• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Market

Laba Bersih United Tractors Q1 2020 Turun

oleh Stella Gracia
28 April 2020 - 14:58
10
Dilihat
Laba Bersih United Tractors Q1 2020 Turun
0
Bagikan
10
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas — PT United Tractors Tbk pada hari ini mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk triwulan pertama tahun 2020. Dalam laporan keuangan tersebut Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp18,3 triliun atau turun sebesar 19 persen dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2019 sebesar Rp22,6 triliun.

Manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi mengungkapkan, hal ini dikarenakan adanya perlambatan ekonomi global dan melemahnya harga batu bara, sehingga berdampak pada pasar domestik dan membawa tantangan bagi lini bisnis Perseroan. Ditambah adanya kerugian nilai tukar mata uang asing, membuat laba bersih yang dibukukan Perseroan turun 40 persen menjadi Rp1,8 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,1 triliun.

“Masing-masing segmen usaha, yaitu: Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan, Pertambangan Batu Bara, Pertambangan Emas dan Industri Konstruksi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 24 persen, 45 persen, 18 persen, 11 persen dan 3 persen terhadap total pendapatan bersih konsolidasian,”tulis Manajemen dalam keterangan tertulisnya.

BERITA TERKAIT

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

Segmen usaha Mesin Konstruksi mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar 48 persen menjadi 617 unit, dibandingkan dengan 1.181 unit pada triwulan pertama tahun 2019. Penurunan tersebut disebabkan oleh melemahnya penjualan alat berat dari sektor pertambangan dan perkebunan. Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat juga turun sebesar 21 persen menjadi sebesar Rp1,7 triliun. Berdasarkan riset pasar internal, Komatsu tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai market leader alat berat, dengan pangsa pasar domestik sebesar 33 persen.

Penjualan UD Trucks mengalami penurunan dari 161 unit menjadi 73 unit, dan penjualan produk Scania turun dari 148 unit menjadi 64 unit. Penurunan penjualan UD Trucks dan Scania dikarenakan pengaruh penurunan harga batu bara dimana kedua produk tersebut banyak digunakan di sektor pertambangan. Secara total, pendapatan bersih dari segmen usaha Mesin Konstruksi turun 36 persen menjadi sebesar Rp4,3 triliun dibandingkan Rp6,8 triliun pada periode yang sama tahun 2019.

Bidang usaha Kontraktor Penambangan dioperasikan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Sampai dengan bulan Maret 2020, PAMA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp8,2 triliun atau turun 14 persen dari Rp9,5 triliun pada periode yang sama pada tahun 2019. Sementara itu, PAMA mencatat penurunan volume produksi batu bara sebesar 9 persen dari 30,6 juta ton menjadi 27,9 juta ton dan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) turun 9 persen dari 234,3 juta bcm menjadi 212,2 juta bcm.

Bidang usaha Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA). Sampai dengan bulan Maret 2020 total penjualan batu bara mencapai 3,2 juta ton, termasuk di dalamnya 426 ribu ton batu bara kokas, atau meningkat 25 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar 2,5 juta ton. Namun demikian, pendapatan unit usaha Pertambangan BatuBara turun 7 persen menjadi Rp3,4 triliun dikarenakan penurunan rata-rata harga jual batu bara.

Pertambangan Emas dijalankan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sampai dengan bulan Maret 2020, total penjualan setara emas dari Martabe adalah sebanyak 95 ribu ons, atau turun 9 persen dibandingkan 104 ribu ons di triwulan pertama tahun 2019, dengan pendapatan bersih sebesar Rp2,0 triliun. Rata-rata harga jual terealisasi untuk emas adalah USD1.448 per ons, dibandingkan USD1.306 per ons pada periode yang sama tahun 2019.

Bidang usaha Industri Konstruksi dijalankan oleh PT Acset Indonusa Tbk (ACSET). Sampai dengan bulan Maret 2020, ACSET membukukan pendapatan bersih sebesar Rp475 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp802 miliar pada periode yang sama tahun 2019. ACSET juga mencatat rugi bersih sebesar Rp124 miliar dari sebelumnya mencatat rugi bersih sebesar Rp91 miliar pada periode yang sama tahun 2019. Hal ini dikarenakan bertambahnya biaya atas keterlambatan proyek berjalan dan peningkatan biaya keuangan akibat mundurnya penerimaan pembayaran proyek contractor pre-financing (CPF).

PT Bhumi Jati Power (BJP) yang 25 persen sahamnya dimiliki oleh anak perusahaan Perseroan saat ini sedang membangun pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 2×1.000 MW di Jepara, Jawa Tengah. Hingga triwulan pertama tahun 2020, progres pembangunan konstruksi proyek ini telah mencapai 92 persen dan dijadwalkan akan memulai operasi secara komersial pada tahun 2021. BJP merupakan perusahaan patungan bersama antara anak usaha Perseroan, Sumitomo Corporation dan Kansai Electric Power Co Inc.

 

 

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Kementerian Perdagangan Jamin Stok Beras Hingga Lebaran

Selanjutnya

Astra Serahkan Bantuan untuk Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 08:16

DGS BI Destry Damayanti menilai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis bakal menyapu bersih praktik nakal transfer pricing dan mendongkrak investasi...

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 08:15

OJK menargetkan bursa mineral dan komoditas strategis beroperasi penuh per 1 Januari 2027. Langkah ini menggeser sebagian wewenang Bappebti ke...

Pasar Modal: Agar Tidak Terus Jadi Followers

S&P Tahan Rating RI, Menkeu Purbaya: Sentimen Negatif Sirna, Siap-Siap Beli Saham!

oleh Stella Gracia
16 Juli 2026 - 16:33

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan S&P mempertahankan rating BBB Indonesia mematahkan kekhawatiran pasar. Ia menyentil lembaga rating lain yang...

Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten

Formula Baru Price-Impact Ratio Rilis, 37 Saham Masuk Daftar HSC BEI

oleh Stella Gracia
16 Juli 2026 - 09:28

BEI menegaskan saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) diharamkan masuk indeks utama seperti LQ45 dan IDX30. Simak kriteria baru price-impact...

Buka-Bukaan BFIN Soal Kabar Kongsi Bisnis dan Rencana Merger dengan Bank Jago

Buka-Bukaan BFIN Soal Kabar Kongsi Bisnis dan Rencana Merger dengan Bank Jago

oleh Stella Gracia
15 Juli 2026 - 13:53

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) memberikan klarifikasi resmi terkait rumor merger dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) melalui keterbukaan...

Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten

Pangkas Monopoli Anggota Bursa, OJK Kebut POJK Demutualisasi BEI

oleh Stella Gracia
15 Juli 2026 - 12:53

OJK menargetkan aturan (POJK) terkait demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) rampung pada September 2026. BI, Kemenkeu, dan Danantara berpeluang masuk...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Astra Serahkan Bantuan untuk Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19

Astra Serahkan Bantuan untuk Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance