Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo membeberkan tiga strategi membawa UMKM menembus pasar global di tengah portofolio kredit Rp1.235,4 triliun.
Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membeberkan tiga kunci utama agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional mampu menembus pasar ekspor.
Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. menyatakan tiga tantangan tersebut mencakup kapasitas produksi, literasi keuangan, dan akses pasar global. Penegasan itu disampaikannya dalam ajang Indonesia Economic Forum 2026 di Jakarta pada September 2026.
Dippo menjelaskan bahwa pembiayaan menjadi fondasi awal untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi UMKM.
BERITA TERKAIT
“Berangkat dari tiga hal tersebut, kami memberikan pembiayaan untuk membantu kapasitas, kami memberikan program pendampingan untuk membantu literasi, dan kami membuka sebesar-besarnya akses yang kami miliki untuk membantu akses bisnis dari UMKM,” ujar Dippo.
Komitmen pembiayaan perseroan tercermin dari penyaluran kredit UMKM yang menembus Rp1.235,4 triliun hingga akhir Triwulan II/2026 atau tumbuh 8,6 persen secara tahunan. Porsi kredit segmen ini mendominasi hingga 75,1 persen dari total portofolio pembiayaan BRI Group.
Kendati demikian, Dippo mengingatkan modal saja tidak cukup untuk membawa produk lokal ke panggung dunia. Pembeli (buyer) internasional menuntut tata kelola usaha yang disiplin dan transparansi keuangan yang rapi.
“Ekspor itu bukan hanya menjual barang. Buyer di luar negeri juga menuntut adanya transparansi keuangan. Kemampuan dari produsen menjelaskan bagaimana cara memproduksi, bagaimana keuangannya, sumbernya dari mana, itu juga penting untuk dilihat dari sisi buyer,” jelasnya.
Guna memperkuat kesiapan UMKM, BRI mengintegrasikan program Desa BRILiaN yang menjangkau lebih dari 5.700 desa dan program Klasterku Hidupku dengan 44 ribu klaster usaha. Di ranah digital, platform LinkUMKM telah merangkul sekitar 17,3 juta pelaku usaha, sementara Rumah BUMN mendampingi 596 ribu UMKM.
Untuk membuka pasar, BRI mengandalkan pendekatan One BRI Solution yang menghubungkan UMKM dengan jejaring nasabah korporasi dan komersial. Strategi ini terbukti sukses pada ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang mencetak kesepakatan bisnis (commitment deal) senilai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun dari 506 pembeli asal 34 negara. ***

















