Bank BPD Bali menggandeng Artajasa dan Rintis untuk memperluas transaksi QRIS lintas batas ke Hong Kong serta menambah biller tagihan nasional.
Stabilitas.id – PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) resmi memperluas jangkauan transaksi digital lintas batas (QRIS Cross Border) hingga ke Hong Kong serta memperbanyak kanal pembayaran tagihan nasional. Terobosan strategis ini diresmikan melalui penandatanganan kerja sama bersama PT Artajasa Pembayaran Elektronis dan PT Rintis Sejahtera pada hari kedua perhelatan FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta.
Melalui integrasi bersama Artajasa, nasabah Bank BPD Bali kini dapat bertransaksi nontunai secara praktis di Hong Kong. Fasilitas ini ditujukan bagi nasabah yang melakukan perjalanan wisata, urusan bisnis, maupun studi, cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi BPD Bali Mobile di gerai mitra.
Pada saat yang sama, kemitraan dengan Rintis Sejahtera menambah dua penyedia layanan tagihan (biller) berskala nasional ke dalam ekosistem digital bank. Fitur ini mempermudah nasabah menuntaskan berbagai kewajiban pembayaran rutin rumah tangga secara terpadu tanpa perlu mengantre di kantor fisik.
BERITA TERKAIT
Peresmian kerja sama ini dihadiri langsung oleh Direktur Bisnis Bank BPD Bali I Nyoman Sumanaya dan Direktur Teknologi Informasi Bank BPD Bali Ida Bagus Gede Setia Yasa. Hadir pula Direktur Rintis Cosmas Setiawan Suwono, Direktur Bisnis Artajasa Heru, serta Direktur Keuangan Artajasa Dudi Dermawan.
Direktur Bisnis Bank BPD Bali I Nyoman Sumanaya menyatakan ekspansi digital ini dirancang untuk menjawab tingginya mobilitas global nasabah Pulau Dewata.
“Kami berupaya memperluas jangkauan layanan digital Bank BPD Bali agar lebih mudah diakses masyarakat. Penambahan layanan tagihan nasional dan perluasan QRIS ke Hongkong ini adalah langkah nyata kami untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis, sekaligus mendekatkan layanan Bank BPD Bali pada aktivitas lintas negara nasabah kami,” ujar Sumanaya dalam siaran pers resmi perseroan.
Direktur Teknologi Informasi Bank BPD Bali Ida Bagus Gede Setia Yasa menambahkan bahwa modernisasi sistem perbankan perseroan berfokus pada keandalan infrastruktur dan kemudahan pengguna.
“Transformasi digital kami arahkan untuk membangun sistem yang terintegrasi dengan baik. Kerja sama dengan Rintis dan Artajasa membantu kami dalam menyediakan fasilitas pembayaran yang aman dan terhubung, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” tutur Setia Yasa.
Langkah inovasi ini kian memperkokoh peran Bank BPD Bali dalam mendukung status Bali sebagai destinasi pariwisata internasional, sekaligus menghadirkan pengalaman transaksi keuangan yang aman, efisien, dan tanpa hambatan (seamless). ***

















