• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 10:21
31
Dilihat
Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%
0
Bagikan
31
Dilihat

Stabilitas.id – Raksasa asuransi jiwa, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), membukukan total pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun sepanjang tahun buku 2025. Realisasi ini mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya yang senilai Rp20,8 triliun.

Akselerasi kinerja lini atas (top-line) perusahaan asuransi joint-venture ini utamanya ditopang oleh laju pertumbuhan produk asuransi tradisional yang tumbuh agresif, meskipun Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink secara akumulatif masih mendominasi portofolio perseroan.

Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi menjelaskan bahwa produk tradisional mencatatkan lonjakan pertumbuhan sebesar 16% secara tahunan (year-on-year/yoy). Di sisi lain, kinerja pemasaran produk berbasis investasi atau PAYDI cenderung bergerak moderat.

BERITA TERKAIT

Prudential Dukung Aturan Baru OJK: Masa Tunggu Penyakit Kronis Dipangkas Jadi 6 Bulan

Targetkan 41 Juta Generasi Sandwich, Prudential Indonesia Luncurkan Asuransi PRUMapan

AAJI Dorong Literasi Keuangan Milenial Lewat SmartFin Day 2025

Prudential Indonesia Raih ISO 37001:2016, Tegaskan Tata Kelola Perusahaan & Anti Suap

“Untuk produk tradisional ada peningkatan 16% secara tahunan. Kalau produk unitlink, saya rasa stabil,” ujar Adit dalam konferensi pers Prudential Indonesia di Jakarta, dikutip Kamis (4/6/2026).

Pergeseran Komposisi Portofolio Premi

Berdasarkan struktur penerimaan premi per 2025, produk PAYDI masih mempertahankan posisi sebagai kontributor utama dengan porsi 72% terhadap total pendapatan premi perusahaan. Sementara itu, porsi produk tradisional kini merangkak naik ke level 28%.

Jika disandingkan dengan tahun fiskal 2024, peta jalan portofolio produk Prudential mengalami pergeseran (shifting) yang cukup menarik. Kontribusi produk tradisional terkerek naik dari semula 25% menjadi 28% pada 2025, yang secara otomatis mengikis dominasi PAYDI dari level 75% ke posisi 72%.

Adit memaparkan, perubahan komposisi ini didorong oleh perubahan preferensi risiko nasabah serta strategi internal perusahaan yang gencar merilis varian produk tradisional baru. Langkah ini mencakup penguatan penetrasi pada produk perlindungan murni (pure protection) maupun produk asuransi berbasis tabungan (endowment).

Menatap prospek bisnis tahun berjalan, manajemen meyakini kedua instrumen proteksi tersebut memiliki ruang pertumbuhan yang seimbang karena menyasar segmentasi pasar dan profil risiko investor yang berbeda.

Aset Tumbuh 11%, Rasio RBC Kokoh 466%

Dari sisi indikator kesehatan keuangan dan pemenuhan regulasi prudensial, Prudential Indonesia mengantongi tingkat solvabilitas atau Risk-Based Capital (RBC) yang sangat tebal di level 466% pada akhir 2025. Rasio kecukupan modal tersebut bertengger jauh di atas ambang batas minimal yang dipatok Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.

Indikator kekuatan modal ini diikuti oleh ekspansi neraca perusahaan. Total aset Prudential Indonesia melesat 11% yoy menjadi Rp64,3 triliun dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp58 triliun. Dari total tersebut, pos aset investasi—termasuk di dalamnya aset kelolaan milik nasabah PAYDI—mencapai Rp54,5 triliun atau tumbuh 6% yoy.

Guna memperluas penetrasi pasar asuransi jiwa nasional yang secara makro tingkat densitasnya masih rendah, Prudential berkomitmen memperkuat jalur keagenan (agency channel) sebagai tulang punggung distribusi utama. Di samping itu, perusahaan bersiap mengeksekusi strategi ekspansi geografis secara masif ke kota-kota lapis kedua (second-tier cities) guna menjaring basis nasabah baru. ***

Tags: Kinerja Keuangan PrudentialPendapatan Asuransi TradisionalPremi Prudential IndonesiaProduk PAYDI UnitlinkPrudential IndonesiaRasio RBC PrudentialStrategi Ekspansi Agen AsuransiTotal Aset Investasi
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

Selanjutnya

Sokong Regenerasi Bulu Tangkis, BNI Gandeng PBSI Bidik Pasar Melalui Indonesia Open 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

Izin Usaha Dicabut OJK, Asuransi Sonwelis Takaful Alihkan Portofolio Nasabah

oleh Stella Gracia
11 Juni 2026 - 10:39

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi umum yang bergerak di lini prinsip syariah,...

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 09:39

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja keuangan industri asuransi jiwa nasional menunjukkan resiliensi yang kokoh pada kuartal...

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 14:38

Stabilitas dan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengakselerasi program reformasi total pada sektor industri asuransi dan reasuransi nasional. Langkah...

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

oleh Stella Gracia
2 Juni 2026 - 10:54

Stabilitas.id – Perusahaan reasuransi nasional, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), mengingatkan pentingnya ketepatan teknis dalam penetapan nilai pertanggungan (sum insured)...

Transformasi Industri Asuransi Belum Komprehensif, OJK akan Perketat Ketentuan Modal Minimum

Data OJK Maret 2026: Kanal Bancassurance Kuasai 40,4 Persen Premi Asuransi Jiwa

oleh Sandy Romualdus
29 Mei 2026 - 15:59

Stabilitas.id — Kanal distribusi kerja sama perbankan atau bancassurance kukuh mempertahankan posisinya sebagai mesin pertumbuhan utama dalam struktur pendapatan premi...

Asuransi Parametrik Relevan, Unitlink Perlu Transparansi di Tengah Konflik Global

Kabar Baik Asuransi Jiwa: Klaim Unitlink Turun 7,99% Per Maret 2026 Menyentuh Rp13,3 Triliun

oleh Sandy Romualdus
22 Mei 2026 - 09:34

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren perlambatan pertumbuhan pada kinerja pendapatan premi produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026

Dukung GENCARKAN OJK, CIMB Niaga Pacu Literasi Keuangan Lewat ‘Tour de Bank’

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect

Refocusing Anggaran Rp268 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Sokong PBSI, BNI Antar Dua Tunggal Putra Muda Tembus Semifinal Australian Open 2026

Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Bidik Jutaan Anggota dan Amal Usaha

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Atasi Asimetri Data, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Peternak Sapi Perah

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Sokong Regenerasi Bulu Tangkis, BNI Gandeng PBSI Bidik Pasar Melalui Indonesia Open 2026

Sokong Regenerasi Bulu Tangkis, BNI Gandeng PBSI Bidik Pasar Melalui Indonesia Open 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance