• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Industri

Saat Pasar Tertekan, Indocement Catat Laba Rp1,06 Triliun di Triwulan III/2025

oleh Sandy Romualdus
5 November 2025 - 17:59
9
Dilihat
Saat Pasar Tertekan, Indocement Catat Laba Rp1,06 Triliun di Triwulan III/2025
0
Bagikan
9
Dilihat

Stabilitas.id – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berhasil menjaga kinerja solid di tengah tekanan pasar semen domestik yang melemah. Hingga akhir September 2025, produsen Semen Tiga Roda itu membukukan laba bersih Rp1,06 triliun, naik tipis 0,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,05 triliun.

 

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Selasa (4/11/2025), pendapatan neto Indocement tercatat Rp12,92 triliun, turun 3,0% year-on-year (yoy) dari Rp13,32 triliun. Penurunan ini sejalan dengan total volume penjualan semen dan klinker sebesar 14,44 juta ton, terkoreksi 2,0% yoy.

BERITA TERKAIT

Summarecon Cetak Pendapatan Rp10,6 Triliun dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rayakan Hari Bangunan Indonesia 2025, Indocement Dorong Hunian Layak dan Energi Alternatif

Krom Bank Catat Lonjakan Nasabah 230%, Kinerja Keuangan Tumbuh Solid Sepanjang Kuartal III-2025

Fundamental Kuat dan Prospektif, BRI Siapkan Buyback Saham

 

Dari sisi domestik, volume penjualan turun 3,6% menjadi 14,02 juta ton, seiring kontraksi pasar semen nasional sebesar 3,1% sepanjang sembilan bulan 2025. Meski begitu, penjualan ekspor melonjak 124,2% menjadi 423 ribu ton dan menopang stabilitas pendapatan. Hingga September 2025, pangsa pasar Indocement mencapai 29,3%.

“Penurunan pasar semen domestik terutama dipicu kontraksi semen curah hingga 9,8%, sementara semen kantong relatif stabil dengan penurunan hanya 0,1%,” tulis manajemen dalam siaran pers.

Indocement berhasil menjaga margin keuntungan lewat pengendalian biaya. Beban pokok pendapatan turun 4,0% menjadi Rp8,87 triliun, membuat laba bruto tetap terjaga di Rp4,04 triliun dengan margin 31,3%, naik dari 30,7% pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, EBITDA tercatat Rp2,46 triliun dengan margin 19,1%. Perseroan juga mencatat posisi kas kuat Rp3,7 triliun hingga akhir September 2025. Total aset mencapai Rp29,89 triliun, sedangkan liabilitas jangka pendek turun 11,2% menjadi Rp6,37 triliun.

Sepanjang kuartal III/2025, Indocement menempuh sejumlah langkah strategis guna memperkuat efisiensi energi dan memperluas jaringan distribusi.

Pemanfaatan biomassa di Pabrik Grobogan meningkat empat kali lipat, dari 10 ton per jam menjadi 40 ton per jam sejak Agustus 2025.

Akuisisi terminal Siawung dari Semen Bosowa dilakukan pada Agustus 2025 untuk memperkuat rantai pasok di kawasan timur Indonesia.

Perpanjangan sewa operasi Pabrik Maros selama dua tahun mulai September 2025, untuk menjaga kapasitas produksi dan efisiensi distribusi di Sulawesi Selatan.

Prospek 2026 Lebih Cerah

Manajemen Indocement memproyeksikan permintaan semen domestik sepanjang 2025 akan turun 2%–3% akibat pemangkasan anggaran infrastruktur dan lemahnya daya beli masyarakat. Namun, pada 2026 permintaan diperkirakan tumbuh sekitar 1%, didorong oleh stimulus fiskal, penurunan suku bunga, perpanjangan insentif PPN properti, dan peningkatan belanja proyek publik.

“Kami tetap optimistis pemulihan volume akan terjadi pada 2026 seiring langkah pemerintah memperkuat pertumbuhan ekonomi,” tulis manajemen.

Hingga akhir September 2025, Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill sewaan dengan kapasitas produksi total 33,5 juta ton per tahun. Perseroan masih berada di bawah kendali Heidelberg Materials AG yang menjadi pemegang saham mayoritas sejak 2001.***

Tags: akuisisi terminal SiawungBioMassaekspor klinkerHeidelberg MaterialsIndocementINTPKinerja KeuanganLaba Bersihpasar semen domestikproyeksi 2026sewa Marosvolume penjualan
 
 
 
 
Sebelumnya

“Jaga Datamu, Lindungi Danamu”: Gerakan Nasional Cegah Penipuan Digital

Selanjutnya

Qlola by BRI Raih Penghargaan dalam Anugerah Inovasi Indonesia 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

SIG Bidik Peluang Bisnis 2026 lewat Infrastruktur Berkelanjutan

SIG Bidik Peluang Bisnis 2026 lewat Infrastruktur Berkelanjutan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 07:41

Stabilitas.id — Di tengah kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang 2025, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)...

HRTA Raih Akreditasi KAN, Tegaskan Komitmen pada Standar Emas Kelas Dunia

HRTA Raih Akreditasi KAN, Tegaskan Komitmen pada Standar Emas Kelas Dunia

oleh Stella Gracia
6 Januari 2026 - 19:41

Stabilitas.id - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), melalui entitas anak perusahaannya PT Emas Murni Abadi (EMA), resmi meraih Akreditasi dari...

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

oleh Stella Gracia
31 Desember 2025 - 11:22

Stabilitas.id - Di tengah masih tingginya angka kanker serviks di Indonesia yang menempati peringkat kedua kanker terbanyak pada perempuan dengan...

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

oleh Sandy Romualdus
30 Desember 2025 - 11:14

Stabilitas.id - Di tengah lanskap industri digital yang bergerak cepat—di mana inovasi bisa usang dalam hitungan bulan dan loyalitas pelanggan semakin...

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

oleh Sandy Romualdus
30 Desember 2025 - 11:00

Stabilitas.id - Di tengah banjir yang datang tak lagi mengenal musim dan suhu udara yang kian terasa menyengat, krisis iklim berhenti...

Gaya Hidup Sehat Gen Z: Kombinasi Cerdas Digital dan Herbal dari Komix Herbal

Gaya Hidup Sehat Gen Z: Kombinasi Cerdas Digital dan Herbal dari Komix Herbal

oleh Stella Gracia
23 Desember 2025 - 06:35

Stabilitas.id — PT Bintang Toedjoe kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui program edukatif Komix Herbal Goes to...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Qlola by BRI Raih Penghargaan dalam Anugerah Inovasi Indonesia 2025

Qlola by BRI Raih Penghargaan dalam Anugerah Inovasi Indonesia 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance