• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Presiden Sebut Kinerja Ekonomi Indonesia Relatif Masih Baik

oleh Stella Gracia
7 Mei 2020 - 12:03
4
Dilihat
Presiden Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Redam Dampak Ekonomi dari Pandemi Covid-19
0
Bagikan
4
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas — Badan Pusat Statistik merilis data terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I tahun 2020 yang tumbuh 2,97 persen year on year (yoy). Angka tersebut turun dengan delta 2 persen, lebih lambat dibandingkan angka pertumbuhan di kuartal 4 tahun 2019 yang tumbuh 4,97 persen.

“Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen, tapi kalau dibandingkan negara lain yang telah merilis angka pertumbuhannya, kinerja ekonomi negara kita relatif masih baik,” kata Presiden saat memimpin sidang kabinet paripurna membahas Pagu Indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan secara telekonferensi di Istana Merdeka, Jakarta.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Presiden mengatakan, sebagian besar negara mengalami kontraksi, tumbuh negatif. Tiongkok misalnya, turun dari +6 persen (yoy) menjadi minus 6,8 persen (yoy), atau delta 12,8 persen.

BERITA TERKAIT

Kemnaker Salurkan Rp32,2 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumut-Aceh

Penantian 22 Tahun Berakhir, UU PPRT Resmi Disahkan Bertepatan Hari Kartini

Wanti-wanti OJK ke Mahasiswa: Waspada Risiko di Balik Kemudahan Pembiayaan Digital

Reformasi Pasar Modal: OJK Siap Hadapi Asesmen MSCI Juni 2026

“Disusul, Perancis dengan delta 6,25 persen, Hongkong dengan delta 5,90 persen, Spanyol dengan delta 5,88 persen dan Italia dengan delta 4,95 persen,” imbuhnya.

Kepala Negara memandang bahwa pandemi Covid-19 telah memukul perekonomian Indonesia pada dua sisi sekaligus, yaitu sisi permintaan (demands) dan sisi penawaran (supply). Dari sisi penawaran, Indeks Manufaktur Indonesia (PMI) pada April 2020 mengalami kontraksi terdalam bila dibandingkan negara lainnya di ASEAN, yakni di level 27,50. Angka itu lebih rendah dibandingkan Korea (41,60), Malaysia (31,30), Vietnam (32,70) dan Filipina (31,60).

“Untuk itu, saya minta menteri-menteri di bidang ekonomi memperhatikan angka-angka yang tadi saya sampaikan secara detail. Mana saja sektor, subsektor yang mengalami kontraksi paling dalam, dilihat secara detail dan dicarikan stimulusnya sehingga program stimulus ekonomi betul-betul harus kita buat dan harus tepat sasaran dan bisa mulai merancang skenario recovery (pemulihan) di setiap sektor atau subsektor,” jelasnya.

Menurut Presiden, beberapa subsektor yang berkontribusi negatif terhadap pertumbuhan kuartal I tahun 2020 yaitu antara lain tanaman pangan (minus 0,31). “Sekali lagi, hati-hati dengan angka-angka ini. Tadi pangan minus (-) 0,31. Sekali lagi, beberapa kali sudah saya sampaikan, FAO (Food and Agriculture Organization) memperingatkan terjadinya krisis pangan. Artinya apa? Sektor pertanian harus digenjot agar berproduksi tetapi sekali lagi, juga dengan protokol kesehatan yang baik,” ungkapnya.

Sektor lain yang juga berkontribusi negatif yaitu angkutan udara (minus 0,08), pertambangan minyak, gas dan panas bumi (minus 0,08), industri barang logam, komputer (minus 0,07), penyediaan akomodasi (minus 0,03), serta industri mesin dan perlengkapan (minus 0,03).

Sementara itu, dari sisi permintaan angka inflasi pada April 2020 tercatat hanya 0,08 persen (mtm), sangat rendah bila dibandingkan periode bulan Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya. Dari sisi pengeluaran, kata Presiden, konsumsi rumah tangga (2,84 persen) dan pengeluaran pemerintah (3,74 persen) menjadi lokomotif pertumbuhan.

“Namun tolong dilihat konsumsi LNPRT (Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga) yang mengalami kontraksi, minus 4,91 persen. Karena itu, penyaluran bansos dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun dari Dana Desa dan juga program Padat Karya Tunai dalam minggu-minggu ini harus sudah jalan di lapangan,” tandasnya.

 
 
 
 
Sebelumnya

Gubernur BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Selanjutnya

Jurus Kemenperin Pulihkan Sektor Industri Terdampak Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kemnaker Salurkan Rp32,2 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumut-Aceh

Kemnaker Salurkan Rp32,2 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumut-Aceh

oleh Stella Gracia
22 April 2026 - 08:39

Stabilitas.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan bertajuk "Kemnaker Peduli" dengan total nilai mencapai Rp32,25 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk...

Penantian 22 Tahun Berakhir, UU PPRT Resmi Disahkan Bertepatan Hari Kartini

Penantian 22 Tahun Berakhir, UU PPRT Resmi Disahkan Bertepatan Hari Kartini

oleh Stella Gracia
22 April 2026 - 08:28

Stabilitas.id – Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang. Pengesahan ini...

SIG Perluas Kolaborasi Global, Garap Potensi 89% Pasar Material Konstruksi

SIG Perluas Kolaborasi Global, Garap Potensi 89% Pasar Material Konstruksi

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 19:00

Stabilitas.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadikan ajang INTERCEM Asia 2026 sebagai momentum strategis untuk memperluas kolaborasi global...

Uang Beredar Tetap Tumbuh pada Maret 2025

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Terlemah Forbes, Ekonom: Penilaian Nominal Menyesatkan

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 12:58

Stabilitas.id – Forbes baru saja merilis daftar 10 mata uang terlemah di dunia per 7 April 2026. Dalam laporan tersebut,...

Forecrete, Inovasi Beton Merah Putih untuk Konstruksi Perkotaan Berkelanjutan

Cemindo Gemilang (CMNT) Kantongi Rating idA dari Pefindo, Ini Analisisnya

oleh Sandy Romualdus
21 April 2026 - 12:56

Stabilitas.id – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA dengan prospek stabil untuk PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT). Peringkat...

Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Survei BI: Tekanan Harga Jual Dunia Usaha Meningkat di Kuartal I/2026

oleh Sandy Romualdus
21 April 2026 - 12:50

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mencatat adanya peningkatan tekanan harga jual di tingkat dunia usaha pada triwulan I/2026. Berdasarkan Survei...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Investasi Emas Menggeliat, Penjualan Galeri 24 Tembus 6,5 Ton

    Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BBRI Targetkan Dividen Rp52 Triliun, Fokus Jaga CAR di Level 20 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Minta BNI Tuntaskan Kasus Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BRI 2026: Setujui Dividen Rp52,1 Triliun, Setara 92 Persen dari Laba Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Dibuka Rebound Pasca-Lebaran, Intip Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kemnaker Salurkan Rp32,2 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumut-Aceh

Penantian 22 Tahun Berakhir, UU PPRT Resmi Disahkan Bertepatan Hari Kartini

Wanti-wanti OJK ke Mahasiswa: Waspada Risiko di Balik Kemudahan Pembiayaan Digital

Reformasi Pasar Modal: OJK Siap Hadapi Asesmen MSCI Juni 2026

Peringati Hari Kartini, BRI Perkuat Inklusivitas dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

SIG Perluas Kolaborasi Global, Garap Potensi 89% Pasar Material Konstruksi

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Cetak Kartini Modern: Jajaran Manajemen BRI Raih Predikat 500 Most Outstanding Women 2026

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Mendag Siap Beberkan Strategi RI Masuki Industri 4.0

Jurus Kemenperin Pulihkan Sektor Industri Terdampak Covid-19

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance