BNI dukung akad massal 62.710 debitur KPR Subsidi FLPP di Batang. BNI juga salurkan KUR Perumahan sokong Program 3 Juta Rumah.
Stabilitas.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mempertegas komitmennya dalam menyokong Program 3 Juta Rumah. Bank BUMN ini berpartisipasi dalam pelaksanaan akad massal bagi 62.710 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kegiatan akad massal dan serah terima kunci dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.
Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa keterlibatan emiten bersandi saham BBNI ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
BERITA TERKAIT
“BNI terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak melalui penyaluran KPR Rumah Subsidi,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Minggu (2/8).
Iqbal menambahkan, akselerasi pembiayaan perumahan tak hanya menyelesaikan persoalan hunian, melainkan turut memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi penggerak roda ekonomi daerah.
Selain pembiayaan rumah bagi pembeli, kegiatan tersebut meresmikan akad massal Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Secara agregat, nilai akad KUR Perumahan mencapai Rp 880 miliar untuk 7.100 debitur, mencakup 6.873 debitur sisi permintaan (demand) serta 227 debitur sisi penyediaan (supply).
Iqbal optimistis sinergi yang makin solid antara pemerintah, sektor perbankan, pengembang (developer), dan lembaga pembiayaan akan mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak huni sekaligus memperkokoh pertumbuhan ekonomi nasional.***

















