• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home UKM

Rekomendasi Jajanan Pasar Khas Jakarta untuk Delegasi KTT ASEAN 2023

Kuliner khas Betawi dengan berbagai jenis penganan menggoda selera mulai dari makanan pembuka hingga makanan penutup termasuk jajanan pasar.

by Sandy Romualdus
6 September 2023 - 10:26
9
VIEWS
Rekomendasi Jajanan Pasar Khas Jakarta untuk Delegasi KTT ASEAN 2023
0
SHARES
9
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – DKI Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang berlangsung pada 5–7 September 2023, memiliki sederet destinasi wisata yang dapat dikunjungi. Bukan itu saja, produk ekonomi kreatif seperti jajanan pasar khas Jakarta juga banyak tersedia dan direkomendasikan patut dijajal oleh para delegasi.

Memanfaatkan momentum itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan rekomendasi sejumlah jajanan pasar yang bisa dicicipi oleh para delegasi di sela-sela atau selama menghadiri KTT ASEAN di Jakarta.

  • Baca juga: LPS Gelar Bloomberg CEO Forum 2023

Kuliner khas Betawi dengan berbagai jenis penganan menggoda selera mulai dari makanan pembuka hingga makanan penutup termasuk jajanan pasar. Disebut jajanan pasar karena biasanya camilan tradisional Betawi ini mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional di Jakarta.

BERITA TERKAIT

LPS Gelar Bloomberg CEO Forum 2023

Presiden Sebut KTT ASEAN jadi Momentum Meningkatkan Perdagangan, BNI Siap Jalin Kerja Sama

KTT ke-43 ASEAN Resmi Dibuka

Tren Kunjungan Wisatawan ke NTT Berkurang Drastis di Masa Pandemi

Seiring berkembangnya waktu, jajanan pasar naik kelas merambah mal-mal atau pusat perbelanjaan modern.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/9/2023) mengatakan kuliner Betawi memiliki cita rasa otentik dan unik yang diturunkan dari generasi ke generasi.

“Saya berharap di sela-sela rangkaian agenda pertemuan, para delegasi KTT ASEAN menyempatkan diri untuk mencicipi kuliner khas Betawi agar kunjungan kerja ke Indonesia khususnya Jakarta lebih berkesan,” kata Sandiaga.

Berikut jajanan pasar khas Jakarta yang wajib dicicipi para delegasi KTT ASEAN 2023:

Kerak Telor

Siapa yang tak kenal kuliner satu ini? Siapapun yang berkunjung ke Jakarta pasti mudah sekali menemukan jajanan khas Betawi legendaris yang bercita rasa gurih, tekstur dalamnya lembut dan luarnya garing ini. Sangat cocok untuk dijadikan sebagai selingan sambil menyeruput kopi atau teh hangat di sore hari.

Kenikmatan ini berasal dari bahan-bahan yang digunakan. Di mana telur bebek dicampurkan dengan beras ketan putih, bawang goreng, dan ebi yang sudah disangrai. Lalu ditambahkan bumbu yang telah dihaluskan berupa cabai merah, kencur, jahe, serundeng, merica, garam, dan gula.

Cara memasaknya pun unik yakni ketika adonan kerak telor sudah setengah matang, wajan yang digunakan kemudian diarahkan ke arang. Posisi ini akan dibiarkan hingga kerak telor benar-benar matang.

Selendang Mayang

Selendang mayang merupakan salah satu jajanan khas Betawi yang sangat populer. Berbahan dasar tepung beras yang ditambahin pewarna makanan warna-warni (biasanya hijau, merah, dan putih) dipadukan dengan sirup, santan, dan es. Hidangan ini memiliki cita rasa manis, gurih, dingin, dan segar. Tak ayal menjadikan selendang mayang sebagai hidangan penutup yang sempurna.

  • Baca juga: Presiden Sebut KTT ASEAN jadi Momentum Meningkatkan Perdagangan, BNI Siap Jalin Kerja Sama

Bir Pletok

Bir pletok telah melekat dan menjadi salah satu ikon kebudayaan tradisional Betawi selain ondel-ondel. Meskipun disematkan kata “bir” dalam minuman ini, tapi sama sekali tidak mengandung alkohol. Justru bir pletok menjadi minuman yang mampu menghangatkan dan menyegarkan tubuh karena terbuat dari godokan rempah-rempah pilihan.

Mulai dari kayu secang, kayu manis, jahe, sereh, jahe merah, kunyit, lada hitam, daun pandan, biji pala, daun jeruk, kembang lawang, kapulaga, serta cengkeh. Kemudian ditambahkan gula dan garam agar rasanya lebih nikmat.

Kue Cincin

Sesuai dengan namanya, kue ini berbentuk seperti cincin yang berwarna kecokelatan karena berasal dari gula merah. Masyarakat Betawi biasanya menghadirkan kue cincin pada acara-acara khusus seperti pernikahan dan sunatan. Selain gula merah, bahan yang digunakan ialah tepung beras dan kelapa sangrai.

Kembang Goyang

Tidak hanya kue cincin, kembang goyang pun kerap kali ditemui ketika hajatan masyarakat Betawi. Nama “kembang goyang” diambil dari bentuknya yang memang menyerupai sebuah kembang dan teknik pembuatannya pun digoyang-goyangkan hingga adonan terlepas dari cetakan.

Berbahan dasar sederhana hanya dengan tepung beras yang diberi garam dan gula kemudian digoreng hingga kering dan dipercantik dengan taburan wijen. Dapat menghasilkan cita rasa yang gurih dan manis.

Talam Pandan

Talam pandan merupakan kue khas tradisional Betawi yang sudah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Rasanya yang lezat dan tampilannya yang cantik membuatnya menjadi kesukaan banyak orang.

Kue ini memiliki ciri khas pada bentuknya yang mirip dengan bunga teratai dengan dua lapisan berbeda. Lapisan bawahnya biasanya terbuat dari adonan beras ketan yang putih dan kenyal. Sementara lapisan atasnya terbuat dari adonan berwarna hijau dari tepung beras, gula, santan, dan daun pandan.

Untuk mempercantik tampilan, sering kali kue talam diberi hiasan seperti potongan daun pandan, kelapa parut atau wijen di atasnya.

  • Baca juga: KTT ke-43 ASEAN Resmi Dibuka

Putu Mayang

Putu mayang adalah camilan tradisional Betawi yang terbuat dari tepung beras dan santan kelapa. Rupanya seperti mi yang dibentuk bulat. Biasanya putu mayang dihidangkan dengan gula merah cair yang kental sehingga memberikan rasa manis khas yang sangat gurih. ***

Tags: KTT ASEAN 2023kuliner indonesiakuliner jakarta
 
 
 
 
 
Previous Post

Presiden Sebut KTT ASEAN jadi Momentum Meningkatkan Perdagangan, BNI Siap Jalin Kerja Sama

Next Post

Indonesia Post Event Trip Delegasi KTT ke-43 ASEAN ke Belitung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 08:08

Total penyaluran kredit UMKM sukses menembus Rp1.949 triliun. OJK merilis laporan semesteran guna memperkuat landasan kebijakan ekonomi berbasis data. Stabilitas.id...

Hari Batik Nasional 2026, BNI Kerek Daya Saing UMKM Kriya Menuju Kancah Global

Hari Batik Nasional 2026, BNI Kerek Daya Saing UMKM Kriya Menuju Kancah Global

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 10:43

Memperingati Hari Batik Nasional, BNI memperkuat pemberdayaan ekonomi UMKM dan perajin lokal guna mendongkrak daya saing produk kriya di pasar...

Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

by Stella Gracia
15 September 2026 - 12:12

Menelusuri perjalanan Mur Dwi Astuti, petani perempuan asal Merauke yang sukses berekspansi hingga tiga hektare lahan berkat evolusi pembiayaan dari...

Dari Lapak Pasar ke Skala Menengah, Bank Jakarta Tumbuh Bersama Ekonomi Rakyat

Dari Lapak Pasar ke Skala Menengah, Bank Jakarta Tumbuh Bersama Ekonomi Rakyat

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 16:08

Bank Jakarta gelar akad kredit massal untuk 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati. Lewat 243 Sentra Mikro, akses pembiayaan kini...

Perkuat Ekonomi hingga Literasi Warga Surabaya, Patra Logistik Gandeng Unair

Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli, Setia Pearl Bawa Mutiara Lombok Tembus Pasar Global

by Stella Gracia
31 Agustus 2026 - 11:21

Usaha mutiara asal Mataram, Setia Pearl, sukses memperluas pasar ekspor hingga Turki dan Nigeria usai mengikuti Pelatihan Ekspor BRI Peduli....

Berpredikat idAAA Pefindo, Inisiatif Obligasi Sosial BRI Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja Baru

Perkuat Ekosistem Koperasi dan UMKM, Portofolio Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.235 Triliun

by Stella Gracia
27 Agustus 2026 - 14:48

Direktur Utama BRI Hery Gunardi meraih penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka atas komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung program Koperasi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Tahan Gejolak Global: Cadangan Devisa Indonesia Stabil di Angka US$146 Miliar

Perkuat Sistem Pembayaran Kawasan: SEACEN Rumuskan Tiga Prioritas Bank Sentral di Era AI

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

Gandeng Pelita Jaya Basket: Bank Jakarta Padukan Edukasi Finansial dan Olahraga di SMAK 1 Penabur

Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Garap Ekonomi Sepak Bola: Bank BSN Gandeng Persikad dan Persiraja Perkuat Ekosistem Syariah

Bidik Target Gamers Muda, BRI Rilis Kartu Debit Junio Edisi Khusus Mobile Legends

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Indonesia Post Event Trip Delegasi KTT ke-43 ASEAN ke Belitung

Indonesia Post Event Trip Delegasi KTT ke-43 ASEAN ke Belitung

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance