Danamon dan MUFG Indonesia usulkan nama baru Bank MUFG Danamon. Penyatuan jaringan global dan lokal, layanan nasabah dipastikan tetap berjalan normal.
Stabilitas.id – Babak konsolidasi sektor perbankan nasional kembali mencatatkan tonggak penting. Proses integrasi antara PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dengan kantor cabang bank raksasa asal Jepang, MUFG Bank, Ltd. Kantor Cabang Jakarta (MUFG Indonesia), kian mendekati garis akhir. Kedua entitas resmi mengusulkan identitas baru bagi bank hasil penggabungan tersebut: PT Bank MUFG Danamon Tbk atau Bank MUFG Danamon.
Pengumuman usulan nama sekaligus logo anyar tersebut dirilis pada Selasa (6/10/2026). Identitas baru ini dirancang untuk merefleksikan perpaduan kekuatan jaringan internasional MUFG dengan fondasi kokoh Danamon di pasar domestik.
Meski demikian, perubahan nama dan logo tersebut belum berlaku serta-merta. Penggunaan resmi Bank MUFG Danamon masih menunggu persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), kementerian terkait, serta restu regulator industri jasa keuangan. Hingga tanggal efektif integrasi tiba, kedua institusi tetap menjalankan kegiatan bisnis operasional sebagai dua entitas terpisah.
BERITA TERKAIT
Proses integrasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen MUFG Bank yang pertama kali diumumkan pada 11 Mei 2026, yakni menggabungkan unit kantor cabangnya di Jakarta ke dalam Danamon yang merupakan anak perusahaan konsolidasinya. Penggabungan ini nantinya menempatkan seluruh operasional di bawah naungan bank berbadan hukum Indonesia (perseroan terbatas).
Direktur Utama Bank Danamon Indonesia Nobuya Kawasaki memandang konsolidasi ini sebagai peleburan strategis antara rekam jejak tujuh dekade Danamon di tanah air dengan kapabilitas finansial internasional MUFG.
“Bersama-sama, kami akan terus membawa ke masa mendatang pengalaman Danamon selama 70 tahun di Indonesia yang dipadukan dengan keahlian serta jaringan global MUFG yang kuat, seiring kami membangun masa depan bersama,” tutur Nobuya dalam siaran pers, Rabu (7/10/2026).
Senada, Executive Officer sekaligus Country Head of Indonesia MUFG Bank Kenji Sato menyampaikan bahwa integrasi ini difokuskan untuk meningkatkan daya saing layanan terhadap nasabah korporasi maupun ritel, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Usulan nama dan logo baru ini mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan nilai yang lebih besar dengan menyatukan kekuatan kedua institusi. Kombinasi ini akan memperkuat kemampuan kami dalam melayani nasabah dengan lebih baik, mendukung karyawan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan Indonesia,” jelas Kenji.
Manajemen kedua bank memastikan seluruh layanan transaksi nasabah tetap berjalan normal tanpa gangguan selama proses transisi. Tidak ada perubahan pada portofolio produk, jam operasional perbankan, maupun akses jaringan kantor cabang. Seluruh perjanjian kontraktual dengan mitra usaha, kontraktor, dan vendor pihak ketiga juga dipastikan tetap berlaku secara penuh sesuai ketentuan hukum. ***

















