JAKARTA, Stabilitas.id – Permata Bank meraih penghargaan Top Digital Company Awards dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Marketing bersama Survey One, dan telah diraih selama tiga tahun berturut-turut. Hal ini dibuktikan dari PermataBank yang terus melakukan transformasi digital pada produk serta layanan perbankannya.
Hal ini diwujudkan melalui pembaharuan PermataNet, melakukan inovasi pada produk PermataQR, dan meluncurkan Model Branch, cabang yang didesain untuk memberikan pengalaman layanan perbankan yang seamless baik online dan offline bagi nasabah.
PermataBank juga mengedepankan inovasi digital dalam aplikasi mobile banking, yaitu PermataMobile X yang menawarkan lebih dari 200 fitur komprehensif yang dapat diakses oleh nasabah pengguna di mana saja dan kapan saja. Saat ini PermataBank telah melayani kebutuhan finansial lebih dari 6 juta nasabah dengan jaringan distribusi yang tersebar di 62 kota dan 291 cabang di Indonesia.
BERITA TERKAIT
Glenn Ranti, selaku Division Head of Marketing Communication PermataBank mengatakan, “Kemajuan teknologi yang pesat saat ini harus dioptimalkan terutama untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat yang lebih mudah dan efisien. PermataBank berkomitmen menghadirkan berbagai terobosan perbankan digital yang mengedepankan aspek fungsionalitas, keamanan, kemudahan, kecepatan, serta desain yang tepat guna.”
PermataBank meraih Top Digital Company Award 2022 untuk kategori Lembaga Keuangan Perbankan – Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3. Dalam kategori yang sama, PermataBank berhasil meraih angka akumulasi tertinggi pada penilaian akhir yaitu 82.76.
Akumulasi tersebut melebihi benchmark pada kategori ini dengan nilai rata-rata industri sebesar 77.34. Tidak hanya itu, pada acara penghargaan ini pula, PermataBank Syariah meraih penghargaan Best Digital Company of the Year 2022 dengan skor tertinggi 76,76 untuk kategori Bank Syariah.
Peningkatan layanan terhadap nasabah selalu menjadi prioritas utama PermataBank sebagai salah satu dari 10 bank terbesar di Indonesia, terwujud dari transformasi digital yang dimulai sejak tahun 2019 yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan bertransaksi secara contactless dan paperless.***
















