• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

IFC dan OCBC NISP Dukung Pemberdayaan Pengusaha Wanita

oleh Stella Gracia
9 Maret 2020 - 19:01
14
Dilihat
IFC dan OCBC NISP Dukung Pemberdayaan Pengusaha Wanita
0
Bagikan
14
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas —  IFC, anggota World Bank Group, mengumumkan pemberian pinjaman dengan nilai sampai dengan Rp2,75 triliun (setara dengan USD200 juta), yang merupakan private arrangement antara Bank OCBC NISP dan IFC. Ini merupakan bagian dari Program Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainability Bond Program) Bank OCBC NISP yang terdiri dari green bond dan gender bond.

Dana yang diperoleh dari gender bond akan memungkinkan Bank untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada pengusaha wanita dan UKM milik wanita (women-owned small and medium enterprises atau WSMEs). Green bond akan mendukung Bank OCBC NISP untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan berwawasan lingkungan, terutama untuk pengembangan proyek-proyek hijau dan pembiayaan properti hijau.

Kerjasama gender bond ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia, dan kedua di Asia-Pacific, setelah penerbitan obligasi gender Bank Ayudhya pada tahun 2019 di Thailand, yang juga didukung oleh IFC.

BERITA TERKAIT

Pertama di Indonesia, OCBC NISP Buka Kantor Cabang Berkonsep Gym

Perbarui Aplikasi OneMobile, OCBC Tawarkan Fitur Terbaru

Green bond Bank OCBC NISP kali ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan green bond pertama di tahun 2018 yang telah disalurkan seluruhnya. Green bond pertama tersebut juga sepenuhnya didukung oleh IFC.

UKM milik wanita memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional, dengan kepemilikan wanita yang mencapai 34 persen pada usaha menengah dan 50 persen untuk usaha kecil. Namun, menurut kajian IFC mengenai Studi Kesenjangan Pembiayaan UMKM (IFC’s MSME Financing Gap Study, 2017), kekurangan pembiayaan UKM milik wanita di Indonesia mencapai USD 60 miliar. Sekitar 40 persen UKM milik wanita di Indonesia mengalami keterbatasan pembiayaan dan 17 persen perusahaan-perusahaan yang dimiliki wanita memandang pembiayaan sebagai hambatan utama pertumbuhan.

“Meningkatkan partisipasi wanita dalam perekonomian Indonesia dan mengurangi kesenjangan gender merupakan bagian dari strategi utama IFC di Indonesia. Pinjaman yang diberikan IFC dalam mendukung Program Pembiayaan Berkelanjutan Bank OCBC NISP, mempunyai tujuan untuk memberdayakan pengusaha-pengusaha wanita dan UKM milik wanita dan juga untuk mendorong proyek-proyek hijau/berwawasan lingkungan.Hal ini menunjukkan komitmen IFC untuk medorong pertumbuhan ekonomiIndonesia yang berkelanjutan,” ujar Hans Peter Lankes, Vice President, Economics and Private Sector Development, IFC.

Sebagai negara kepulauan yang dalam beberapa dekade telah mengalami pertumbuhan padat karbon yang tinggi, Indonesia menjadi rentan terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, pembiayaan hijau/berwawasan lingkungan sangat penting bagi Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca – yaitu 29 persen pada tahun 2030. Dalam hal ini, IFC memperkirakan bahwa potensi pembiayaan hijau/berwawasan lingkungan di Indonesia dapat mencapai USD274 miliar dari tahun 2016 hingga 2030.

“Sebagai bank pelopor pembiayaan berkelanjutan untuk proyek berwawasan lingkungan di Indonesia, pendanaan lanjutan dari IFC akan digunakan untuk meneruskan upaya kami dalam menyediakan pembiayaan berwawasan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Selain itu, pendanaan ini juga dimanfaatkan untuk memberdayakan wanita dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendorong proses bisnis menuju pembangunan berkelanjutan dan memastikan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,”ujar Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP.

Gender bond ini didukung oleh program Women Entrepreneurs Finance Initiative (WeFi) dan sejalan dengan tujuan pembangunan Pemerintah Indonesia untuk mengurangi kesenjangan gender. Green bond, yang mencakup aspek bangunan berwawasan lingkungan sebagai segmen prioritas utama, didukung oleh program UK Government’s Market Accelerator Green Construction yang bertujuan untuk mempromosikan konstruksi berwawasan lingkungan dan mendukung perkembangan kredit pemilikan properti berwawasan lingkungan. Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan insentif Bank Indonesia mengenai pembiayaan properti berwawasan lingkungan. IFC pertama kali melakukan investasi di Bank OCBC NISP pada tahun 1997.

Selanjutnya pada tahun 2018, Bank OCBC NISP mengadakan kerjasama berupa pinjaman dari IFC yaitu green bond melalui private arrangement antara Bank OCBC NISP dan IFC dan merupakan kerjasama pertama yang dilakukan IFC dengan bank komersil di Indonesia. Kemudian, melalui kerjasama yang baru di tahun 2020 ini, Bank OCBC NISP diharapkan dapat terus meningkatkan portfolio pembiayaan yang berkelanjutan.

“Mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pembiayaan berwawasan lingkungan dan mengurangi tingkat kemiskinan melalui inklusi keuangan dan inklusi gender merupakan salah satu prioritas utama IFC di Indonesia. Kami yakin bahwa kerjasama IFC melalui private arrangement kepada Bank OCBC NISP yaitu pada gender bond, akan menunjukkan bahwa institusi keuangan yang menawarkan inovasi dan nilai tambah terkait gender, akan meraih keunggulan,” ujar Azam Khan, Country Manager IFC untuk Indonesia, Malaysia dan Timor Leste. “Lebih jauh, kontribusi Bank OCBC NISP bagi pertumbuhan proyek-proyek berkelanjutan akan mendukung perkembangan ekosistem berwawasan lingkungan di Indonesia”,tambahnya.

Sejak tahun 2005, IFC telah memberikan lebih dari USD24 miliar ditambah hamper USD19 miliar mobilisasi dana untuk pembiayaan jangka panjang proyek-proyek terkait iklim.

Pada tahun fiskal 2019, IFC memberikan USD2,6 miliar investasi langsung dan memobilisasi dana senilai USD3,2 miliar. Pada tahun fiskal tersebut IFC melakukan investasi terkait iklim pada 93 proyek dan mencegah 15,5 juta ton emisi karbondioksida. 

 

Tags: #Bank OCBC NISP
 
 
 
 
Sebelumnya

idEA Dukung Penindakan Penimbun Masker

Selanjutnya

OJK Keluarkan Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Wanti-wanti OJK ke Mahasiswa: Waspada Risiko di Balik Kemudahan Pembiayaan Digital

Wanti-wanti OJK ke Mahasiswa: Waspada Risiko di Balik Kemudahan Pembiayaan Digital

oleh Stella Gracia
22 April 2026 - 08:20

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggenjot literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Langkah ini diambil untuk...

Peringati Hari Kartini, BRI Perkuat Inklusivitas dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

Peringati Hari Kartini, BRI Perkuat Inklusivitas dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 19:23

Stabilitas.id – Peringatan Hari Kartini pada 21 April dijadikan momentum oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk menegaskan...

Cetak Kartini Modern: Jajaran Manajemen BRI Raih Predikat 500 Most Outstanding Women 2026

Cetak Kartini Modern: Jajaran Manajemen BRI Raih Predikat 500 Most Outstanding Women 2026

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 16:33

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi perbankan yang memberikan ruang luas bagi...

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 16:23

Stabilitas.id - Di tengah tekanan global yang belum mereda akibat meningkatnya tensi geopolitik dan volatilitas pasar keuangan internasional, Bank Mandiri tetap...

BTN Perkuat Strategi ‘Beyond Mortgage’, Gandeng RSPON Tingkatkan Layanan Prioritas

BTN Perkuat Strategi ‘Beyond Mortgage’, Gandeng RSPON Tingkatkan Layanan Prioritas

oleh Sandy Romualdus
21 April 2026 - 13:01

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mengukuhkan langkah transformasinya menjadi the biggest consumer bank di Indonesia....

Sinergi CIMB Niaga-AREBI: Tingkatkan Kualitas Agen untuk Transaksi KPR yang Aman

Sinergi CIMB Niaga-AREBI: Tingkatkan Kualitas Agen untuk Transaksi KPR yang Aman

oleh Sandy Romualdus
20 April 2026 - 22:32

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mempertegas komitmennya dalam memperkuat industri properti nasional melalui kolaborasi strategis dengan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Investasi Emas Menggeliat, Penjualan Galeri 24 Tembus 6,5 Ton

    Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BBRI Targetkan Dividen Rp52 Triliun, Fokus Jaga CAR di Level 20 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BRI 2026: Setujui Dividen Rp52,1 Triliun, Setara 92 Persen dari Laba Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Dibuka Rebound Pasca-Lebaran, Intip Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Penantian 22 Tahun Berakhir, UU PPRT Resmi Disahkan Bertepatan Hari Kartini

Wanti-wanti OJK ke Mahasiswa: Waspada Risiko di Balik Kemudahan Pembiayaan Digital

Reformasi Pasar Modal: OJK Siap Hadapi Asesmen MSCI Juni 2026

Peringati Hari Kartini, BRI Perkuat Inklusivitas dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

SIG Perluas Kolaborasi Global, Garap Potensi 89% Pasar Material Konstruksi

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Cetak Kartini Modern: Jajaran Manajemen BRI Raih Predikat 500 Most Outstanding Women 2026

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BTN Perkuat Strategi ‘Beyond Mortgage’, Gandeng RSPON Tingkatkan Layanan Prioritas

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
OJK Keluarkan Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS

OJK Keluarkan Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance