRI tidak menua. Karena setiap generasi selalu menemukan maknanya sendiri tentang memberi nilai bagi negeri.” ***

Tags: A. Solichin Lutfiyantobank wong cilikBRIBRI 130 tahunBRILiaN Future Leader ProgramBRILIANEXTFEB UInilai kemanusiaanRaden Bei Aria WirjaatmadjaRiko Tasmayasejarah BRISocial Value BRItransformasi SDMvalue BRI
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Gandeng FEB UI, 52 Lulusan Terbaik Raih Golden & Silver Ticket Karier Perbankan

Selanjutnya

PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:32

Stabilitas.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja yang signifikan dalam pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk Solusi Emas...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:27

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera...

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 10:30

Stabilitas.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperkuat agenda transformasi digital melalui kehadiran layanan One Stop Pension Solution...

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 08:43

Stabilitas.id — Memasuki awal tahun, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengajak masyarakat untuk kembali mengevaluasi dan menata ulang kondisi...

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

oleh Sandy Romualdus
13 Januari 2026 - 15:25

Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyelenggarakan...

IHSG Naik 22% Sepanjang 2025, OJK Catat Likuiditas dan Investor Menguat

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% per November 2025, Likuiditas dan Risiko Tetap Terjaga

oleh Stella Gracia
13 Januari 2026 - 09:55

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja sektor perbankan nasional tetap solid dengan fungsi intermediasi yang meningkat, profil risiko...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance