Stabilitas.id — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memastikan kesiapan infrastruktur digital melalui super app Livin’ by Mandiri guna melayani lonjakan aktivitas keuangan nasabah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Emiten perbankan pelat merah ini melakukan penguatan kapasitas sistem secara komprehensif, mulai dari stabilitas jaringan hingga pemantauan transaksi secara real-time. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan tetap responsif di tengah tingginya volume pengiriman uang, pembayaran kebutuhan, hingga belanja di berbagai merchant.
Senior Executive Vice President (SEVP) Information Technology Bank Mandiri, Susilo Hardiyantono, menyatakan bahwa fokus utama perseroan adalah memastikan keandalan (reliability) dan skalabilitas sistem agar nasabah mendapatkan pengalaman transaksi yang lancar.
BERITA TERKAIT
“Kami telah menyiapkan kapasitas sistem untuk memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan responsif selama periode Idul Fitri. Berbagai penguatan ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi nasabah dalam mengakses layanan 24 jam,” ujar Susilo dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).
Hingga Februari 2026, Livin’ by Mandiri mencatatkan performa impresif dengan jumlah pengguna mencapai 38,5 juta. Total frekuensi transaksi menembus 784 juta kali dengan nilai transaksi mencapai Rp802 triliun. Data ini mencerminkan skalabilitas kuat fondasi teknologi Bank Mandiri dalam mengelola volume besar secara konsisten.
Untuk mendukung mobilitas mudik, Livin’ by Mandiri menyediakan fitur top-up e-money gratis serta fitur Livin’ Call, yang memungkinkan nasabah terhubung dengan customer service tanpa dikenakan biaya pulsa. Selain itu, fitur Livin’ Sukha terintegrasi untuk pembelian tiket perjalanan dan kebutuhan gaya hidup.
Di sisi lain, untuk memacu transaksi, Bank Mandiri menebar berbagai stimulus berupa promo cashback QRIS hingga Rp100 ribu di berbagai merchant kuliner dan ritel seperti Baskin Robbins, Hero Supermarket, hingga Watsons. Tersedia pula promo cashback tiket mudik dan cicilan 0% hingga 24 bulan untuk pembelian gadget melalui fitur Livin’ Sukha.
“Pertumbuhan pengguna dan nilai transaksi menjadi bukti bahwa teknologi kami memiliki skalabilitas kuat. Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan dan kolaborasi strategis guna memperluas akses keuangan yang inklusif,” pungkas Susilo.
Langkah penguatan digital ini menjadi bagian dari strategi customer centricity Bank Mandiri untuk memperkokoh ekosistem digital nasional sekaligus menjaga performa layanan di tengah momentum puncak konsumsi masyarakat. ***
















