• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, September 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh Kuat di Triwulan I-2026, BI Waspadai Risiko Kekeringan

oleh Sandy Romualdus
13 Agustus 2026 - 16:44
20
Dilihat
Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh Kuat di Triwulan I-2026, BI Waspadai Risiko Kekeringan
0
Bagikan
20
Dilihat

KPwBI Purwokerto mencatat ekonomi Banyumas Raya tumbuh di Triwulan I-2026 disokong konsumsi & investasi. BI siapkan mitigasi kekeringan di semester II-2026.

Stabilitas.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto melaporkan perekonomian di wilayah Banyumas Raya mencatatkan pertumbuhan positif pada triwulan I-2026. Kinerja ekonomi regional ini didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga serta berlanjutnya investasi pada proyek-proyek strategis di daerah.

  • Baca juga: Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Dalam media briefing bersama wartawan se-Jawa Tengah yang digelar secara hibrida di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (13/8/2026), Kepala KPwBI Purwokerto Aswin Gantina menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi ini mencakup empat kabupaten wilayah kerja KPwBI Purwokerto, yakni Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Aswin menjelaskan, penguatan konsumsi rumah tangga pada triwulan pertama tahun ini dipicu oleh momentum penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP), pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), serta efektivitas penyaluran stimulus pemerintah. Peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri turut memberikan dorongan signifikan terhadap roda perekonomian daerah.

BERITA TERKAIT

“Penyaluran stimulus pemerintah serta meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan dan Idul Fitri menjadi penopang utama konsumsi rumah tangga. Di sisi lain, berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan swasta serta masuknya investasi baru turut menopang pertumbuhan melalui sektor konstruksi,” ujar Aswin, dilansir Antara.

Ditinjau dari lapangan usaha, pendorong utama pertumbuhan di Banyumas Raya disokong oleh industri pengolahan, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, perdagangan besar dan eceran, serta konstruksi. Sementara dari sisi pengeluaran, kinerja ekonomi disokong oleh investasi, konsumsi pemerintah, serta konsumsi masyarakat yang tetap solid.

Inflasi Terjaga

Dari aspek stabilitas harga, wilayah Banyumas Raya menunjukkan tren pergerakan harga yang terkendali. Pada Juli 2026, dua kota pemantauan inflasi yakni Purwokerto dan Cilacap sama-sama mencatatkan deflasi.

  • Baca juga: Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Purwokerto membukukan deflasi sebesar 0,05% secara bulanan (month-to-month), sedangkan Kabupaten Cilacap mencatatkan deflasi sebesar 0,06%. Aswin menegaskan capaian inflasi daerah ini masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% ± 1%.

Di Purwokerto dan Cilacap, deflasi terutama dipengaruhi oleh penurunan harga bensin, telepon seluler, sepeda motor, bawang putih, dan daging ayam ras. Meski demikian, penurunan harga lebih dalam tertahan oleh kenaikan harga komoditas pangan seperti bawang merah, cabai rawit, telur ayam ras, cabai merah, serta emas perhiasan.

Mitigasi Risiko Kekeringan 

Memasuki semester II-2026, Bank Indonesia memberi perhatian khusus pada potensi risiko iklim, terutama fenomena musim kemarau yang diperkirakan memuncak hingga akhir September 2026. Risiko kekeringan ini berpotensi mengganggu pasokan dan produksi pangan lokal.

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, KPwBI Purwokerto bersama Pemerintah Daerah di wilayah Banyumas Raya menyusun langkah mitigasi komprehensif, antara lain:

  • Optimalisasi Infrastruktur Air: Memastikan ketercukupan pasokan air pertanian melalui pompanisasi, perbaikan jaringan irigasi, serta mendorong penggunaan varietas bibit adaptif kemarau.
  • Pengembangan Sentra Pangan & Digital Farming: Mendorong ekspansi sentra produksi baru, optimalisasi lahan idle, pemanfaatan digital farming, serta pembinaan kelompok petani milenial.
  • Stabilisasi Pasokan & Harga: Mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM), Operasi Pasar, peningkatan Kerja Sama Antardaerah (KAD), serta pengawasan ketat terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) dan biaya distribusi logistik.

***

  • Baca juga: Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Indikator Ekonomi & Pemantauan Harga Wilayah Banyumas Raya (2026)

Parameter Ekonomi & Wilayah Indikator / Komoditas Capaian / Pergerakan Faktor Pendorong Utama / Keterangan
Pertumbuhan Ekonomi (Triwulan I-2026) Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga Tumbuh Positif Kenaikan UMP, THR, aktivitas Ramadhan-Idul Fitri, & Proyek Konstruksi.
Deflasi Purwokerto (Juli 2026) Inflasi Bulanan (mtm) -0,05% Pendorong deflasi: Bensin, ponsel, motor, bawang putih, daging ayam.
Deflasi Cilacap (Juli 2026) Inflasi Bulanan (mtm) -0,06% Penahan deflasi: Bawang merah, cabai rawit, telur ayam, emas perhiasan.
Target Inflasi Nasional Inflasi Tahunan (yoy) 2,5% ± 1% Posisi harga regional terpantau stabil dalam sasaran.
Fokus Mitigasi Semester II-2026 Risiko Kekeringan / Pertanian Puncak s.d. Sept 2026 Pompanisasi, irigasi, varietas tahan kering, GPM, & digital farming.
Tags: Bank Indonesia PurwokertoDigital Farming BIEkonomi Banyumas Raya 2026Inflasi Purwokerto CilacapKepala KPwBI Purwokerto Aswin GantinaRisiko Kekeringan Pertanian
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ekspansi Global BUMN: K&K Advocates dan Bird & Bird Bedah Mitigasi Risiko Hukum Lintas Negara

Selanjutnya

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 15:06

Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 meningkat ke level 118,5, ditopang optimisme penghasilan dan ketersediaan...

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 12:22

Memasuki usia 30 tahun, PT Patra Logistik memperkuat keandalan distribusi energi nasional dengan mengelola lebih dari 4.000 armada tangki dan...

Menkeu Purbaya Targetkan Rp60 Triliun dari Penunggak Pajak, Ada Bos Besar Masuk Radar

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 12:01

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk memindahkan payroll gaji ASN Pemda dari BPD...

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 12:00

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan skema baru pembiayaan infrastruktur daerah melalui pinjaman PT SMI, dengan skema pembayaran menggunakan porsi...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Pangkas Kewajiban Rp2,3 Triliun, SIG Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 12:33

Pefindo kembali menyematkan peringkat tertinggi idAAA untuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Agustus 2026 berkat keuangan sehat, keberhasilan...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Kelola 50.000 Karyawan, Japfa Adopsi Teknologi AI Workday untuk Transformasi SDM

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 10:30

Japfa menggandeng platform AI Workday untuk mentransformasi manajemen HR bagi lebih dari 50.000 karyawan guna mendukung efisiensi operasional dan ekspansi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kilas Pasar Pagi: IHSG Consolidate-Bullish, Rupiah Dibuka Stabil, Emas Antam Bertahan di Level Tinggi

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Cegah Praktik Suap, Pengelolaan Bandara Sam Ratulangi Dievaluasi Auditor KRQA-SQC

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

Laba Bersih IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp 482,12 Miliar di 2025, RBC Terjaga 180,16%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance