• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

PMI Manufaktur Indonesia April 2026 Terperosok ke Zona Kontraksi, Terendah dalam 9 Bulan

by Stella Gracia
4 Mei 2026 - 10:54
84
VIEWS
Manufaktur Kembali Tersungkur
0
SHARES
84
VIEWS

Stabilitas.id – Sektor manufaktur Indonesia resmi memasuki zona kontraksi pada April 2026 akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok global dan memicu inflasi biaya bahan baku.

Data S&P Global mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada April 2026 berada di level 49,1. Angka ini turun dibandingkan posisi Maret sebesar 50,1, sekaligus menjadi kali pertama sektor industri nasional mencatatkan penurunan kondisi operasional dalam sembilan bulan terakhir.

  • Baca juga: Empat Tahun Beruntun: BRI Jadi Satu-Satunya Bank RI di S&P Sustainability Yearbook 2026

Ekonom S&P Global Market Intelligence Usamah Bhatti menjelaskan bahwa tekanan inflasi yang intensif menjadi faktor utama melemahnya aktivitas produksi. Volume output mengalami penurunan terdalam dalam hampir setahun terakhir.

BERITA TERKAIT

Empat Tahun Beruntun: BRI Jadi Satu-Satunya Bank RI di S&P Sustainability Yearbook 2026

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

“Sektor manufaktur mulai merasakan tekanan inflasi yang semakin intensif di tengah perang Timur Tengah. Perusahaan mencatat kontraksi solid pada output akibat kenaikan harga bahan baku dan kekurangan pasokan produksi,” ujar Usamah dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Rekor Inflasi Biaya Input

Tekanan dari sisi biaya menjadi tantangan paling berat sepanjang April. Inflasi biaya input melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Kondisi ini memaksa produsen meneruskan beban biaya kepada konsumen melalui kenaikan harga jual.

Laju kenaikan harga jual pada April 2026 tercatat sebagai yang paling tajam sejak Oktober 2013, atau dalam 12,5 tahun terakhir. Kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan stok dan penundaan pengiriman dari pemasok yang telah berlangsung selama tujuh bulan berturut-turut.

  • Baca juga: Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Sementara itu, meskipun permintaan baru domestik mencatatkan kenaikan tipis, pesanan dari pasar ekspor justru dilaporkan mengalami penurunan akibat melemahnya daya beli global.

Efisiensi Tenaga Kerja dan Stok

Merespons penurunan kebutuhan produksi, para pelaku industri mulai melakukan penyesuaian operasional secara moderat. S&P Global mencatat adanya pengurangan tenaga kerja dengan laju pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir.

Selain itu, pembelian bahan baku mulai dikurangi dan produsen lebih memilih mengoptimalkan stok yang ada. Di sisi lain, persediaan barang jadi justru meningkat karena tertahannya penjualan di tingkat konsumen.

Meski dibayangi ketidakpastian, pelaku industri masih berharap ada perbaikan dalam 12 bulan ke depan seiring rencana peluncuran produk baru. Namun, tingkat kepercayaan bisnis saat ini merosot ke level terendah dalam lima bulan terakhir.

“Optimisme menurun di tengah ketidakpastian tentang lamanya perang,” pungkas Usamah. ***

  • Baca juga: Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Indikator PMI Manufaktur Indonesia April 2026:

Indikator Posisi / Capaian Keterangan
PMI Manufaktur 49,1 Zona Kontraksi (<50,0)
Harga Jual Level Tertinggi Sejak Oktober 2013
Biaya Input Level Tertinggi Dalam 4 Tahun Terakhir
Tenaga Kerja Kontraksi Moderat PHK Tertinggi dalam 10 Bulan
Output Produksi Menurun Laju Tercepat dalam 1 Tahun

Tags: ekonomi Indonesia 2026Inflasi Bahan Bakukonflik Timur TengahManufaktur KontraksiPHK ManufakturPMI Manufaktur IndonesiaRantai Pasok GlobalS&P GlobalUsamah Bhatti
 
 
 
 
 
Previous Post

Laba Usaha Bakrie & Brothers (BNBR) Melejit 240%, Tapi Laba Bersih Anjlok Tertekan Bunga

Next Post

Kuartal I/2026: Laba BTPN Syariah (BTPS) Tembus Rp319 Miliar, Rasio RoA Capai 7,1 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kuartal I/2026: Laba BTPN Syariah (BTPS) Tembus Rp319 Miliar, Rasio RoA Capai 7,1 Persen

Kuartal I/2026: Laba BTPN Syariah (BTPS) Tembus Rp319 Miliar, Rasio RoA Capai 7,1 Persen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance