Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berhasil meraih sertifikasi BS25999-2:2007 untuk unit bisnis Treasury, dari lembaga sertifikasi internasional, British Standards Institution (BSI). Sertifikasi BS25999-2:2007 merupakan standar internasional manajemen mutu dalam proses pengelolaan Business Continuity Management (BCM). Sertifikasi ini sekaligus mengukuhkan unit bisnis Treasury CIMB Niaga yang memiliki kapasitas untuk tetap dapat menjalankan fungsi bisnisnya dalam kondisi terkena gangguan yang bersifat teknikal maupun dalam kondisi bencana alam sekalipun.
Mohamed Fadzil Sulaiman, Direktur Treasury & Capital Market CIMB Niaga mengatakan, prestasi yang diraih CIMB Niaga, menyusul prestasi serupa yang dicapai induk usaha, CIMB Group, tahun lalu. Saat itu, CIMB Group menjadi grup perbankan pertama di kawasan ASEAN yang menerima sertifikasi BS25999-2:2007. “Inisiatif yang kami lakukan ini sejalan dengan strategi bisnis CIMB Group untuk meningkatkan standar mutu dalam pengelolaan Business Continuity Management di setiap unit bisnis Treasury-nya di wilayah kerja CIMB Group,” kata Fadzil di Jakarta, Juma (2/3/2012).
Dia menambahkan, penunjukkan BSI sebagai lembaga sertifikasi didasarkan pada pertimbangan antara lain bahwa BSI merupakan salah satu lembaga sertifikasi terbesar di dunia dengan lebih dari 70.000 sertifikat standar mutu yang telah dikeluarkan di lebih dari 150 negara. Selain CIMB Niaga dan CIMB Group, beragam institusi finansial ternama dari Amerika Serikat, Eropa, dan Asia juga telah menerima sertifikasi yang sama.
BERITA TERKAIT
Menurut Fadzil, sertifikasi ini diperoleh setelah melalui sejumlah proses audit yang dipersyaratkan BSI dan telah dilakukan sejak Oktober 2011. Proses audit sendiri terbagi kedalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 6 Oktober 2011, berupa audit dokumentasi pada unit BCM terkait aktivitas BCM di Direktorat Treasury. Tahap kedua dilakukan pihak BSI terhadap aktivitas operasional treasury yang melibatkan Treasury & Capital Market., Treasury Middle Office, dan Treasury Back Office pada 23 s/d 25 November 2011. “Kami bersyukur, setelah melalui proses audit yang cukup menantang, kami berhasil meraih sertifikat BS25999-2:2007 pada 5 Januari 2012 lalu,” terang Fadzil.
Unit bisnis Treasury, menurut Fadzil, menjadi elemen yang penting bagi setiap institusi keuangan. Untuk itu, CIMB Niaga memahami pentingnya sertifikasi BS25999-2:2007 bagi kelangsungan bisnis CIMB Niaga kedepannya. “Jika bisnis tetap berjalan seperti biasa di tengah situasi yang tidak normal sekalipun, hal itu makin meningkatkan kepercayaan nasabah kepada kami. Ini menjadi faktor terpenting dan dukungan moral bagi kami, dalam upaya untuk tetap dapat menyediakan solusi keuangan yang tepat dan komprehensif bagi nasabah,” ujar Fadzil.
Fadzil berpendapat, dengan diraihnya sertifikasi ini, performa kinerja Treasury CIMB Niaga dapat terus meningkat khususnya dalam memasarkan produk-produk Treasury kepada nasabah. Selain itu, CIMB Niaga juga makin dikenal sebagai perusahaan yang berstandar internasional, yang pada akhirnya menjadi pilihan nasabah untuk memenuhi kebutuhan perbankannya dan dijalin melalui hubungan yang berkelanjutan dengan CIMB Niaga.
















