• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Februari 12, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mendag Lepas 40 Kontainer Ekspor UKM Rotan Binaan Kemendag

Furnitur rotan yang diekspor merupakan hasil produksi 3 pelaku UMKM di Cirebon.

oleh Stella Gracia
10 November 2020 - 18:42
35
Dilihat
Mendag Lepas 40 Kontainer Ekspor UKM Rotan Binaan Kemendag
0
Bagikan
35
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id — Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melepas 5 kontainer ekspor furnitur rotan dari total 40 kontainer ekspor hasil produksi 3 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) asal Cirebon yang merupakan binaan Kementerian Perdagangan. Ketiga pelaku UKM tersebut, yaitu CV. Nagam Rattan, CV. Cipta Abadi, dan CV. Hanif Rattan. Pelepasan ekspor berlangsung di CV. Nagam Rattan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Total 40 kontainer ekspor tersebut rencananya akan dikirimkan ke negara-negara tujuan ekspor Indonesia seperti Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang, Korea Selatan, Australia, serta negaranegara Uni Eropa seperti Jerman, Prancis, Italia, dan Denmark.

“Saya menyambut gembira keberhasilan para pelaku usaha rotan mendapatkan tempat di pasar global. Kami berharap, tekad dan perjuangan para pelaku UKM eksportir dari Cirebon ini mampu memotivasi para eksportir, khususnya pelaku UKM di seluruh Indonesia sehingga mampu mendorong kinerja ekspor nonmigas Indonesia,” ujar Mendag Agus.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri: SKDU BI Tunjukkan Ketahanan Dunia Usaha di Tengah Tekanan Biaya

Bank Indonesia: Kegiatan Dunia Usaha Tetap Terjaga

Bank Indonesia: Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Bank Indonesia: Penjualan Eceran Diperkirakan Meningkat di Desember 2024

Pelepasan konvoi kontainer ekspor ini turut dihadiri oleh Bupati Cirebon, Imron Rosyad; Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), James Rompas; Direktur PT Debindomulti Adhiswasti, Budiarto Linggowijono; dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Arifin Soendjayana.

“Keberhasilan ekspor ini sekaligus menunjukkan bahwa produk ekspor furnitur rotan Indonesia tidak hanya mampu menjaga kualitas, tetapi juga telah sesuai dengan permintaan dan tren pasar dunia saat ini yang cenderung menggunakan bahan alami, ramah lingkungan, dan mengantongi sertifikat legalitas kayu (V-Legal),” kata Mendag Agus.

Produk-produk yang diekspor kali ini juga merupakan hasil binaan balai Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag lewat program Pelatihan dan Pendampingan Ekspor.

Program pembinaan ini adalah wujud komitmen Kemendag dalam mendukung UKM agar mereka dapat membidik pasar global untuk menjual produk-produk mereka. Sehingga, UKM dapat semakin menunjukkan kontribusi mereka terhadap surplus neraca perdagangan Indonesia.

Indonesia merupakan negara produsen rotan terbesar dunia. Pada 2019, Indonesia berada di peringkat ke-3 negara eksportir produk rotan terbesar dunia dengan pangsa ekspor 6,11 persen, di bawah Republik Rakyat Tiongkok (45,15 persen) dan Vietnam (12,49 persen).

Sementara itu, nilai ekspor produk rotan Indonesia periode Januari-Agustus 2020 tercatat sebesar USD 357,16 juta. Nilai ini naik 4,35 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2019. Pada periode tersebut, negara tujuan ekspor utama produk rotan Indonesia masih didominasi AS dengan pangsa ekspor 41,11 persen, Belanda (8,19 persen), dan Jerman (7,27 persen). Dalam periode 5 tahun terakhir (2015-2019) tren ekspor produk rotan Indonesia juga naik 2,11 persen.

Mendag Agus juga menyampaikan, untuk pasar AS, perpanjangan fasilitas Generalized System of Preference (GSP) yang diumumkan pada 30 Oktober 2020 menjadi momentum untuk terus menggiatkan ekspor produk rotan ke Negeri Paman Sam tersebut.

“Mengingat negara tujuan ekspor utama rotan yang masih didominasi AS, maka kebijakan perpanjangan fasilitas GSP diharapkan mampu memperkuat ekspor produk furnitur rotan nasional ke pasar AS,” kata Mendag Agus.

Pada hari yang sama, Mendag Agus mengadakan one on one meeting dengan pelaku usaha perwakilan CV. Cipta Abadi, CV. Nagam Rattan, dan CV. Hanif Rattan. Dalam pertemuan tersebut, para pelaku usaha menyampaikan perhatian mereka mengenai akses pasar seperti ke AS, keikutsertaan dalam pameran, serta pembiayaan ekspor.

Menanggapi hal tersebut, Mendag Agus menjelaskan, untuk memasuki pasar ekspor, para pelaku usaha dapat memanfaatkan informasi pasar dari perwakilan perdagangan di luar negeri serta fasilitas GSP yang diberikan pemerintah AS.

Ketiga eksportir tersebut merupakan kisah sukses pelaku UKM yang memanfaatkan program Designers Dispatch Service (DDS) 2020 yang diadakan oleh Indonesia Design Development Center (IDDC) Kemendag. Program ini didesain untuk membantu para pelaku usaha mengembangkan produk-produk mereka agar memiliki produk yang lebih inovatif, kreatif, dan bernilai tambah sehingga dapat bersaing di pasar global.

Di tengah ancaman resesi global, neraca perdagangan Indonesia ke dunia periode Januari– September 2020 berhasil mencatatkan surplus sebesar USD 13,5 miliar. Mendag Agus berharap para pelaku usaha mampu melihat ini sebagai harapan untuk kembali menggeliatkan ekspor, termasuk bagi setidaknya 277 eksportir furnitur rotan yang berada di Cirebon.

Mendag Agus berharap UKM dapat memanfaatkan mekanisme pembiayaan ekspor agar dapat semakin mendukung usaha mereka menembus pasar global. Selain itu, Mendag Agus juga mengimbau para pelaku bisnis, khususnya UKM, untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas peningkatan daya saing produk dan kompetensi eksportir yang disediakan pemerintah.

“Kemendag terus mendorong dan meningkatkan daya saing dan akses pasar pelaku bisnis, terutama UKM. Kami mengapresiasi pelaku bisnis yang terus melakukan riset dan inovasi untuk penguatan produknya sehingga mampu menjaga kinerja ekspor, seperti semangat eksportir furnitur rotan asal Cirebon,” ujar Mendag Agus.

Tags: industri rotanPerdaganganrotan
 
 
 
 
Sebelumnya

Didukung Dana Murah, BNI Syariah Catat Kinerja Positif di QIII 2020

Selanjutnya

UUS Maybank Raih The Best Bank in Running Islamic Financial System 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

SNLIK 2026 Dimulai, OJK-LPS Potret Tingkat Kesejahteraan Finansial Daerah

SNLIK 2026 Dimulai, OJK-LPS Potret Tingkat Kesejahteraan Finansial Daerah

oleh Stella Gracia
10 Februari 2026 - 13:46

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menggelar Survei Nasional...

HRTA Gold Insights November 2025: Memahami Tren Harga Emas Terkini dan Peluang Ke Depan

Harga Emas Sempat Fluktuatif, HRTA Melihat Permintaan Tetap Kuat

oleh Sandy Romualdus
9 Februari 2026 - 16:14

Stabilitas.id – Harga emas global mencatatkan lonjakan signifikan di awal tahun 2026, di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian kebijakan global....

Harga Properti Residensial Tumbuh 0,83% di Akhir 2025, Penjualan Mulai Bangkit

Harga Properti Residensial Tumbuh 0,83% di Akhir 2025, Penjualan Mulai Bangkit

oleh Stella Gracia
9 Februari 2026 - 10:06

Stabilitas.id — Bank Indonesia mencatat harga properti residensial di pasar primer masih tumbuh terbatas pada triwulan IV 2025. Hal ini...

Uang Primer Adjusted Agustus 2025 Tumbuh 7,3% Jadi Rp1.961,3 Triliun

Likuiditas Masih Longgar, Bi Catat Uang Primer Bertahan di Atas Rp1.700 Triliun

oleh Stella Gracia
9 Februari 2026 - 09:54

Stabilitas.id — Bank Indonesia mencatat posisi uang primer (base money) pada Januari 2026 mencapai Rp1.792,22 triliun, menurun dibandingkan posisi Desember...

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

oleh Stella Gracia
8 Februari 2026 - 18:24

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bersama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), dengan dukungan MUFG Bank,...

Menkeu: Kinerja Perekonomian Indonesia Sangat Impresif

Moody’s Pertahankan Peringkat RI di Baa2, OJK Nilai Fundamental Ekonomi Tetap Solid

oleh Stella Gracia
6 Februari 2026 - 09:36

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody’s Investors Service yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat IASC, OJK dan Bareskrim Polri Percepat Pengembalian Dana Korban Scam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Purbaya Pimpin Pansel, Rekrutmen Ketua dan Wakil Ketua OJK Resmi Dimulai

Genap 76 Tahun, BTN Percepat Transformasi Digital dan Perkuat Bisnis Beyond Mortgage

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

Bank Sampoerna Garap Tabungan Lewat SampoernaFest 2026, Ini Bocoran Hadiahnya

BRI Dominasi Penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dengan Porsi 49% dari Total Nasional

SNLIK 2026 Dimulai, OJK-LPS Potret Tingkat Kesejahteraan Finansial Daerah

OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

IHSG Parkir di 7.935, OJK Bentuk Satgas Khusus Reformasi Integritas Pasar

OJK Perketat Seleksi Bos Multifinance & Modal Ventura, Ini Alasannya

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
UUS Maybank Raih The Best Bank in Running Islamic Financial System 2020

UUS Maybank Raih The Best Bank in Running Islamic Financial System 2020

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance