Stabilitas.id — PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) memperluas jangkauan inisiatif sosialnya melalui program ‘Maybank Syariah Salam Festival’ dan ‘Regional Ramadhan Relief’ pada tahun ini. Secara total, dukungan sosial yang disalurkan melalui entitas grup mencapai lebih dari Rp18,2 miliar untuk membantu masyarakat rentan menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Di Indonesia, Maybank Syariah mendistribusikan bantuan senilai Rp1,98 miliar yang tersebar di 20 kota mulai dari Banda Aceh hingga Samarinda. Program ini didesain secara berkelanjutan, mencakup santunan anak yatim, bantuan pangan Ramadan, hingga distribusi hewan kurban pada Idul Adha mendatang.
Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, menjelaskan bahwa tahun ini perseroan meningkatkan kapasitas penerima bantuan menjadi 3.000 orang melalui kolaborasi dengan mitra strategis seperti Baznas, Rumah Yatim, dan Lazismu.
BERITA TERKAIT
“Kami memperluas cakupan inisiatif ini menjadi rangkaian keberlanjutan sosial yang mencakup tiga momen penting dalam kalender Islam. Ini adalah wujud komitmen kami dalam menerapkan tata kelola dana kebajikan yang transparan sekaligus mendukung agenda ESG,” ujar Romy dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Di level Asia Tenggara dan global, Maybank Islamic melalui program Regional Ramadhan Relief menyalurkan paket bantuan senilai RM3,77 juta atau setara Rp16,29 miliar. Bantuan bahan pangan pokok ini menyasar 14.546 keluarga yang tersebar di 13 negara, termasuk Malaysia, Singapura, Filipina, hingga Palestina dan Dubai.
CEO Maybank Islamic, Mohamad Yasin Abdullah, menegaskan bahwa sejak dimulai pada 2013 hingga 2026, program ini telah menyalurkan hampir RM25 juta (sekitar Rp108,4 miliar) kepada lebih dari 133.000 keluarga. “Ini mencerminkan komitmen jangka panjang Maybank untuk meringankan beban keluarga yang membutuhkan di seluruh kawasan regional,” kata Yasin.
Selain aksi sosial, Maybank Syariah juga meluncurkan berbagai solusi finansial untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan suci. Layanan tersebut meliputi perencanaan tabungan haji/umrah, fitur zakat digital, hingga potongan biaya sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebesar 10%.
Perseroan juga menggandeng tokoh agama terkemuka, Prof. Dr. M. Quraish Shihab, untuk program literasi Shariah Wealth Management. Strategi ini diharapkan dapat mendampingi nasabah dalam memperkuat aspek ibadah sekaligus perencanaan keuangan yang bijak secara berkelanjutan.
Langkah terintegrasi ini sejalan dengan misi ‘Humanising Financial Services’ yang diusung grup, guna menghadirkan dampak sosial yang nyata dan terukur bagi seluruh lapisan masyarakat. ***
















