• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

oleh Sandy Romualdus
17 Maret 2026 - 19:29
16
Dilihat
Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%
0
Bagikan
16
Dilihat

Stabilitas.id — Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Selain menahan suku bunga acuan, Bank Indonesia (BI) juga menetapkan suku bunga Deposit Facility tetap di angka 3,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan inflasi tahun 2026-2027 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%. BI juga terus mengoptimalkan instrumen moneter guna memperkuat ketahanan eksternal di tengah tren arus modal keluar (outflow) dari pasar negara berkembang (emerging markets).

BERITA TERKAIT

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

“Keputusan ini tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional dari kemungkinan dampak buruk lonjakan harga minyak dunia dan penguatan dolar AS yang dipicu ketegangan geopolitik,” ujar Ramdan dalam siaran pers, Selasa (17/3/2026).

Mitigasi Tekanan Rupiah

Per 16 Maret 2026, nilai tukar Rupiah tercatat berada di level Rp16.985 per dolar AS, atau melemah 1,29% (ptp) dibandingkan posisi akhir Februari 2026. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya premi risiko investasi global yang membuat aliran modal beralih ke aset aman (safe-haven assets).

Guna membendung pelemahan lebih lanjut, BI memperkuat bauran kebijakan melalui:

  • Intervensi Pasar: Operasi di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pasar NDF luar negeri.

  • Pengetatan Aturan Valas: Per April 2026, BI menurunkan ambang batas (threshold) tunai beli valas terhadap Rupiah dari USD100 ribu menjadi USD50 ribu per pelaku per bulan.

  • Operasi Moneter: Memperkuat strategi pro-market melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) guna menarik portofolio asing.

Pertumbuhan Ekonomi dan Kredit

Di tengah tekanan global, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada pada kisaran 4,9–5,7%. Hal ini didukung oleh penguatan kebijakan makroprudensial melalui pemberian Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi sektor riil yang hingga awal Maret telah tersalurkan sebesar Rp427,1 triliun.

Dari sisi intermediasi, kredit perbankan per Februari 2026 tumbuh sebesar 9,37% (yoy). BI terus mendorong perbankan untuk mempercepat transmisi penurunan suku bunga kredit, yang per Februari 2026 masih bertengger di level 8,80%.

Kesiapan Idulfitri 1447 H

Menyongsong periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), BI memastikan ketersediaan uang tunai yang memadai melalui program SERAMBI 2026. Bank Sentral mencatat Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 15,78% menjadi Rp1.287 triliun per Februari 2026.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memitigasi risiko global sembari tetap mendorong pembiayaan bagi program prioritas pemerintah.***

Tags: Bank Indonesiabi rateekonomi makroGeopolitik Timur TengahInflasiNilai Tukar Rupiah
 
 
 
 
Sebelumnya

Kelola Transaksi Rp802 Triliun, Bank Mandiri Optimalkan Livin’ by Mandiri Jelang Lebaran

Selanjutnya

Transformasi Digital Tuntas, Kredit Bank Raya (AGRO) Melesat 39,8 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Otoritas moneter dan fiskal memperkuat fondasi arsitektur keuangan berkelanjutan (sustainable finance) tanah air demi memitigasi dampak risiko perubahan...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan sebanyak 466.535 lembar uang Rupiah palsu di...

OJK Bangun Sistem Perbankan Berintegritas

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:46

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas untuk memperketat pengawasan terhadap industri jasa keuangan syariah nasional. Langkah mitigasi...

BRI Jadi Kontributor Terbesar Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional

Kredit Macet Properti Terkendali di Level 3,14%, OJK Andalkan PPN DTP Pacu KPR 2026

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:24

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai laju pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) yang tertahan di level single digit pada...

Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.061 Triliun, OJK Pacu Lahirnya Bank Baru di KBMI 2

Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.061 Triliun, OJK Pacu Lahirnya Bank Baru di KBMI 2

oleh Sandy Romualdus
16 Mei 2026 - 15:25

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan taji dengan pertumbuhan aset yang melesat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Transformasi Digital Tuntas, Kredit Bank Raya (AGRO) Melesat 39,8 Persen

Transformasi Digital Tuntas, Kredit Bank Raya (AGRO) Melesat 39,8 Persen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance