• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Dari Konsultan Hingga Promotor

oleh Sandy Romualdus
16 Oktober 2012 - 00:00
221
Dilihat
Dari Konsultan Hingga Promotor
0
Bagikan
221
Dilihat

Dunia bisnis yang digeluti oleh para purnawirawan bankir, begitu mereka lepas dari almamaternya memang beragam. Namun, jika melihat nama-nama top yang ada sekarang ini, konsultan atau motivator tampaknya adalah bidang-bidang yang paling banyak menjadi pilihan mereka.
Sebut saja motivator bisnis terkenal Tung Desem Waringin dan Mario Teguh. Dua nama itu adalah motivator-motivator yang kerap menghiasi media cetak atau televisi dengan pesan-pesan yang menginspirasi. Keduanya juga memiliki perusahaan konsultan bisnis.

Tung Desem Waringin memiliki perusahaan dengan bendera TDW Resources yang didirikannya pada 2002. Perusahaan mantan bankir BCA ini bergerak di bidang event organizer untuk acara-acara seminar, workshop, training dan coaching perusahaan. Beberapa nama besar yang pernah dihadirkan oleh TDW Resources, adalah Robert T. Kiyosaki, penulis buku Rich Dad, Poor Dad; John Gray, penulis buku Man From Mars, Women From Venus; Fabian Lim “Asia’s Internet Marketing Guru, dan masih ada banyak lagi.

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Tung sendiri tak pernah sepi dari permintaan mengisi seminar di berbagai kota di Indonesia. Bahkan saking laris manisnya, pria jangkung berkulit bersih ini pernah dalam sebulan mengisi seminar hingga 52 kali. “Sehari bisa mengisi acara di tiga kota berbeda,” tuturnya. Padahal untuk mengundang ayah dari tiga orang anak, dana yang harus disiapkan klien tak bisa dibilang kecil. Untuk sekali berbicara dalam seminar, Tung mengenakan harga sekitar 12 ribu dollar AS atau tak kurang dari Rp114 juta.

BERITA TERKAIT

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

IHSG Sesi I Tertekan ke Level 6.439, Aksi Jual Asing dan Sentimen Suku Bunga Jadi Pemicu

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Namun sebagai motivator, tentu target Tung adalah meningkatkan kinerja bisnis atau penjualan dari klien yang memakai jasanya. “Yang terpenting apa yang saya sampaikan membuat orang berubah menjadi lebih baik,” ujar Tung.

Sementara itu, mantanbankir yang banting stir menjadi konsultan adalah Mario Teguh. Nama ini boleh dibilang lebih dulu tenar ketimbang Tung. Mantan bankir Citibank ini telah mendirikan perusahaan bernama Bussiness Effectiveness Consultant, Exnal Corp sejak 1994. Di perusahaannya itu, pria kelahiran Makassar 56 tahun yang lalu menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Senior Consultan.

Kiprahnya di layar kaca sejak lima tahun berakangan juga sudah mendulang sukses. Bahkan dia telah memiliki Mario Teguh Super Club (MTSC), semacam komunitas penggemar atau penyuka pesan-pesan atau kata-katanya. Motivator yang bernama asli Sis Maryono Teguh, juga kerap mengisi acara-acara off air. Di samping itu secara reguler dia masih mengasuh acara motivasi pada salah satu stasiun televisi swasta yang membuat namanya semakin melambung.

Selain dua nama di atas, ada juga nama lain yang memilih karier di bidang konsultan setelah lengser sebagai bankir. Namun jika Tung dan Mario melakoni profesi konsultan sekaligus motivator, Barry Lesmana, adalah konsultan murni dan tidak menjadi motivator panggung.
Sebelumnya pria yang akrab dipanggil Barry ini, hampir selama 35 tahun hidupnya dihabiskan untuk dunia perbankan, yang mana lima belas tahun di antaranya berada di bidang consumer banking. Delapan tahun di BCA dengan jabatan terakhir sebagai Consumer Banking Head dan tujuh tahun dijalaninya di Citibank Indonesia, dengan posisi sebagai Country Head Consumer Banking. Di kedua bank swasta bergengsi itulah Barry sukses mengukir produk-produk inovatif yang berhasil mendongkrak citra perusahaan.

Barry Lesmana juga dikenal sebagai turnaround manager yang mampu mengubah kinerja perusahaan dari kondisi terpuruk menjadi bagus kembali. Ketika dia mendirikan divisi consumer banking di BCA tahun 1990 bank tersebut belum memiliki satu buah ATM pun. Namun setelah Barry menanganinya, mesin tarik tunai BCA kini adalah yang paling mudah ditemukan di mana-mana.

Berkat tangan dinginnya sebagai pucuk consumer banking, beberapa produk inovatif yang dilahirkannya hingga kini masih bisa dirasakan tidak hanya oleh nasabah setia kedua bank tersebut, tapi juga oleh nasabah bank lain. Selama di BCA dia menggagas terciptanya sistem pembayaran tagihan telepon atau pembayaran tagihan kartu kredit Citibank melalui ATM. “Sejak itu, urusan pembayaran tagihan telepon bulanan nasabah BCA menjadi gampang. Tinggal transaksi di ATM. Adanya sistem itu juga membuat Telkom dan konsumen senang,” ucapnya. Kini, hampir semua pembayaran bisa dilakukan melalui ATM.

Sementara itu, selama di Citibank dia juga turut membidani beberapa produk inovatif seperti One Bill, Easy Pay, dan Butik ATM. Inovasi yang terakhir malah banyak ditiru bank lain, bahkan diadopsi Citibank negara lain.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Namun pada 1 April 2005, dia memutuskan untuk keluar dari industri yang membesarkan namanya itu meski saat ini dia masih sangat disegani di kalangan perbankan nasional dan dan Citibankers papan atas.

Barry tentu tidak sembarangan mengambil keputusan besar itu. “Ada new purpose in my life, ada misi baru dalam perjalanan kehidupan saya berikutnya. Dengan tujuan hidup baru, akan ada nilai-nilai baru yang berharga,” jelasnya dalam sebuah wawancara. Tidak lama setelah itu, ia mendirikan iLead, perusahaan yang fokus pada solusi bisnis dan kepemimpinan. Di perusahaan barunya yang dipimpinnya, dia menjadi konsultan.

Bisnis Pertunjukan

Motivator dan konsultan bisa jadi adalah profesi favorit yang dipilih oleh beberapa mantan bankir setelah lengser. Hal itu tidak terlepas dari nature bisnis konsultan yang memang masih dekat dengan profesi perbankan. Meski demikian, ada juga mantan bankir masuk ke bisnis yang sama sekali berbeda dengan yang digeluti sebelumnya.

Adalah Michael Rusli mantan Presiden Direktur PT ABN Amro yang kini berkecimpung di dunia pertunjukan sebagai promotor. Baru dua tahun dia menekuni bisnis hiburan dengan mengibarkan bendera Big Daddy Production. Perusahaan itu dan juga Michael mulai menjadi topik pembicaraan ketika hendak mendatangkan artis kontroversial Lady Gaga ke Indonesia. Meski tiket konser sudah terjual habis, namun pertunjukan itu gagal dilaksanakan karena adanya protes dari masyarakat.

Big Daddy atau PT. Prima Java Kreasi baru didirikan Michael pada Februari 2010. Unit usahanya terdiri dari  Big Daddy Family Entertainment, Big Daddy Live Concerts, Big Daddy Productions, BD Next, Big Daddy Media, Big Daddy Venue Management dan MyTicket.

Big Daddy Family Entertainment adalah unit usaha yang menghadirkan pertunjukan untuk pangsa pasar keluarga seperti Disney on Ice dan Disney Live. Kemudian Big Daddy Live Concerts yaitu unit yang menghadirkan sejumlah konser dari beberapa nama besar dari mancanegara juga artis local. Big Daddy Productions bertugas memproduseri juga menyelenggarakan sejumlah pertunjukan seperti membawa Belawan Tour ke AS.

Biar begitu, bisnis hiburan bukanlah satu-satunya bisnis yang sedang ditekuni penyandang gelar Bachelor of Commerce-Marketing (1995) dan Diploma in Banking & Finance (1996) dari Curtin University of Technology Perth, Australia ini. Peraih Master of Commerce, Banking & Finance dari Monash University, Melbourne, Australia (1997) juga melakukan investasi juga ke sektor batu bara, minyak dan infrastruktur di bawah naungan Terra Capital. Malah, pada Kuartal IV tahun ini Big Daddy berencana masuk bursa saham dengan melakukan penawaran saham perdana.

“Kami tetap berusaha tahun ini,” ujar Michael Rusli. Rencana go public itu sudah direncanakan perusahaannya sejak setahun lalu.

  • Baca juga: Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

Nama lain yang juga patut dikemukakan sebagai figur mantan bankir yang sukses adalah Mochtar Riady. Dia merupakan pendiri Group Lippo. Tidak sekedar membuka bisnis, dia berhasil membangun kerajaan bisnis yang menggarap hampir semua sektor, termasuk sektor keuangan. Mochtar yang dijuluki ‘Tukang Sulap di Sektor Finansial’ ini juga menjadi satu-satunya bankir yang sukses mendirikan bank dan membesarkannya. Meski pada akhirnya Bank Lippo terpuruk, namun bisnis yang lainnya tetap tumbuh. Bahkan kini, Lippo sedang merintis kembali usaha perbankan dengan membeli Bank Nobu.

Grup Lippo adalah sebuah grup yang memiliki lebih dari 50 anak perusahaan. Jumlah seluruh karyawannya diperkirakan lebih dari 50 ribu orang. Aktivitas perusahaannya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hadir di kawasan Asia Pasifik, terutama di Hong Kong, Guang Zhou, Fujian, dan Shanghai.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Tujuh Risiko Entrepreneur

Selanjutnya

A gent of Bankerpreneur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Apresiasi Nasabah Milenial, BNI Syariah Gelar Customer Online Gathering

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

oleh Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

oleh Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

oleh Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

IHSG Sesi I Tertekan ke Level 6.439, Aksi Jual Asing dan Sentimen Suku Bunga Jadi Pemicu

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Kompak Kerek Harga, BBM Non-Subsidi Pertamina dan Swasta Kompak Tembus Rekor Baru

Konsisten Terapkan ESG, SIG Jaga Profitabilitas Lewat Praktik Tata Kelola Standar ACGS

Kinerja Semester I 2026 Mengkilap, KB Bank Catat Pertumbuhan Aset Menjadi Rp86,11 Triliun

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Transaksi QRIS Tembus Rp600 Triliun, BI Soroti Kesenjangan Literasi dan Darurat Anti-Scam

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Bankir yang Berhasil Banting Setir

Bankir yang Berhasil Banting Setir

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance