Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga, Tbk menyetujui dan menerima baik pengunduran diri Ferdy Sutrisno dan Paul Setiawan Hasjim dari jabatannya masing-masing selaku Direktur CIMB Niaga, dan menyetujui pengangkatan Harjanto Tanuwidjaja sebagai Direktur CIMB Niaga dengan masa jabatan yang akan berlaku efektif dengan memperhatikan persetujuan dari Bank Indonesia, sampai dengan penutupan RUPS Tahunan CIMB Niaga tahun buku 2012 yang akan diselenggarakan pada tahun 2013.
Dengan demikian, susunan selengkapnya anggota Direksi CIMB Niaga sampai dengan penutupan RUPS Tahunan CIMB Niaga tahun buku 2012 yang akan diselenggarakan pada tahun 2013 adalah sebagai berikut: Presiden Direktur Arwin Rasyid, Wakil Presiden Direktur Daniel James Rompas dan Catherinawati Hadiman, sementara jajaran direksi lainnya antara lain Wan Razly Abdullah, Handoyo Soebali, Lydia Wulan Tumbelaka, M. Fadzil Sulaiman, Rita Mas’Oen, Samir Gupta, Megawati Sutanto, dan Harjanto Tanuwidjaja.
Arwin mengatakan, mewakili Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan CIMB Niaga, mengucapkan penghargaan kepada Bapak Ferdy Sutrisno dan Bapak Paul Setiawan Hasjim atas dedikasi dan pengabdiannya yang turut andil menjadikan CIMB Niaga hingga menjadi seperti sekarang ini – Bank terbesar kelima di Tanah Air. “Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Harjanto Tanuwidjaja. Dengan pengalaman dan kemampuannya, diharapkan dapat memberikan kontribusi berarti bagi perkembangan CIMB Niaga kedepan”, ujar Arwin.
BERITA TERKAIT
Sebagai salah satu upaya ke depan, menurut Arwin, CIMB Niaga mendorong masyarakat Indonesia untuk ambil bagian dalam pertumbuhan pesat dan keunggulan dari Kawasan ASEAN melalui berbagai produk, layanan keuangan, dan fasilitas perbankan yang terpadu dan canggih. Dengan kinerja yang senantiasa meningkat dan disertai komitmen untuk membangun lifetime relationship dengan nasabah, CIMB Niaga siap untuk menjadi bagian dari universal bank terdepan di Asia Tenggara dengan menyediakan solusi keuangan yang tepat dan lengkap.
Dalam RUPST juga menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan temasuk Laporan Pengawasan Dewan Komisaris CIMB Niaga tahun buku 2011. Beberapa kinerja utama yang berhasil dicapai adalah meningkatnya laba bersih CIMB Niaga sebesar 25 persen menjadi Rp3,17 triliun, dari Rp2,55 triliun di tahun 2010. Total dana pihak ketiga (DPK) meningkat 12 persen menjadi Rp131,81 triliun. Peningkatan DPK ini juga diikuti dengan peningkatan dana murah (giro dan tabungan) sebesar 14 persen menjadi Rp58,42 triliun. Selain itu, CIMB Niaga juga terus meningkatkan fungsi intermediasinya dengan meningkatnya penyaluran kredit menjadi Rp125,70 triliun, atau naik 20 persen.

















