• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Menyiapkan Talenta Hijau

by Sandy Romualdus
31 Maret 2022 - 09:53
6.4k
VIEWS
Potret Bankir Millenial dan Gen Z
0
SHARES
6.4k
VIEWS

Pada tahapan pengembangan pegawai, perusahaan dapat senantiasa secara rutin memberikan pendidikan singkat terkait awareness keuangan berkelanjutan pada setiap level jabatan.

Oleh Indra Aditya Kusuma, Faculty & Team Leader Research and Development  LPPI

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Undang Undang Nomor 16 Tahun 2016, yang telah meratiifikasi Perjanjian Paris menunjukkan komitmen Indonesia dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). Perjanjian Paris merupakan kesepakatan global yang monumental untuk menghadapi perubahan iklim. Sebagaimana diketahui, Indonesia menyatakan akan siap menurunkan emisi GRK sebesar 41 persen dengan bantuan internasional atau 29 persen dengan business as usual.

Imbas dari kebijakan itu seluruh entitas bisnis di Tanah Air seperti terdorong untuk ikut mewujudkan cita-cita tersebut dan mengejar tenggat waktu yang ditetapkan yaitu pada 2030. Apalagi jika melihat peluang potensi investasi nilai aset global yang berwawasan Lingkungan, Sosial, dan Tata kelola (LST) yang telah meningkat hingga dua kali lipat dalam 4 tahun, dan diperkirakan akan mencapai 40,5 triliun dollar AS pada 2020.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Taksonomi Hijau Indonesia sebagai bagian dukungan penuh pada komitmen pemerintah sekaligus upaya pengembangan keuangan berkelanjutan. Sebelumnya otoritas juga sudah meluncurkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan  Tahap I (2015-2019) dan dilanjutkan ke Roadmap Keuangan Berkelanjutan  Tahap II (2021-2025). Pada implementasi Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap I, OJK telah mengeluarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 yang mewajibkan seluruh Sektor Jasa Keuangan (SJK) menerapkan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan, menyusun dan kemudian menyampaikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK, serta penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) kepada publik.

BERITA TERKAIT

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

The Busyness Trap

Di dalamnya pada Pasal 7 ayat (1) terdapat tiga prioritas yang dapat dilakukan yakni pertama, pengembangan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan, Kedua, pengembangan kapasitas intern, atau ketiga, penyesuaian organisasi, manajemen risiko, tata kelola, dan/atau SOP yang sesuai dengan prinsip penerapan Keuangan Berkelanjutan. Sementara pada Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II, dengan tagline “The Future of Finance”, OJK mengupayakan percepatan implementasi keuangan berkelanjutan, termasuk di antaranya meningkatkan awareness dan capacity building.

Baik tahap I dan tahap II, otoritas tetap memprioritaskan pengembangan kapasitas intern atau capacity building dalam hal ini pengembangan sumber daya insani internal perusahaan. Pengembangan kapasitas lazim dilakukan dengan memberikan pengetahuan kepada pegawai yang lama maupun para pegawai baru yang akan bergabung dengan perusahaan akan pemahaman keuangan berkelanjutan. Namun apapun yang akan dilakukan, ke depan lembaga keuangan sudah harus mempersiapkan talenta yang memiliki kompetensi “hijau”. Persiapan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengetahuan, namun juga dilengkapi keterampilan dan yang terpenting adalah sikap yang mengedepankan profit, people dan planet.

  • Baca juga: Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Menyiapkan ‘talenta hijau’, dapat dilakukan secara komprehensif pada setiap tahapan pengelolaan sumber daya manusia. Dimulai dari tahapan awal yaitu saat penerimaan pegawai dimana rekrutmen pegawai harus senantiasa memperhatikan komposisi gender, teknologi yang efisien, dan komitmen serta pandangan akan kepedulian lingkungan.

Kemudian pada tahapan pengembangan pegawai, perusahaan dapat senantiasa secara rutin memberikan pendidikan singkat terkait awareness keuangan berkelanjutan pada setiap level jabatan. Atau menerapkan proses pembelajaran dengan memanfaatkan learning management system (LMS), knowledge management yang dikombinasikan melalui metode hybrid dan microlearning sehingga efisien. Pengembangan spesialisasi terkait fungsi, tugas, dan pekerjaan ke arah green jobs juga dapat mulai dikaji atau bahkan bisa langsung diimplementasikan setelahnya.

Pada penilaian prestasi kerja pegawai, indikator penilaian kinerja pegawai mulai diberikan sasaran unjuk sikap yang berdampak langsung ke lingkungan seperti perilaku penggunaan daur ulang ataupun kesadaran akan efisien energi.

Kenapa Harus?

Berdasarkan survey yang dilakukan Pew Research Center terhadap warga AS pada 2021 menyatakan bahwa Gen Z (67 persen) dan Milenial (71 persen) lebih melihat isu perubahan iklim sebagai prioritas utama yang harus diperhatikan pemerintah. Angka itu lebih tinggi dibandingkan para generasi sebelumnya yakni Gen X (63 persen) dan Baby Boomers (57 persen).

  • Baca juga: Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Fakta itu sejalan dengan hasil survei di Indonesia pada tahun yang sama oleh lembaga Indikator Politik Indonesia dan Yayasan Indonesia Cerah. Hasil survei kedua lembaga itu terhadap kekhawatiran Milenial dan Gen Z pada isu-isu strategis didapat kesimpulan bahwa Isu Kerusakan Lingkungan Hidup berada pada peringkat kedua teratas (52 persen) dan hanya terlampui oleh permasalahan korupsi (64 persen).

Akhirnya, mungkin kita tidak perlu terkejut apabila talenta-talenta terbaik (yang kebanyakan Gen Z dan Milenial) di perusahaan kita sudah mulai bertanya dan mengamati seberapa besar komitmen perusahaan kita terhadap lingkungan hidup. Jika tidak kita persiapkan dengan baik, maka niscaya tidak hanya disrupsi digital yang dihadapi perusahaan, namun juga disrupsi talenta. Tentu kita tidak ingin menghadapi masalah demikian, bukan?***

Tags: Kolom LPPITalenta Hijau
 
 
 
 
 
Previous Post

SEVA, Pembiayaan Otomotif Digital dari Astra Financial

Next Post

“Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
“Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

“Ladies Banker” di Ruang Kemudi Pelni

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance