CIMB Niaga menggelar program Goes to School bagi 250 pelajar di Denpasar untuk memperkuat literasi finansial digital pada rangkaian Road to BIK 2026.
Stabilitas.id — PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggelar inisiatif edukasi perbankan bertajuk CIMB Niaga Goes to School yang diikuti oleh 250 siswa di SMA Kristen Harapan Denpasar, Bali, Jumat (25/9) pekan lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap kampanye nasional Road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), guna memperkuat pemahaman pelajar terkait tata kelola keuangan bijak, pemanfaatan layanan perbankan digital, serta kewaspadaan terhadap ragam modus kejahatan finansial di era digital.
Kampanye BIK 2026 yang mengangkat tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” diarahkan untuk mendongkrak utilitas produk perbankan yang sehat sekaligus memperkecil celah kerentanan konsumen muda terhadap penipuan daring.
BERITA TERKAIT
Head of Region Jawa Timur & Bali Nusra CIMB Niaga Rhena Octaria menyatakan bahwa pembekalan kecakapan moneter sejak bangku sekolah menjadi fondasi vital bagi pembentukan karakter generasi produktif yang berdaya tahan ekonomi.
“Di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai layanan keuangan, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang memadai untuk mengelola uang secara bijak dan lebih waspada terhadap berbagai risiko kejahatan finansial. Karena itu, CIMB Niaga aktif menghadirkan program literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda di berbagai daerah, termasuk di Bali. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan keuangan secara bertanggung jawab,” ujar Rhena dalam keterangan resminya.
Program ini terintegrasi dalam pilar Corporate Social Responsibility (CSR) pendidikan perseroan yang bertumpu pada tujuan korporasi Advancing Customers & Society. Pembinaan literasi perbankan tersebut dijalankan secara berjenjang melalui program Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) untuk tingkat sekolah menengah, serta program Tour de Bank (TDB) bagi siswa sekolah dasar.
Rekam jejak inisiatif ini mencatatkan skala jangkauan yang luas. Terhitung sejak 2011 hingga Agustus 2026, akumulasi program AMDB dan TDB telah melibatkan 114.364 siswa di 1.233 sekolah yang tersebar di 77 kota di seluruh Indonesia. Khusus sepanjang tahun berjalan hingga Agustus 2026, program edukasi terpadu ini telah menjangkau 7.065 siswa dari 79 institusi pendidikan.
Pascapenyelenggaraan di Denpasar, bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia berkode saham IDX: BNGA ini menjadwalkan kelanjutan program literasi dan inklusi ke sejumlah kota strategis lainnya, antara lain Mataram, Balikpapan, dan Banjarmasin, guna memastikan pemerataan pemahaman finansial menyentuh berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.***

















