Stabilitas.id — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. mencatatkan lonjakan tajam pada instrumen pembiayaan hunian. Hingga akhir Desember 2025, produk KPR iB Hijrah Baitullah milik pionir bank syariah ini melejit 17 kali lipat secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan nilai pertumbuhan mencapai Rp361 miliar.
Kenaikan signifikan tidak hanya terjadi pada volume pembiayaan, tetapi juga pada jumlah rekening (number of account) yang meroket 23 kali lipat (YoY) menjadi 630 rekening. Tren ini menunjukkan KPR syariah kian menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hunian.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, mengungkapkan bahwa kunci dari lonjakan performa ini adalah relevansi produk dengan kebutuhan spiritual nasabah serta digitalisasi proses pengajuan.
BERITA TERKAIT
“KPR iB Hijrah Baitullah semakin diminati karena kami menawarkan nilai tambah berupa hadiah porsi pendaftaran haji atau paket umrah tanpa diundi. Ini adalah diferensiasi kami yang sangat relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).
KPR iB Hijrah Baitullah menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) yang memungkinkan nasabah memilih skema angsuran ringan dengan tenor panjang hingga 25 tahun. Nasabah diberikan opsi angsuran berjenjang (step-up) maupun tetap (fixed) sepanjang masa pembiayaan.
Ricky menambahkan, produk ini sangat fleksibel karena dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian rumah baru, take over, hingga refinancing. Khusus untuk program take over, Bank Muamalat memberikan insentif berupa bebas biaya appraisal.
Guna menjangkau nasabah dengan mobilitas tinggi, Bank Muamalat menyediakan platform digital melalui situs kprhijrah.id. Melalui situs ini, nasabah mendapatkan pengalaman seamless mulai dari pengajuan awal hingga pemantauan proses secara real-time.
“Digitalisasi memungkinkan kami menjangkau nasabah di wilayah yang bahkan belum memiliki akses ke kantor cabang fisik. Ke depan, kami akan terus menambah porsi produk ini melalui kolaborasi dengan ekosistem developer rekanan,” pungkas Ricky.
Pada tahun 2026, Bank Muamalat optimis pertumbuhan KPR iB Hijrah Baitullah tetap potensial. Strategi inklusi pembiayaan KPR syariah akan terus digencarkan, baik kepada nasabah eksisting maupun pasar yang lebih luas untuk mengejar pertumbuhan berkelanjutan. ***
















