Bank BJB menyiapkan dana Rp75,62 miliar untuk melunasi pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Seri C yang jatuh tempo 18 Oktober 2026.
Stabilitas.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyiapkan dana likuiditas sebesar Rp75,62 miliar guna melunasi pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019 Seri C.
Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (28/9/2026), instrumen surat utang tersebut akan jatuh tempo pada 18 Oktober 2026.
Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Seri C ini pertama kali diterbitkan perseroan pada 18 Oktober 2019 dengan tingkat kupon tetap sebesar 8,75 persen per tahun.
BERITA TERKAIT
Dalam keterbukaan informasinya, emiten bersandi saham BJBR ini merinci total kewajiban yang harus dibayarkan. Nilai pokok obligasi yang wajib dilunasi tercatat sebesar Rp74 miliar, sedangkan pembayaran bunga mencapai Rp1,62 miliar.
Dengan demikian, akumulasi dana pelunasan yang disiapkan bank bjb secara keseluruhan mencapai Rp75,62 miliar.
Manajemen bank bjb menegaskan seluruh dana pelunasan telah tersedia dan aman. Berdasarkan laporan keuangan bulanan per 31 Agustus 2026, perseroan telah mengalokasikan pencadangan dana tersebut pada pos Penempatan pada Bank Indonesia.
Langkah ini memastikan perseroan mampu memenuhi seluruh kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu tanpa mengganggu stabilitas likuiditas harian bank.

















