• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Pemodal Asing Tarik Dana Jelang Akhir Pekan, IHSG Terpuruk ke Zona Merah Sesi Pagi

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 11:41
22
VIEWS
Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten
0
SHARES
22
VIEWS

Laju IHSG melemah 0,35 persen ke level 6.439 pada sesi pertama Jumat (2/10/2026). Aksi jual bersih asing pada saham perbankan raksasa menjadi pemicu utama.

Stabilitas.id – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk ke zona merah menjelang penutupan perdagangan sesi pertama pada Jumat (2/10/2026). Indeks komposit tertahan pada level 6.439,75 setelah memangkas 22,69 poin atau terkoreksi 0,35 persen. Angka ini mencerminkan fluktuasi pasar yang bergerak sempit pada rentang 6.435 hingga 6.452 sepanjang sesi pagi.

  • Baca juga: IHSG Tertahan di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing Bebani Saham Perbankan

Aksi ambil untung (profit taking) menjelang akhir pekan sukses menekan pergerakan bursa saham domestik. Tekanan jual bersih pemodal asing (foreign net outflow) makin membebani laju saham perbankan berkapitalisasi raksasa (big caps). Pelaku pasar tampak memilih sikap wait and see seraya mencermati transmisi kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar rupiah memasuki kuartal keempat.

Saham perbankan unggulan kompak memimpin pelemahan indeks pada sesi perdagangan siang ini. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot 50 poin menjadi Rp6.300 akibat penyesuaian alokasi portofolio regional oleh investor asing. Emiten PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut terkoreksi 40 poin ke level Rp4.920 menyusul maraknya aksi ambil untung teknikal oleh pelaku pasar.

BERITA TERKAIT

IHSG Tertahan di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing Bebani Saham Perbankan

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling Jelang Window Dressing, dan Top 10 Saham

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling, dan Rekomendasi Top 10 Saham

IHSG Parkir di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing dan Penantian Bunga Acuan Bebani Indeks

  • Baca juga: Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling Jelang Window Dressing, dan Top 10 Saham

Tekanan serupa menyeret saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 20 poin menuju level Rp3.310. Saham raksasa telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga kehilangan 30 poin menjadi Rp2.560 akibat pelemahan teknikal lanjutan. Pergerakan saham TLKM ini resmi menembus batas bawah rata-rata pergerakan harian (intraday).

Koreksi harga komoditas logam dasar global memaksa saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 75 poin ke posisi Rp7.125. Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) justru tampil stagnan pada level Rp390 berkat akumulasi selektif pada area batas penopang. Emiten lapis tiga PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) malah melesat 38 poin menjadi Rp185 dan memimpin jajaran saham pencetak keuntungan tertinggi (top gainer).

  • Baca juga: Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling, dan Rekomendasi Top 10 Saham

Peta teknikal memproyeksikan area 6.425 hingga 6.430 sebagai batas penopang (support) krusial IHSG pada sesi perdagangan kedua. Indeks membuka peluang pemantulan teknikal (technical rebound) terbatas menuju batas resisten 6.445 hingga 6.450 apabila sanggup bertahan di atas area tersebut. Penembusan level penopang justru berisiko memperlebar ruang koreksi indeks menuju batas psikologis 6.400. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: Analisis Teknikal IHSGforeign net outflowharga saham BBCAIHSG 2 Oktober 2026IHSG sesi pertamaPasar Modal Indonesiapergerakan saham BMRISaham BBRISaham Big CapsSaham TLKM
 
 
 
 
 
Previous Post

Hari Batik Nasional 2026, BNI Kerek Daya Saing UMKM Kriya Menuju Kancah Global

Next Post

Pacu Transaksi Ritel, Bank Mandiri Guyur Promo Cashback Rp2,8 Juta di HUT ke 28

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Saham Melonjak 31 Persen: Bank Banten Buka Suara ke BEI dan Tegaskan Nihil Aksi Korporasi

Saham Melonjak 31 Persen: Bank Banten Buka Suara ke BEI dan Tegaskan Nihil Aksi Korporasi

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 16:57

 Bank Banten membantah adanya fakta material tersembunyi dan memastikan nihil aksi korporasi usai volume saham BEKS melonjak hingga 590 juta...

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:55

BEI tetapkan saham Bank of India Indonesia (BSWD) berstatus konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) 99,95%. Perdagangan disuspensi usai meroket 142 persen....

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:53

Transaksi saham AS di Ajaib melonjak 2,5 kali lipat per Agustus 2026. Investor ritel kian agresif koleksi saham Wall Street...

Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:51

Pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) gadaikan 7,99 miliar saham ke Bank Mandiri sebagai agunan kredit afiliasi. Kepemilikan dan...

Uji Level Psikologis Rp18.000 per Dolar AS: Analis Beberkan Lima Indikator Kunci Arah Rupiah

Uji Level Psikologis Rp18.000 per Dolar AS: Analis Beberkan Lima Indikator Kunci Arah Rupiah

by Stella Gracia
6 Oktober 2026 - 14:09

EBC Financial Group membeberkan lima indikator makroekonomi penentu kemampuan rupiah bertahan di level Rp18.000 atau melemah ke Rp18.200 per dolar...

Astra (ASII) Tebar Dividen Rp32,7 Triliun, Sisa Rp292 Per Saham Cair 25 Mei 2026

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:16

Astra International siap menyalurkan dividen interim 2026 senilai Rp3,9 triliun atau Rp98 per saham di tengah realisasi buyback jumbo Rp8...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Teken PKS dengan Kementerian UMKM, Bank BSN Siap Guyur Pembiayaan KUR

Saham Melonjak 31 Persen: Bank Banten Buka Suara ke BEI dan Tegaskan Nihil Aksi Korporasi

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Manjakan Nasabah Tajir: BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private via Wondr

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Menyatukan Akar Lokal dan Jaringan Global: Lahirnya Bank MUFG Danamon

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Hari Batik Nasional 2026, BNI Kerek Daya Saing UMKM Kriya Menuju Kancah Global

Pacu Transaksi Ritel, Bank Mandiri Guyur Promo Cashback Rp2,8 Juta di HUT ke 28

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance