Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kembali mengukuhkan dominasinya di panggung internasional dengan terpilih sebagai merek paling bernilai di Indonesia dalam daftar “Global 500 2026” versi Brand Finance. Konsultan valuasi merek terkemuka asal London tersebut menempatkan BRI di peringkat ke-369 dunia.
Keberhasilan ini menyejajarkan BRI dengan raksasa teknologi global seperti Apple, Microsoft, dan Google. Di kawasan Asia Tenggara, BRI merupakan satu dari 11 merek yang berhasil menembus daftar prestisius tersebut, bersanding dengan bank-bank besar lainnya seperti DBS, OCBC, dan Maybank.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa pengakuan ini merupakan hasil dari percepatan transformasi BRIVolution Reignite, termasuk melalui strategi corporate rebranding yang diluncurkan pada Desember 2025. “Identitas baru ini diharapkan dapat memperkuat daya saing sekaligus menjaga kedekatan BRI dengan masyarakat lintas generasi,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).
BERITA TERKAIT
Rebranding: Satu Bank untuk Semua
Transformasi identitas visual yang mengusung semangat “Satu Bank untuk Semua” menjadi katalisator penguatan merek perseroan. Dalam identitas barunya, BRI tetap menonjolkan aspek “Bank Rakyat” sebagai penegasan akar historisnya pada segmen UMKM, sembari beradaptasi dengan layanan yang lebih inklusif dan digital-friendly.
Managing Director Asia Pacific Brand Finance, Alex Haigh, mencatat bahwa dominasi sektor perbankan di ASEAN tetap kuat dalam peringkat tahun ini. Menurutnya, keberhasilan BRI mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menggabungkan kekuatan historis yang solid dengan strategi pertumbuhan yang adaptif terhadap pasar global.
Metodologi Kekuatan Merek
Penilaian Brand Finance dilakukan berdasarkan standar ISO 20671 yang mencakup tiga pilar utama:
-
Marketing Investment: Investasi pemasaran yang dilakukan perusahaan.
-
Stakeholder Equity: Ekuitas dan kepercayaan dari para pemangku kepentingan.
-
Business Performance: Dampak kekuatan merek terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan.
Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi investor terhadap fundamental merek BRI di kuartal II/2026. Dengan skor Brand Strength Index (BSI) yang kuat, BRI optimistis dapat terus meningkatkan nilai tambah bagi nasabah setianya sekaligus mendukung akselerasi inklusi keuangan nasional secara berkelanjutan. ***
















