• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD

oleh Sandy Romualdus
12 April 2016 - 00:00
6
Dilihat
Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD
0
Bagikan
6
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas — Laju rupiah pada hari ini diperkirakan akan berkesempatan bergerak positif dengan masih cenderung melemahnya laju dolar Amerika Serikat (USD) ketika yen Jepang pada perdagangan kemarin sempat memperlihatkan kenaikan.

“Masih cenderung melemahnya laju USD dan kenaikan harga kontrak komoditas memberikan kesempatan bagi rupiah untuk dapat bergerak positif,” ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Diharapkan, kata dia, kondisi ini dapat kembali berlanjut dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking untuk menjaga tren penguatan rupiah. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.165/USD serta resisten Rp13.120/USD.

BERITA TERKAIT

Sementara, di tengah pelemahan laju IHSG akibat aksi jual saham-saham big caps terutama perbankan, laju rupiah masih melanjutkan pergerakan positif seiring sentimen yang sama dimana masih adanya imbas dari melemahnya laju USD.

“Selain itu, penguatan yen juga turut membuat USD melemah. Tampaknya keinginan pemerintah Jepang untuk melakukan intervensi terhadap yen tidak mengurangi lajunya yang tetap menguat,” pungkasnya.

Dolar Melemah

Dari New York, kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Senin (Selasa pagi WIB), karena investor menurunkan harapan kenaikan suku bunga sebelum pertengahan tahun, menyusul pernyataan-pernyataan “dovish” para pejabat Federal Reserve baru-baru ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,28 persen menjadi 93,973 pada akhir perdagangan.

Dengan tidak adanya data penting yang keluar pada Senin, para investor masih mencerna komentar-komentar terbaru dari para pembuat kebijakan bank sentral AS.

Kepala Cabang Fed New York, William Dudley mengatakan pada Jumat bahwa pendekatan hati-hati dan bertahap untuk kenaikan suku bunga adalah tepat, mengutip risiko-risiko terhadap perekonomian AS tetap miring ke sisi negatifnya.

Kata-kata Dudley menggemakan risalah pertemuan The Fed terbaru, menurunkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada semester pertama tahun ini.

Menurut risalah dari pertemuan kebijakan moneter Fed Maret yang dirilis pada Rabu, “banyak peserta mengungkapkan pandangan bahwa situasi ekonomi dan keuangan global masih menimbulkan risiko-risiko negatif yang cukup besar.”

“Banyak indikasi bahwa risiko global meningkat dan kemampuan asimetris kebijakan moneter untuk menanggapi mereka dijamin hati-hati,” risalah menyatakan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1409 dolar dari 1,1396 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4247 dolar dari 1,4115 dolar. Dolar Australia naik ke 0,7610 dolar dari 0,7551 dolar.

Dolar dibeli 107,97 yen Jepang, lebih rendah dari 108,37 yen di sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9542 franc Swiss dari 0,9541 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2897 dolar Kanada dari 1,2995 dolar Kanada, demikian Xinhua.

Tags: rupiah,dolar
 
 
 
 
Sebelumnya

Menkeu: 79% Data Entitas Indonesia di Panama Papers Cocok dengan Data Ditjen Pajak

Selanjutnya

Kuartal I/2016, Laba Bersih BNI Capai Rp 2,97 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

oleh Stella Gracia
19 Maret 2026 - 11:15

Stabilitas.id — Buang jauh-jauh stigma kalau Lebaran itu wajib pakai baju baru dari ujung kepala sampai kaki. Riset terbaru dari...

APBN Jadi Perisai, Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Bisa Bertahan Hingga Akhir 2026

APBN Jadi Perisai, Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Bisa Bertahan Hingga Akhir 2026

oleh Stella Gracia
19 Maret 2026 - 11:07

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam...

Sambangi Beringharjo, Menkeu Purbaya Bantah Pasar Tradisional Mati Suri: Omzet Tembus Rp2 Triliun

Sambangi Beringharjo, Menkeu Purbaya Bantah Pasar Tradisional Mati Suri: Omzet Tembus Rp2 Triliun

oleh Stella Gracia
19 Maret 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa pasar tradisional di Indonesia tengah mengalami kondisi "mati suri". Hal...

Mudik Tenang, Ini Tips Menjaga Keamanan Rumah ala Semen Merah Putih

oleh Stella Gracia
13 Maret 2026 - 18:40

Stabilitas.id — Tradisi mudik Lebaran menjadi momen yang paling dinantikan bagi masyarakat Indonesia untuk merajut kembali silaturahmi di kampung halaman....

Eskalasi Geopolitik dan Momentum Ramadan Dongkrak Harga Emas HRTA ke Rp2,89 Juta per Gram

Eskalasi Geopolitik dan Momentum Ramadan Dongkrak Harga Emas HRTA ke Rp2,89 Juta per Gram

oleh Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 11:16

Stabilitas.id – Harga emas domestik terus merangkak naik di tengah kombinasi panasnya tensi geopolitik global dan peningkatan permintaan musiman menjelang...

Pasar Properti 2026: Rumah Tipe Kecil Dominasi Pertumbuhan, Tren Sewa di Jakarta Menguat

Pasar Properti 2026: Rumah Tipe Kecil Dominasi Pertumbuhan, Tren Sewa di Jakarta Menguat

oleh Sandy Romualdus
11 Maret 2026 - 16:48

Stabilitas.id — Pasar residensial nasional menunjukkan kondisi yang relatif stabil di penghujung tahun 2025. Data terbaru dari Pinhome Home Sell...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

APBN Jadi Perisai, Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Bisa Bertahan Hingga Akhir 2026

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Sambangi Beringharjo, Menkeu Purbaya Bantah Pasar Tradisional Mati Suri: Omzet Tembus Rp2 Triliun

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Mudik Gratis Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Peserta Rasakan Manfaat

Pacu Kredit Properti Syariah, BSN Rangkul APSI

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Asuransi Cakrawala Proteksi Ekspansi Cabang ke Cirebon

Asuransi Cakrawala Proteksi Ekspansi Cabang ke Cirebon

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance