Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menjalin kerjasama dengan sejumlah universitas dan lembaga pendidikan melalui layanan virtual account dan edu payment untuk kemudahan pembayaran biaya pendidikan. Layanan terpadu ini memudahkan seluruh civitas akademika dalam melakukan pembayaran biaya pendidikan. Kerjasama di bidang pendidikan ini merupakan wujud tanggung-jawab dan kepedulian CIMB Niaga terhadap pengembangan dunia pendidikan di Tanah Air.
Saat ini, untuk virtual account, CIMB Niaga telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Universitas Internasional Batam, YPK Santo Yosep Medan, Yasporbi Jakarta, SMK Telkom Jakarta, dan YPI Al Azhar Cikarang. Adapun untuk edu payment, CIMB Niaga telah menggandeng Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, dan Universitas Katolik Atma Jaya Yogjakarta.
Handoyo Soebali, Direktur Commercial Banking CIMB Niaga mengungkapkan, kedua sistem ini memberikan kemudahan bagi seluruh civitas akademika di universitas dan lembaga pendidikan, karena tersedianya beragam alternatif channel pembayaran. “Segenap civitas akademika dapat melakukan pembayaran biaya pendidikan melalui fasilitas ATM, SST, teller, ataupun akses elektronik CIMB Niaga lainnya, di seluruh jaringan kami. Dan semua transaksi langsung tercatat di data universitas, karena sifatnya yang host to host realtime online,” terang Handoyo dalam siaran pers yang diterima, Jumat (20/1).
BERITA TERKAIT
Yang menarik, khusus sistem edu payment, saat melakukan transaksi, jenis jumlah tagihan, serta nama mahasiswa langsung muncul di layar ATM, SST, dan di teller. “Semua itu bisa dilakukan hanya dengan memasukkan nomor referensi mahasiswa,” jelas Handoyo.
Handoyo menambahkan, salah satu keuntungan dari sistem edu payment ini, semua rincian tagihan langsung tertera di layar, sampai yang terkecil, seperti biaya pendaftaran wisuda, pembelian software, dan lain-lain. Menjadikan data lebih akurat, dan laporan dari bank sesuai dengan data yang ada di universitas. Fasilitas ini juga sejalan dengan tren ‘less cash’ yang sedang berkembang di masyarakat. “Saat ini, sistem edu payment memang hanya terbatas bagi nasabah CIMB Niaga, namun kedepan kami juga akan kembangkan untuk nasabah non CIMB Niaga sehingga dapat menikmati layanan yang sama. Prinsipnya, kami akan berikan kemudahan bagi siapapun,” imbuh Handoyo.
Selain bagi mahasiswa, sistem virtual account dan edu payment juga memberikan kemudahan bagi universitas, khususnya dalam mengidentifikasi dan rekonsiliasi pembayaran. Dengan laporan yang jelas, dapat diperoleh kepastian pembayaran karena adanya informasi pembayaran yang cepat, tepat dan akurat dalam memonitor perkiraan arus penerimaan biaya pendidikan, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif dan efisien. “Layanan yang dapat memberikan nilai tambah inilah yang terus menjadi perhatian kami dalam memberikan payment solution di dunia pendidikan,” kata Handoyo.
Ke depan, menurut Handoyo, CIMB Niaga telah membidik beberapa universitas dan lembaga pendidikan, untuk menjalin kerjasama di bidang pendidikan ini. Pengembangan layanan ini, merupakan salah satu wujud kepedulian CIMB Niaga kepada dunia pendidikan, melalui produk dan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan dunia pendidikan. “Harapan kami, layanan payment solution ini bisa memberikan kontribusi untuk penambahan total dana murah (Current Account Savings Account/CASA) CIMB Niaga,” ungkap Handoyo.

















