• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59
36
Dilihat
Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer
0
Bagikan
36
Dilihat

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim di Selat Hormuz. Langkah sepihak Iran ini langsung direspons dengan peringatan keras oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang mendesak Teheran untuk segera menyepakati negosiasi atau menghadapi konsekuensi militer.

Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Azizi menyatakan, pihaknya tengah mematangkan mekanisme baru untuk mengatur jalur pelayaran di Selat Hormuz. Dalam skema tersebut, Iran akan mengenakan biaya atas dalih ‘layanan khusus’.

Azizi menegaskan tarif dan akses rute khusus ini hanya akan menguntungkan kapal komersial dari negara-negara yang kooperatif dan bekerja sama dengan Teheran. Sebaliknya, rute strategis ini akan ditutup rapat bagi kapal-kapal yang berafiliasi dengan blok Barat.

BERITA TERKAIT

Hadapi Krisis Global, SCG Aktifkan War Room dan Pangkas Biaya Operasional Rp3,4 Triliun

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Kisruh Renovasi Kantor US$2,5 Miliar Jadi Senjata Trump Singkirkan Bos The Fed

“Rute ini akan tetap ditutup bagi operator yang disebut ‘proyek kebebasan’,” tegas Azizi melalui akun media sosial X miliknya, dikutip dari Anadolu, Senin (18/5/2026).

Trump Ancam Serangan Militer

Merespons manuver Teheran, Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras agar Iran segera melunak dalam negosiasi program nuklir dan penyelesaian konflik yang buntu. Trump mengisyaratkan kesiapannya untuk kembali menginstruksikan serangan militer jika kesepakatan urung tercapai.

“Saya tidak tahu [apakah kesepakatan segera tercapai]. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan mengalami masa yang sangat sulit. Mereka memiliki kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” ujar Trump dalam wawancara telepon dengan stasiun televisi Prancis, BFMTV.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa Trump tengah menghitung opsi untuk melanjutkan agresi terhadap rezim Iran dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya, perundingan damai di Islamabad, Pakistan, dinilai gagal membuahkan hasil konkrit.

Kronologi Konflik di Jalur Pasokan Minyak Dunia

Ketegangan di Selat Hormuz—yang menjadi urat nadi pasokan minyak global—merupakan kelanjutan dari konfrontasi bersenjata awal tahun ini:

  • 28 Februari 2026: AS dan Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran, yang langsung dibalas oleh Teheran dengan menggempur aset sekutu AS di negara-negara Teluk dan memblokade Selat Hormuz.

  • 8 April 2026: Gencatan senjata sempat tercapai lewat mediasi Pakistan, namun pembicaraan damai jangka panjang menemui jalan buntu.

  • 13 April 2026: AS membalas dengan memberlakukan blokade angkatan laut guna memotong lalu lintas maritim dan logistik dari serta menuju pelabuhan-pelabuhan Iran.

  • Awal Mei 2026: Trump mengumumkan ‘Project Freedom’ (Proyek Kebebasan) untuk mengawal kapal dagang melintasi Selat Hormuz secara paksa, walau inisiatif tersebut belakangan ditangguhkan sementara.

Situasi terkini menunjukkan Trump memilih memperpanjang status gencatan senjata secara sepihak sembari mempertahankan blokade laut, mengurung arus perdagangan Iran di tengah ancaman pecahnya perang terbuka jilid dua. ***

Tags: Blokade MaritimDonald TrumpEbrahim AziziGeopolitik Timur TengahHarga Minyak DuniaHubungan AS-IranIranPerang Tarif MaritimProyek KebebasanSelat Hormuz
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

Selanjutnya

Masuk Top 5 Dunia, BPI Danantara Plot Target Kelola Aset Rp16.000 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 10:10

Stabilitas.id – Indeks saham utama di bursa Amerika Serikat kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Kamis (16/4/2026)....

Federal Reserve: Kenaikan Suku Bunga Selanjutnya Harus Hati-hati

Kisruh Renovasi Kantor US$2,5 Miliar Jadi Senjata Trump Singkirkan Bos The Fed

oleh Stella Gracia
16 April 2026 - 10:14

Stabilitas.id – Hubungan antara Gedung Putih dan Federal Reserve (The Fed) mencapai titik didih. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

RUPST Restui Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom (TLKM) Jadwalkan Pembayaran 10 Juli 2026

Bentuk Konglomerasi, OCBC NISP (NISP) Caplok Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

Dongkrak Nilai Transaksi Saham Hingga 119%, Program Liquidity Provider BEI Mulai Unjuk Gigi

Kinerja Solid, Laba Bersih BSI Melesat 17,79% Menjadi Rp2,8 Triliun hingga April 2026

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Danantara Bidik Merger ID Food ke Sugar Co Rampung Bulan Depan, Kuasai 60 Persen Pasar Gula

Masuk Top 5 Dunia, BPI Danantara Plot Target Kelola Aset Rp16.000 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance