• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

BI Rate Diperkirakan Tetap 6 Persen

oleh Sandy Romualdus
11 Januari 2012 - 00:00
5
Dilihat
BI Rate Diperkirakan Tetap 6 Persen
0
Bagikan
5
Dilihat

Jakarta – Sejumlah ekonom menilai Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan posisi suku bunga acuan  Rate di level 6 persen pada rapat bulanan dewan gubernur pada Kamis (12/1) besok. Hal ini terkait dengan perkiraaan inflasi ke depan. Meski inflasi tahun kalender 2011 rendah di 3,79 persen, rencana kenaikan TDL dan pembatasan BBM bersubsidi bisa memicu inflasi lebih lanjut.

"Expected inflation bakal naik untuk 2012, setidaknya 5 persen. Bahkan bisa lebih jika pemerintah gagal mengamankan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi. Karena itu, saya rekomendasikan BI rate tetap 6 persen," kata Ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono dalam pesan singkatnya, Rabu (11/1).

  • Baca juga: Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Bagi Tony, penurunan suku bunga acuan lebih lanjut tak tepat saat kondisi rupiah yang melemah. Tren rupiah saat ini masih melemah hingga di atas Rp 9.100 per dolar AS. "Karena itu, mempertahankan BI rate 6 persen adalah pilihan yang paling logis," sambungnya.

BERITA TERKAIT

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

Tony juga menilai bahwa penurunan BI rate sebelumnya yang tidak serta merta direspon industri perbankan dengan menurunkan suku bunga pinjaman. Jika BI rate diturunkan lagi kemudian bank umum masih enggan menurunkan suku bunga, hal tersebut dapat merugikan reputasi BI. "Kebijakannya menjadi tidak kredibel, tidak efektif diikuti oleh bank-bank," sambungnya.

Secara terpisah Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto juga memprediksikan posisi BI Rate akan tetap pada 6 persen. Menurut Ryan, hal tersebut didorong oleh situasi luar negeri sekaligus pemantauan inflasi menyambut rencana pembatasan BBM bersubsidi dan kenaikan TDL.

  • Baca juga: Bantu Usaha Kuliner Lokal Naik Kelas, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Brilian

Menurut Ryan, pertimbangan kondisi luar negeri merupakan gejolak krisis Eropa yang belum memperlihatkan tanda-tanda akan segera selesai. Selain itu, muncul juga kekhawatiran ketegangan AS dan Eropa mengenai percobaan nuklir Iran yang disebut sebagai terbesar di dunia saat ini.

"Di dalam negeri, ancaman lonjakan inflasi di bulan-bulan mendatang kaitannya dengan pembatasan BBM bersubsidi dan kenaikan TDL 10 persen, serta rupiah masih berada dalam situasi volatile karena ketidakpastian global menjadi pertimbangan," tukas Ryan.

Di samping itu, Ryan juga melihat perbankan dan sektor riil masih bisa mengakomodasi level suku bunga acuan di 6 persen. Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti, juga mengungkapkan bahwa BI rate akan ditahan pada 6 persen.

Sebelumnya Kepala Ekonom Deutsche Bank Taimur Baig memprediksi BI rate akan ditahan di posisi 6 persen setidaknya sampai kuartal kedua tahun ini. Namun, Taimur berharap BI lebih menganalisis kemungkinan inflasi tahun depan.

  • Baca juga: Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

"Tapi, apa yang saya sarankan tidak sama dengan ekspektasi saya. Ekspektasi saya, BI akan menahan BI rate sampai kuartal pertama dan kedua. Kita perlu harus lihat apakah inflasi akan menukik setelah reformasi kebijakan BBM. Tapi, saya rasa BI akan tetap berusaha agar dapat menahan BI rate pada posisi saat ini," katanya.

Deutsche Bank memperkirakan inflasi tahun ini secara total bisa mencapai 6 persen. Karenanya, bila BI rate ditahan pada 6 persen, maka suku bunga riil hanya 0 persen. Bila ingin suku bunga riil berada 1-2 persen, maka BI sebaiknya menaikkan BI rate ke 7 persen.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Bank Mandiri Realisasikan Beasiswa Bagi Atlet Atletik

Selanjutnya

2012, BI Rate Bisa Ditutup 5,75 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:04

Portofolio kredit UMKM BRI capai Rp1.211 triliun pada TW I 2026. Bersama Danantara, BRI dorong ekosistem ekonomi kerakyatan lewat 5.000+...

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Bantu Usaha Kuliner Lokal Naik Kelas, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Brilian

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:45

Peringati Hari UMKM Nasional 12 Agustus, BRI Peduli perkuat UMKM Desa Brilian Hargobinangun, Sleman lewat pendampingan & bantuan fasilitas usaha....

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:45

CIMB Niaga Syariah x Persada Indonesia gelar Hajj Journey di Malang. Tawarkan ekosistem pembiayaan haji-umrah, tabungan iB Pahala, dan cashback...

Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

oleh Sandy Romualdus
11 Agustus 2026 - 20:26

Pembiayaan UMKM tembus Rp1.948,72 triliun per Juni 2026. Di UMKM Finance Summit 2026, OJK dan Kementerian UMKM bentuk Working Group...

Tekan Angka Stunting di Lereng Merapi, BRI Peduli Pugar Posyandu Matahari di Desa Brilian Sleman

Maknai Kemerdekaan, 1,13 Juta Agen BRILink Gerakkan Ekonomi Kerakyatan hingga Pelosok

oleh Stella Gracia
11 Agustus 2026 - 14:40

Per Juni 2026, 1,13 juta BRILink Agen BRI catat sales volume Rp841 triliun dari 501 juta transaksi. Momen HUT RI...

Tekan Angka Stunting di Lereng Merapi, BRI Peduli Pugar Posyandu Matahari di Desa Brilian Sleman

Tawarkan Bunga Fixed 2,75% dan DP 1%, BRI Pamerkan 200.000 Unit Hunian di NICE PIK

oleh Stella Gracia
11 Agustus 2026 - 14:40

BRI pimpin Himbara di Danantara Housing Expo 2026 pada 27–30 Agustus di NICE PIK. Tawarkan 200.000 unit rumah, DP 1%,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Keras Dan Menghantam

    Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenkeu Monitor 490 Daerah Tertekan Fiskal, Siapkan Suntikan Dana Belanja Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outflow Asing Mereda Jadi Rp 4,1 Triliun, Kinerja Index MSCI Indonesia Melesat 12,5% di Juli 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

Serangan Cloud Melonjak 171%, CrowdStrike Peringatkan Risiko Integrasi AI di Perusahaan

Dominasi 80% Permintaan, Interior Modern Minimalis Kian Digandrungi Pemilik Hunian

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Bank akan Fokus Konsolidasi Internal

Bank akan Fokus Konsolidasi Internal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance