• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Tak Efisien, Kredit Bank Belum Optimal

oleh Sandy Romualdus
21 Januari 2012 - 00:00
10
Dilihat
Tak Efisien, Kredit Bank Belum Optimal
0
Bagikan
10
Dilihat

Jakarta – Kredit perbankan di dalam negeri tidak dominan lagi pasca krisis yang melanda 1998. Kontribusinya terhadap perekonomian pun kian menurun, karena debitor memilih fasilitas pendanaan yang lain.

 “Sebelum krisis mencapai 31,8 persen dari investasi. Setelah krisis kalah dengan pembiayaan luar negeri karena tinggal 15 persen. Itu tandanya ada saingan. Pembiaaan domestik kalah saing dengan pembiayaan dari luar,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah dalam Dialog Perbankan 2012 yang di gerar Lembaga pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), di Jakarta, Kamis 919/1).

Dalam catatan Bank Indonesia, sumber pembiayaan didominasi oleh fasilitas pinjaman luar negeri yang mencapai 17,8 persen, kredit perbankan 16,1 persen, pemerinta 13,2 persen, penerbitan saham 5,8 persen, obligasi 1 persen, dan dana internal 46 persen.

BERITA TERKAIT

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Semenetra dalam sepuluh tahun terakhir, peningkatan terbesar terlihat pada dana internal dan kredit luar negeri, karena pada periode sebelumnya masing-masing hanya 12,4 persen dan 21,3 persen. Rasio kredit terhadap PDB pun merosot menjadi 27,5 persen dari sebelum krisis 1998 mencapai 60,2 persen.

Menurut Halim, pinjaman luar negeri makin tinggi selain memanfaatkan fasilitas dana internal. Hal itu  terlihat dari total pinjaman luar negeri yang mencapai 200 miliar dollar AS rasio pemerintah terhadap swasta mencapai 50:50.

Meskipun kebanyakan pinjaman dari perusahaan induk, tuturnya, kebanyakan pelunasan dalam bentuk kontrak barang. Walaupun ekspor meningkat, dana hasil ekspor tidak masuk ke dalam negeri karena dibarter dengan barang untuk mengangsur pinjaman.

Sementara itu, survei BI menyebutkan faktor penghambat pemanfaatan kredit perbankan karena suku bunga kredit yang terlalu tinggi, yakni mencapai 42,9 persen. Kemudian diikuti biaya administrasi bank 19,6 persen, kebijakan bank membatasi kredit 12,2 persen, tak mempunyai agunan yang cukup 10,6 persen dan sisanya indikator internal debitur yang buruk.“Faktor inefisiensi disinyalir menjadi salah satu penyebab bunga tinggi,” kata Halim.

Halim pun menegaskan bahwa BI akan terus mendorong bank terus melakukan efisiensi. Setelah mengeluarkan kebijakan publikasi bunga dasar dan mencantumkan target efisiensi, lanjutnya, BI akan mengeluarkan ketentuan soal efisiensi, terutama biaya operasional, premi risiko dan margin.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono mengatakan semakin maju negara pembiayaan kredit perbankan akan semakin menurun, karena bisa mendapatkan pendanaan dari fasilitas lain, seperti pasar modal.

Namun, Sigit tak menolak bahwa bank harus melakukan efisiensi untuk bersaing merebut permintaan debitor akan fasilitas pendanaan. “Kalau efisiensi mau diatur silahkan, tapi kami tak mau kalau untung besar dinilai tak efisien,” tegasnya.

Senior Resident Representative IMF Indoensia Milan Zavadjil membenarkan bahwa salah satu cara mendorong penetrasi kredit meningkat dengan mendorong perbankan di Indonesia lebih efisien. “Agar mampu bersaing dengan bank kawasan lainnya,” ujarnya.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

CIMB Niaga Kembangkan Virtual Account dan Edu Payment

Selanjutnya

CIMB Niaga Luncurkan Kartu Debit SpongeBob Squarepants

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 14:50

BNI sabet dua penghargaan dari Alpha Southeast Asia 2026 sebagai Best SME Bank dan Best Trade Finance Bank in Indonesia....

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 13:12

Meta Description: Marak CS palsu dan penipuan galbay, SPinjam imbau pengguna manfaatkan kanal resmi dan tidak bagikan kode OTP atau...

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 12:31

PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi memperkuat kolaborasi memberantas judi online dan scam. Lebih dari 32 ribu rekening diblokir OJK. Stabilitas.id -...

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 12:26

BRI siap menggelar BRI KKB Expo serentak di 131 titik pada 10–14 Agustus 2026. Nikmati bunga mulai 1,8% dan DP...

Perkuat Layanan Korporasi, BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026

Perkuat Layanan Korporasi, BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 08:58

BNI borong enam penghargaan internasional di Digital CX Awards 2026 berkat keandalan platform BNIdirect. Simak capaian kinerja dan strateginya di...

Jalan Pulang Rosyidah: Dari Rantau Malaysia ke Pesisir Indramayu Menembus Pasar Olahan Laut

Jalan Panjang Kursumawati Membuka Akses Bank di Ceruk Pesisir Simalungun

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:13

Kisah Kursumawati, Agen BRILink asal Serbalawan, Simalungun. Sukses kelola 2.000 transaksi/bulan, dorong inklusi keuangan, hingga raih mobil Super Agen BRILink....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Stabilitas Edisi 224 : Alarm Waspada dari Bank Sentral

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

OJK Siapkan Tiga Fokus Strategis Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
CIMB Niaga Luncurkan Kartu Debit SpongeBob Squarepants

CIMB Niaga Luncurkan Kartu Debit SpongeBob Squarepants

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance