Stabilitas.id — PT Bank DKI (Bank Jakarta) melakukan ekspansi layanan nasabah di luar wilayah operasional utamanya dengan menghadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang, Jawa Tengah. Fasilitas ini menjadi posko mudik pertama yang diselenggarakan secara mandiri oleh Bank Jakarta guna mendampingi mobilitas warga selama periode Lebaran 1447 Hijriah.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa kehadiran posko ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan pemudik, sekaligus strategi untuk memperkenalkan layanan perbankan digital Bank Jakarta kepada masyarakat luas di luar Jakarta.
“Semarang merupakan salah satu kota tujuan utama mudik warga Jakarta. Kehadiran posko ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta meningkatkan awareness menyambut momentum Lebaran sebagai tradisi nasional,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).
BERITA TERKAIT
Berkolaborasi dengan TV One, Posko Mudik Bank Jakarta yang beroperasi hingga 20 Maret 2026 ini menyediakan berbagai fasilitas gratis seperti area istirahat, kursi pijat, Wi-Fi, hingga pengisian daya ponsel (charger). Selain sebagai tempat rehat, posko ini juga menjadi titik edukasi layanan digital.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa pihaknya memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan kemudahan transaksi melalui aplikasi JakOne Mobile. Pengunjung posko berkesempatan mendapatkan suvenir khusus untuk pembukaan rekening baru serta cashback bagi transaksi menggunakan QRIS di area sekitar rest area.
“Kami ingin menghadirkan fasilitas yang nyata bagi pemudik sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai kemudahan transaksi digital Bank Jakarta di luar Jakarta,” kata Arie.
Langkah Bank Jakarta membuka posko di salah satu titik tersibuk Tol Trans Jawa ini sejalan dengan tren peningkatan transaksi keuangan selama Ramadan yang naik 30–40%. Dukungan perbankan daerah dalam mobilitas mudik juga didukung oleh ketahanan likuiditas nasional yang tebal.
Berdasarkan data ekonomi makro, posisi Uang Primer Adjusted nasional mencapai Rp2.027,32 triliun per akhir 2024. Ketersediaan likuiditas primer yang mencukupi serta peredaran uang kartal yang masif menjamin kelancaran layanan ATM dan transaksi digital perbankan daerah seperti Bank Jakarta selama libur panjang di sepanjang jalur mudik.
Selain posko mandiri, Bank Jakarta juga berkontribusi dalam ekosistem transportasi mudik melalui penyediaan 20 armada bus gratis bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta guna memitigasi kepadatan lalu lintas di jalan raya. ***
















