• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

Kredit dan DPK Bank Mandiri Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Tetap Longgar Jelang Akhir 2025

oleh Stella Gracia
15 Desember 2025 - 16:56
19
Dilihat
Kredit dan DPK Bank Mandiri Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Tetap Longgar Jelang Akhir 2025
0
Bagikan
19
Dilihat

Stabilitas.id – Memasuki fase akhir tahun 2025, kondisi likuiditas domestik yang semakin kondusif serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap terjaga menjadi katalis positif bagi kinerja industri perbankan. Meredanya tekanan pendanaan di pasar, seiring berlanjutnya stimulus dan kebijakan moneter, memberikan ruang yang lebih luas bagi bank dalam mengelola pertumbuhan kredit secara berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kembali menunjukkan konsistensi kinerja yang solid dengan fundamental yang tetap terjaga. Berdasarkan laporan keuangan bank only per akhir November 2025, bank berkode emiten BMRI ini mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,1% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.452 triliun, melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai 15,9% YoY menjadi Rp1.584 triliun. Seiring dengan itu, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank Mandiri tetap terjaga pada kisaran 91%, mencerminkan likuiditas yang sehat serta ruang ekspansi pembiayaan yang masih terbuka hingga akhir tahun, ditopang oleh struktur pendanaan yang semakin stabil.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun hingga Desember 2025

Kirim Relawan Pendamping Tahap II, Bank Mandiri Siap Bangun Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang

Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan 1 Tahap 1 Tahun 2025 Bank Mandiri Oversubscribed 3,10 Kali

Fundamental Solid, Bank Mandiri Rencanakan Dividen Interim 2025 Rp9,3 Triliun

Sejalan dengan pertumbuhan intermediasi, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 turut meningkat menjadi Rp2.120 triliun, atau tumbuh 14,6% YoY. Capaian tersebut menegaskan daya tahan model bisnis Bank Mandiri di tengah dinamika global, termasuk volatilitas pasar keuangan, normalisasi likuiditas, serta penyesuaian arah suku bunga sepanjang 2025.

Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyampaikan bahwa konsistensi kinerja tersebut merupakan hasil dari strategi pertumbuhan yang dijalankan secara disiplin dan terukur.

“Bank Mandiri menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental. Pengalaman menghadapi berbagai siklus ekonomi menjadi landasan kami dalam memperkuat manajemen risiko, permodalan, serta kesiapan operasional,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Senin (15/12).

Menurutnya, arah kebijakan bisnis perseroan tetap difokuskan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

“Kami melihat prospek ekonomi nasional yang tetap terjaga sebagai peluang untuk mempertahankan kinerja yang solid. Target kami menjaga pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga tetap berada pada level dua digit hingga akhir 2025, dengan kualitas aset yang terus terjaga,” jelasnya.

Dari sisi pendapatan, Bank Mandiri mencatat kinerja yang relatif stabil dengan tren pertumbuhan berkelanjutan. Pendapatan bunga per November 2025 tumbuh 9,5% YoY. Sementara itu, tekanan beban bunga menunjukkan tren penurunan. Beban bunga pada November 2025 tercatat sebesar Rp3,6 triliun dan terus melandai sejak kuartal II.

Secara kuartalan (quarter on quarter/QoQ), beban bunga tercatat turun 1,7% hingga kuartal III 2025 dan diperkirakan berlanjut pada kuartal IV, seiring dengan kondisi likuiditas pasar yang semakin kondusif dan meredanya kompetisi penghimpunan dana pihak ketiga.

Novita menilai, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan margin perseroan ke depan. “Perbaikan biaya pendanaan memberikan ruang bagi kami untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas. Fokus kami tetap pada kualitas pendanaan dan pengelolaan likuiditas yang prudent,” ujarnya.

Akselerasi kinerja Bank Mandiri juga tercermin dari peningkatan pendapatan non bunga. Hingga November 2025, pendapatan non bunga tumbuh 12,1% YoY, lebih tinggi dibandingkan capaian dua bulan sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan transaksi digital serta optimalisasi solusi keuangan berbasis kebutuhan nasabah.

“Kontribusi transaksi digital yang bersifat recurring terus meningkat dan menjadi pendorong utama fee based income, dengan pertumbuhan sekitar 14% secara tahunan, terutama didukung oleh fee Livin’ by Mandiri yang tumbuh mencapai 19,8% year on year,” ungkap Novita. “Di sisi lain, solusi treasury mencatat pertumbuhan sekitar 55% secara tahunan, yang terutama didorong oleh fee dari peningkatan aktivitas trading dan client services,” lanjutnya.

Dari sisi efisiensi, pengelolaan biaya yang efektif mendorong penurunan operating expenses (OPEX) sebesar 20,2% secara bulanan (month on month/MoM). Cost to Income Ratio (CIR) Bank Mandiri juga tetap terjaga pada level optimal sebesar 42,97%, sejalan dengan peningkatan produktivitas dalam menghasilkan laba melalui pertumbuhan Net Interest Income (NII) dan Fee Based Income (FBI).

Momentum positif tersebut turut tercermin pada kualitas aset. Rasio Non Performing Loan (NPL) Bank Mandiri tercatat sebesar 0,99% per November 2025, menunjukkan tren perbaikan yang konsisten. Kualitas aset tersebut didukung oleh tingkat pencadangan yang memadai dengan coverage ratio sekitar 260%. Kondisi tersebut mendorong penurunan beban pencadangan sebesar 36% secara tahunan, yang secara langsung memberikan ruang bagi penguatan profitabilitas perseroan.

Seiring dengan perbaikan fundamental tersebut, laba bersih Bank Mandiri (bank only) pada November 2025 tercatat tumbuh 28,7% secara bulanan (MoM). Kinerja ini mempertegas ketahanan profitabilitas Bank Mandiri menjelang penutupan tahun, di tengah likuiditas yang terjaga dan tekanan biaya yang semakin terkendali.

Menutup pernyataannya, Novita menegaskan bahwa fokus perseroan tetap pada keberlanjutan kinerja jangka panjang. “Dengan fundamental bisnis yang terjaga, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid hingga akhir tahun sekaligus menyiapkan basis pertumbuhan yang sehat untuk periode berikutnya melalui penguatan strategi bisnis dan digitalisasi, serta likuiditas, kualitas aset, dan permodalan yang berada pada level yang memadai,” pungkas Novita. ***

Tags: Bank MandiriDPK Bank MandiriFee Based IncomeKinerja bank mandiri 2025kinerja BMRIkredit bank mandiriLaba Bank Mandirilikuiditas perbankanlivin' by mandiriNPL Bank Mandiri
 
 
 
 
Sebelumnya

RDKB November 2025: OJK Pastikan Kredit Dua Digit, NPL di Bawah 3%, Likuiditas Bank Aman

Selanjutnya

Mengenang Warisan Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja dalam 130 Tahun Perjalanan BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:32

Stabilitas.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja yang signifikan dalam pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk Solusi Emas...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:27

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera...

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 10:30

Stabilitas.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperkuat agenda transformasi digital melalui kehadiran layanan One Stop Pension Solution...

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 08:43

Stabilitas.id — Memasuki awal tahun, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengajak masyarakat untuk kembali mengevaluasi dan menata ulang kondisi...

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

oleh Sandy Romualdus
13 Januari 2026 - 15:25

Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyelenggarakan...

IHSG Naik 22% Sepanjang 2025, OJK Catat Likuiditas dan Investor Menguat

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% per November 2025, Likuiditas dan Risiko Tetap Terjaga

oleh Stella Gracia
13 Januari 2026 - 09:55

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja sektor perbankan nasional tetap solid dengan fungsi intermediasi yang meningkat, profil risiko...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Mengenang Warisan Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja dalam 130 Tahun Perjalanan BRI

Mengenang Warisan Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja dalam 130 Tahun Perjalanan BRI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance