Stabilitas.id — PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) menegaskan komitmennya untuk memacu pertumbuhan bisnis Small and Medium Enterprise (SME) dengan menjadikan segmen syariah sebagai tulang punggung pertumbuhan pada 2026.
Langkah ini sejalan dengan strategi Shariah First yang telah diimplementasikan perseroan sejak 2014. Maybank Indonesia mencatatkan kinerja positif pada segmen SME Syariah dengan pertumbuhan mencapai 11,76% pada akhir 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, menyatakan bahwa perseroan optimistis dapat memberikan layanan perbankan syariah yang kompetitif berkat dukungan jaringan regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic.
BERITA TERKAIT
“Fokus untuk memperkuat pembiayaan syariah kami lakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia yang mengedepankan nilai keadilan (fairness),” ujar Bianto dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).
Hingga Desember 2025, total outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia mencapai Rp22,32 triliun. Secara komposisi, porsi pembiayaan SME Syariah terus menunjukkan tren peningkatan signifikan, yakni dari 14% pada 2020 menjadi 32% pada akhir 2025.
Salah satu penggerak utama pertumbuhan ini adalah produk pembiayaan leasing syariah atau Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) yang menjadi signature product untuk melayani kebutuhan investasi nasabah UKM.
Selain dari sisi pembiayaan, emiten bersandi saham BNII ini juga mencatatkan penguatan pada basis dana murah. Per Desember 2025, Current Account Saving Account (CASA) segmen SME tumbuh 23,5% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp17,61 triliun.
“Tahun ini, kami akan mengoptimalkan jaringan cabang sebagai kanal utama pengembangan bisnis SME dan meningkatkan fokus layanan pada nasabah eksisting melalui penguatan komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah,” tambah Bianto.
Dalam upaya memperluas inklusi, Maybank Indonesia juga mengandalkan program HERPower, sebuah inisiatif keberlanjutan untuk pemberdayaan ekonomi perempuan di wilayah ASEAN yang memberikan kemudahan akses pembiayaan SME bagi pengusaha wanita.
Strategi pengembangan ini merupakan bagian dari program strategis grup, Maybank ROAR30, yang bertujuan menjadikan perseroan sebagai mitra pilihan utama nasabah melalui solusi finansial terintegrasi. Lewat skema super combo, nasabah SME dapat mengakses produk KPR, Auto Loan, hingga Bancassurance secara selaras dalam satu ekosistem perbankan. ***
















