• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

oleh Stella Gracia
8 Oktober 2025 - 10:24
1.8k
Dilihat
Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo
0
Bagikan
1.8k
Dilihat

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) memperkuat sinergi pengembangan pasar repo (repurchase agreement) untuk mendorong stabilitas dan efisiensi sistem keuangan nasional. Langkah ini ditandai dengan peluncuran Tri-Party Agent Repo serta perluasan penandatanganan Global Master Repurchase Agreement (GMRA) di Jakarta, Senin (6/10/2025).

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa kedua inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pendalaman pasar keuangan agar semakin modern, inklusif, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

  • Baca juga: Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

“Tri-Party Agent Repo memberikan kemudahan dan keamanan bagi bank serta pelaku pasar nonbank dalam bertransaksi repo. Dukungan pihak ketiga membantu optimalisasi pengelolaan agunan dan meningkatkan efisiensi transaksi,” ujar Destry.

BERITA TERKAIT

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Sejak 2020, BI bersama OJK terus memperkuat infrastruktur pasar repo. Transaksi repo harian melonjak dari Rp509 miliar per hari pada 2020 menjadi Rp17,5 triliun per hari saat ini, dengan partisipasi mencapai 75 bank.

Dorong Transparansi dan Likuiditas

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menegaskan, Tri-Party Agent Repo akan memperkuat transparansi, efisiensi, dan likuiditas pasar keuangan nasional. OJK juga memperluas peran KPEI sebagai Central Counterparty (CCP) tidak hanya di pasar modal, tetapi juga di pasar uang dan valuta asing.

  • Baca juga: Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

“Kehadiran Tri-Party Agent Repo menjadi langkah strategis membangun ekosistem pasar keuangan yang sehat, stabil, dan berdaya saing,” kata Inarno.

Sementara itu, GMRA berfungsi sebagai perjanjian standar yang meningkatkan kepastian hukum dan tata kelola transaksi repo. Sebanyak 68 bank berkomitmen menandatangani GMRA pada kesempatan tersebut.

“Perluasan GMRA ini akan memperluas basis pelaku pasar dan meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun internasional,” tambah Destry.

OJK juga mendorong pelaku pasar untuk secara berkala memperbarui dokumen GMRA agar selaras dengan praktik internasional.

KPEI telah mengoperasikan layanan Tri-Party Agent Repo sejak 29 September 2025, dengan delapan bank sebagai peserta awal: Bank Mandiri, BNI, BRI, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank, dan BPD Jatim. Dalam minggu pertama, nilai transaksi yang difasilitasi mencapai Rp70 miliar, dengan tenor 1 hingga 14 hari.

  • Baca juga: Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Pengembangan pasar repo diharapkan memperdalam pasar keuangan, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas, serta memperkuat ketahanan sistem keuangan nasional.

“Ke depan, BI berkomitmen memperkuat ekosistem pasar repo melalui infrastruktur yang aman dan efisien guna menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutup Destry. ***

Tags: Bank IndonesiaDestry DamayantiGMRAKPEIlikuiditas pasar uangojkpasar repopendalaman pasar keuanganStabilitas Sistem KeuanganTri-Party Agent Repo
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Tring! by Pegadaian Resmi Diluncurkan, Beragam Layanan dalam Satu Aplikasi

Selanjutnya

Menakar Peluang dan Risiko Digitalisasi: Gagasan Besar di Forum Riset OJK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 15:52

Presiden Prabowo Subianto merombak susunan kabinet dengan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa per 14 September...

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 15:01

Menelusuri kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang selama 14 tahun berjuang mengedukasi pedagang pasar di Lampung dan membebaskan mereka dari...

Kinerja SMF Semester I-2026: Laba Rp 391 Miliar, Pembiayaan Tembus Rp 14,09 Triliun, NPL Tetap 0%

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 14:47

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak susunan direksi PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dengan mengangkat Budi Susanto sebagai Direktur Utama...

Integrasi UMi Berhasil Angkat 2,3 Juta UMKM Naik Kelas, Ekosistem Emas Capai 153 Ton

Integrasi UMi Berhasil Angkat 2,3 Juta UMKM Naik Kelas, Ekosistem Emas Capai 153 Ton

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 10:36

Kinerja lima tahun Holding Ultra Mikro (UMi) integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM per triwulan II 2026. Berhasil layani 33,8 juta...

Perluas Jangkauan Bisnis, BNI Fasilitasi Solusi Digital di Beyoutiful Symphony Festival 2026

Perluas Jangkauan Bisnis, BNI Fasilitasi Solusi Digital di Beyoutiful Symphony Festival 2026

oleh Sandy Romualdus
13 September 2026 - 11:53

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkolaborasi dengan Beyoutiful Aesthetic menggelar BSF 2026 guna memperluas penetrasi digital di industri...

Implementasi Sustainable Finance, Portofolio ESG BRI Tembus Rp842,1 Triliun di Triwulan II 2026

Implementasi Sustainable Finance, Portofolio ESG BRI Tembus Rp842,1 Triliun di Triwulan II 2026

oleh Sandy Romualdus
12 September 2026 - 13:02

Portofolio pembiayaan berkelanjutan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencapai Rp842,1 triliun pada akhir triwulan II 2026, merepresentasikan 58%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Menakar Peluang dan Risiko Digitalisasi: Gagasan Besar di Forum Riset OJK

Menakar Peluang dan Risiko Digitalisasi: Gagasan Besar di Forum Riset OJK

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance