JAKARTA, Stabilitas.id – Indonesia tetap tumbuh kuat dan resilien di tengah banyaknya guncangan ekonomi, perang geopolitik yang terjadi di seluruh bagian dunia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada acara Indonesia – European Union Investment Summit 2023 yang berlangsung di Jakarta, pada Kamis (30/11/23).
“Kita terus berprogres untuk mencapai seluruh target pembangunan. Selain itu, kita juga memiliki tujuan untuk terus menjadi bagian dari komunitas global, salah satunya untuk terus menyuarakan perdamaian dan ketertiban dunia,” ungkap Menkeu.
BERITA TERKAIT
Perekonomian Indonesia tercatat mencapai 5% dalam 8 kuartal terakhir, Menkeu menyebutkan, angka tersebut dapat memvisualisasikan mimpi Indonesia melaju menuju Indonesia emas 2045. Pemerintah berupaya untuk terus membangun dari sisi sumber daya manusia, produktifitas, dan Inovasi.
“Ketiganya bisa terjaga dan tumbuh dengan baik selama kesehatan fiskal kita terjaga dengan baik. Inilah yang menjadi tugas kementerian keuangan menjaga kesehatan alat fiskal kita supaya mampu menyelesaikan beragam isu seperti stunting, infrastruktur, hingga perubahan iklim dan permasalahan lainnya,” ungkapnya.
Selain itu, isu mengenai kemajuan teknologi yang kian pesat, kinerja sektor manufaktur, serta transformasi sumber daya alam juga menjadi tantangan tersendiri yang perlu diperhatikan.
“Indonesia bertekad untuk menciptakan lebih banyak nilai tambah dari sumber daya alamnya. Kita tahu bahwa hal ini memerlukan investasi untuk hilirisasi, memerlukan infrastruktur, energi dan kini energi perlu bersifat ramah lingkungan,” jelas Menkeu.
Dalam penutupnya, Menkeu berpesan agar seluruh bangsa di dunia dapat terus menjaga persatuan untuk meraih cita-cita bersama berlandaskan solidaritas yang adil dan sejahtera.
“Indonesia is not a divided country, we are united. Semangat ini saya harap juga terrefleksikan di tingkat dunia, karena sudah seharusnya dunia ini dikelola dan dijaga dengan semangat yang sama,” tutupnya.***





.jpg)










