Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengumumkan penunjukkan Dato’ Sri Nazir Razak sebagai Presiden Komisaris yang baru dalam jajaran Dewan Komisaris CIMB Niaga, menggantikan Dato’ Mohd Shukri Hussin yang telah memasuki masa pensiun, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) CIMB Niaga yang diselenggarakan hari ini.
Masa jabatan Dato’ Sri Nazir sebagai Presiden Komisaris CIMB Niaga, akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam surat persetujuan Bank Indonesia (“BI”), sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan CIMB Niaga untuk tahun buku 2012 yang akan diselenggarakan pada tahun 2013.
Selain menerima baik pengunduran diri Dato’ Mohd Shukri dan menyetujui pengangkatan Dato’ Sri Nazir, RUPSLB juga menyetujui perubahan jabatan untuk beberapa posisi: Roy Edu Tirtadji – dari semula Wakil Presiden Komisaris (merangkap Komisaris Independen) menjadi Komisaris (merangkap Komisaris Independen); dan Glenn Muhammad Surya Yusuf, dari semula Komisaris menjadi Wakil Presiden Komisaris CIMB Niaga (yang akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam surat persetujuan BI).
BERITA TERKAIT
Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Niaga mengungkapkan, perubahan jajaran kepemimpinan di Dewan Komisaris CIMB Niaga merupakan siklus rutin Perseroan. Hal ini dikarenakan Dato’ Mohd. Shukri yang telah memasuki masa pensiun di CIMB Group.
"Dato’ Sri Nazir, yang kemampuan dan pengalamannya sudah teruji memimpin CIMB Group yang telah berhasil berkiprah di kawasan regional, bersama Glenn, yang berpengalaman cukup lama di industri keuangan nasional, dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perkembangan bisnis CIMB Niaga," kata Arwin.
“Kami berkeyakinan, jalinan kerjasama diantara jajaran Direksi dan Dewan Komisaris, dan juga posisi CIMB Niaga sebagai bagian dari jaringan universal banking terkemuka di Asia Tenggara, akan semakin meningkatkan kinerja CIMB Niaga,” tambah Arwin.

















