BANYUWANGI, Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperluas jangkauan dan kualitas layanan digital di berbagai daerah, termasuk Banyuwangi, Jawa Timur, guna meningkatkan pengalaman nasabah dalam semangat Work From Heart (WFH). Pendekatan ini sejalan dengan strategi Customer Centricity perusahaan, yang menempatkan kebutuhan nasabah sebagai prioritas utama melalui sinergi layanan digital dan personal yang tulus.
Transformasi Digital dan Layanan Hybrid di Daerah Potensial
Mengandalkan platform digital seperti aplikasi OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks, CIMB Niaga memungkinkan nasabah mengakses layanan perbankan secara mudah dan fleksibel — mulai dari transaksi harian, pembayaran tagihan, investasi, hingga pengajuan kredit, kapan saja dan di mana saja. Untuk nasabah bisnis, solusi seperti BizChannel@CIMB dan OCTO Merchant dihadirkan untuk mendukung efisiensi operasional dan transaksi sektor ritel.
BERITA TERKAIT
Layanan digital ini dilengkapi dengan kehadiran kantor cabang fisik yang tetap melayani kebutuhan tatap muka, salah satunya di Jl. PB Sudirman No. 23–25, serta jaringan ATM/CRM di empat titik strategis di Banyuwangi.
Menurut Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga Rhena Octaria, Banyuwangi memiliki potensi ekonomi besar, terutama di sektor agribisnis, UMKM, dan pariwisata. CIMB Niaga pun hadir dengan pendekatan holistik yang memberdayakan pelaku usaha lokal dan masyarakat melalui berbagai inisiatif inklusif.
“Salah satu inisiatif kami adalah Kejar Mimpi NGOBIZ, forum edukatif untuk membantu UMKM merancang strategi bisnis yang tangguh. Melalui pendekatan Work From Heart, kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah merasakan pengalaman perbankan yang humanis, baik melalui kanal digital maupun layanan tatap muka yang hangat dan profesional,” ujar Rhena dalam Media Gathering di Banyuwangi (16/6/2025), yang juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan 70 Tahun CIMB Niaga.
Fokus ESG dan Pembiayaan Berkelanjutan
Tak hanya memperkuat layanan, CIMB Niaga juga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan. Hingga kuartal I/2025, hampir 25% dari total portofolio pembiayaan — setara dengan Rp56,6 triliun — telah dialokasikan untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kami percaya keberlanjutan adalah bagian inti dari strategi bisnis. Lewat inisiatif seperti The Cooler Earth, CIMB Niaga terus mendorong aksi nyata untuk menciptakan masyarakat yang tangguh terhadap perubahan iklim dan lebih sadar lingkungan,” jelas Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan.
Menurut Hery, CIMB Niaga senantiasa berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah, regulator, dan masyarakat luas. “Kami akan terus berinovasi melalui teknologi, memperkuat konektivitas layanan, dan mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam seluruh lini operasional.”
Kinerja Keuangan Solid Kuartal I/2025
Berbagai inisiatif strategis ini turut menopang performa keuangan CIMB Niaga yang tetap solid pada awal tahun. Perseroan membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp2,2 triliun, tumbuh 3,2% secara tahunan (YoY).
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kredit sebesar 8,7% YoY menjadi Rp230,1 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp254,2 triliun. Adapun rasio CASA yang tetap kuat di 67,4% mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap layanan digital CIMB Niaga.
Unit usaha syariahnya, CIMB Niaga Syariah, juga mencatatkan performa positif dengan pembiayaan mencapai Rp59 triliun dan DPK sebesar Rp50,2 triliun, terutama dari segmen ritel.
Mendukung Kesehatan Anak dan Generasi Masa Depan
Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial, CIMB Niaga bekerja sama dengan UNICEF dalam mendukung penanggulangan stunting dan gizi buruk di wilayah rentan seperti Nusa Tenggara Timur. Program ini menjadi wujud nyata dari semangat corporate citizenship yang mengakar dalam budaya perusahaan. ***

















