• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, September 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Syariah

Kemenparekraf Targetkan 70 Persen Peserta “ICEFF 2022” Jalin Kemitraan dengan Investor

"Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2022" merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf bagi para pelaku ekraf yang bergerak di bidang syariah dan industri halal

oleh Stella Gracia
12 Juli 2022 - 16:11
18
Dilihat
Kemenparekraf Targetkan 70 Persen Peserta “ICEFF 2022” Jalin Kemitraan dengan Investor
0
Bagikan
18
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 70 persen peserta “Islamic Creative Economy Funder Fund (ICEFF) 2022” dapat menjalin kemitraan dengan investor maupun lembaga pendanaan syariah guna pengembangan usaha.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung saat membuka kegiatan  boothcamp dan pitching program “ICEFF 2022” yang dilaksanakan di Hotel Grand Tjokro, Bandung, pada Selasa (12/7/22).

  • Baca juga: Sentil Dominasi China dan Brazil di Industri Halal, Mendagri Dorong Optimalisasi Ekonomi Syariah Daerah

“Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2022” merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya industri halal di subsektor kuliner, kriya, aplikasi, dan modest fashion untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari lembaga keuangan dan pemodal dalam mengembangkan bisnis.

BERITA TERKAIT

Sentil Dominasi China dan Brazil di Industri Halal, Mendagri Dorong Optimalisasi Ekonomi Syariah Daerah

GERAK Syariah 2026: OJK Catat Penyaluran Dana Rp6,86 Triliun, Literasi Naik 31 Persen

ISEF 2025 Catat Transaksi Rp3,1 Triliun, Kokohkan Indonesia Menuju Pusat Halal Dunia

FESyar KTI 2025 Catat Transaksi Rp15,8 Miliar dan 2.240 Sertifikasi Halal

Setelah melalui berbagai tahapan dari pendaftaran hingga kurasi, para peserta yang dinyatakan lolos, berhak mengikuti boothcamp dan pitching program untuk mendapatkan edukasi dan simulasi dalam mempersiapkan pitching serta kesempatan pitching di depan lembaga pendanaan syariah dan investor.

Adapun program tersebut dimulai di Kota Bandung pada 12-13 Juli 2022 dan diikuti 32 pelaku ekraf dari 4 subsektor. Yakni fesyen (9 pelaku), kuliner (17 pelaku), kriya (5 pelaku), dan aplikasi (1 pelaku).

Henry mengatakan, tren industri halal saat ini menjadi salah satu topik utama perbincangan di dunia bisnis internasional.

“Kita boleh berbangga karena Indonesia menempati peringkat kedua sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia (riset Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022) dan kita harapkan tahun depan kita nomor satu,” ungkap Henky Manurung.

Besarnya tren industri halal ini kemudian juga membawa perubahan dalam akses pembiayaan. Di mana tidak hanya dalam model pembiayaan dan permodalan, tapi juga hadirnya investor maupun lembaga-lembaga keuangan berbasis syariah.

  • Baca juga: GERAK Syariah 2026: OJK Catat Penyaluran Dana Rp6,86 Triliun, Literasi Naik 31 Persen

Hal inilah yang menjadi dasar Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan “ICEFF 2022”. Selain untuk menghadirkan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif khususnya pelaku UMKM, tapi juga meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku ekonomi kreatif. Khususnya di 4 subsektor utama yakni kuliner, kriya, aplikasi, dan modest fashion.

“Kami mengharapkan dengan pertemuan hari ini terjadi tiga hal yang kita yakinkan akan dapat terjadi, yaitu upskilling. Dari mereka yang belum tahu menjadi tahu, dan sangat ingin menjadi maju. Kedua kemitraan, di mana mereka (pelaku ekraf) dengan teman-teman investor kita dapat bermitra atau bahkan nanti menghadirkan bentuk lain yang bisa dikembangkan bersama,” lanjut Henky.

Henky menargetkan 70 persen peserta proses pitching “ICEFF 2022” di Kota Bandung dapat merealisasikan komitmen dengan para mitra.

Koordinator Perbankan Kemenparekraf/Baparekraf, Mugiyanto, mengatakan, total terdapat 223 pelaku usaha yang mendaftar melalui website. Namun setelah dilakukan kurasi, diputuskan 32 pelaku ekonomi kreatif yang berhak mengikuti boothcamp serta pitching program dalam “ICEFF 2022” di kota Bandung.

“Para peserta sendiri mayoritas hasil dari program Kemenparekraf yakni Apresiasi Kreasi Indonesia. Jadi ini wujud program yang berkelanjutan dari Kemenparekraf itu sendiri,” ungkap Mugiyanto.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan juga investor yang hadir dalam upaya mengembangkan bisnis menjadi lebih baik.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, menyambut baik penyelenggaraan “ICEFF 2022”. Terlebih Jawa Barat, Bandung tepatnya, jadi kota pertama dalam pelaksanaan boothcamp serta pitching program “ICEFF 2022”.

  • Baca juga: ISEF 2025 Catat Transaksi Rp3,1 Triliun, Kokohkan Indonesia Menuju Pusat Halal Dunia

Ia mengatakan 4 subsektor yang diangkat dalam kegiatan ini, yakni kuliner, kriya, aplikasi, dan modest fashion juga merupakan subsektor ekonomi kreatif terbesar di Jawa Barat.

“Ke-32 peserta ini, ke depan akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dan akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan keberlanjutan kita ke depan,” Tutup Andrie Kustria Wardana.***

Tags: Industri HalalInvestor HalalkemenparekrafKementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifPengembangan Industri Halalsyariah
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Wamenparekraf Dorong Desa Wisata di Bali Terapkan Pariwisata Berkelanjutan

Selanjutnya

BTN Kembali Menunjuk Achmad Chaerul sebagai Corporate Secretary

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Ekosistem Syariah, CIMB Niaga Syariah Kenalkan Layanan Waris Islam dan Kartu Mastercard World

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 18:38

CIMB Niaga Syariah meluncurkan program "Kajian Ruang Bermakna" di Cinema XXI Botani Square Bogor bersama Habib Ja'far sekaligus memperkenalkan layanan...

Bank BSN Serbu Ekosistem Muhammadiyah Lampung, Kampus, AUM hingga Saudagar Jadi Incaran

Bank BSN Serbu Ekosistem Muhammadiyah Lampung, Kampus, AUM hingga Saudagar Jadi Incaran

oleh Sandy Romualdus
2 September 2026 - 19:54

Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, sekaligus wilayah potensial dengan pertumbuhan AUM yang sangat masif, mulai dari perguruan tinggi, rumah...

Tawarkan Benefit Porsi Haji & Umrah, KPR Syariah Bank Muamalat Tumbuh Eksponensial

Tawarkan Benefit Porsi Haji & Umrah, KPR Syariah Bank Muamalat Tumbuh Eksponensial

oleh Sandy Romualdus
28 Agustus 2026 - 11:39

Pembiayaan KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat melonjak 4 kali lipat yoy mencapai Rp423 miliar per Juni 2026, didorong skema...

Perkuat Ekosisem Keuangan Syariah, BSN Gandeng Ponpes Bahrul Ulum Jombang

Perkuat Ekosisem Keuangan Syariah, BSN Gandeng Ponpes Bahrul Ulum Jombang

oleh Sandy Romualdus
27 Agustus 2026 - 17:59

Pesantren memiliki potensi ekonomi yang sangat besar lantaran ditopang oleh jejaring santri, alumni, wali santri, hingga pelaku usaha UMKM di...

Strategi Dual License Sukses, Laba Bersih BSI Melejit 16,73% Per Mei 2026

DPK Tabungan Haji BSI Tembus Rp16,7 Triliun, Jumlah Rekening Melesat 23,8%

oleh Stella Gracia
27 Agustus 2026 - 15:48

DPK Tabungan Haji dan Umrah BSI mencapai Rp16,7 triliun per Juni 2026. Perseroan memperkuat penetrasi ekosistem perjalanan religi via Saudia...

Menegaskan Dominasi KPR Syariah Lewat Senyum Ribuan Keluarga

Menegaskan Dominasi KPR Syariah Lewat Senyum Ribuan Keluarga

oleh Sandy Romualdus
24 Agustus 2026 - 15:59

Dalam rangkaian perayaan Milad Ke-1, Bank BSN menggelar akad massal 10.000 pembiayaan syariah dan KPR subsidi. Bukti nyata komitmen hunian...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Cegah Praktik Suap, Pengelolaan Bandara Sam Ratulangi Dievaluasi Auditor KRQA-SQC

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

Kredit Korporasi Meroket 22 Persen, OJK Sikat 38.375 Rekening Judi Online

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
BTN Kembali Menunjuk Achmad Chaerul sebagai Corporate Secretary

BTN Kembali Menunjuk Achmad Chaerul sebagai Corporate Secretary

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance