• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, September 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Jokowi Ajak Masyarakat Rajin Menabung

oleh Stella Gracia
31 Oktober 2016 - 00:00
9
Dilihat
Presiden Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Redam Dampak Ekonomi dari Pandemi Covid-19
0
Bagikan
9
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengampanyekan gerakan “Ayo Menabung” di Jakarta Convention Center, Senin (31/10). Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya menabung masyarakat di berbagai produk jasa keuangan serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Acara kampanye gerakan “Ayo Menabung” digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) bersamaan dengan Perayaan Hari Menabung Sedunia (World Saving Day) yang jatuh setiap tanggal 31 Oktober sekaligus penerapan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 Tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang dikeluarkan pada tanggal 1 September 2016.

  • Baca juga: Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

Gerakan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali budaya menabung dan investasi bagi masyarakat Indonesia. Melalui gerakan ini diharapkan masyarakat luas semakin mengenal ragam produk dan jasa keuangan sebagai sarana untuk melakukan aktivitas menabung dan investasi di lembaga jasa keuangan formal, yang bisa meningkatkan likuiditas tabungan domestik untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional dan kemandirian ekonomi masyarakat.

BERITA TERKAIT

Hal lain yang menjadi alasan pentingnya peningkatan budaya menabung di masyarakat adalah angka rasio savings to GDP Indonesia yaitu sekitar 31%, lebih rendah dibandingkan dengan Singapura sebesar 49%, Philipina sebesar 46%, serta China 49%.

  • Baca juga: Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

Selain itu, rendahnya budaya menabung ditunjukkan dengan menurunnya Marginal Propensity to Save (MPS/keinginan untuk menabung) meskipun GDP per kapita meningkat. Hal ini juga dipengaruhi oleh tingkat akses masyarakat Indonesia ke lembaga keuangan formal yang menurut Data Bank Dunia 2014 hanya sebesar 36,1% atau lebih rendah dibanding dengan negara ASEAN lain seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan produk industri keuangan tidak hanya di tabungan perbankan, namun juga pada sektor industri keuangan non-bank seperti menabung untuk perlindungan di asuransi, menabung untuk cicilan di lembaga pembiayaan, menabung untuk hari tua di dana pensiun, menabung emas di pergadaian serta menabung saham dan reksa dana di pasar modal,”ucap Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad.

Selain itu, gerakan “Ayo Menabung” bukan hanya ajakan untuk menabung di bank, melainkan juga pada produk-produk industri di sektor keuangan non bank. Hal ini merupakan bagian dari strategi OJK bersama industri jasa keuangan yang bertujuan dapat memperbaiki kesejahteraan.

  • Baca juga: Kredit Korporasi Meroket 22 Persen, OJK Sikat 38.375 Rekening Judi Online

“Gerakan “Ayo Menabung” tidak hanya identik dengan menabung di bank, tetapi juga pada produk industri keuangan non-bank dan pasar moda. Perluasan istilah menabung itu, lanjutnya merupakan strategi OJK bersama Industri Jasa Keuangan untuk semakin meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan yang diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan,” lanjut Muliaman

Dalam rangka gerakan Ayo Menabung ini, selama bulan Oktober 2016, OJK bersama-sama Industri Jasa Keuangan (IJK) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Inklusi Keuangan dengan semboyan “Inklusi Keuangan Untuk Semua”. Selama pelaksanaan bulan Inklusi Keuangan tersebut, tercatat pembukaan jumlah rekening baru di seluruh industri jasa keuangan sebanyak 3.5 juta rekening.

Tags: ayo menabung, Presiden Jokowi,OJK
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Warga Rembang Dukung Pabrik SMGR Terus Beroperasi

Selanjutnya

Sun Life Resmikan Kantor Pemasaran di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kontestasi Seleksi Komisioner OJK

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 11:50

OJK menyetujui peningkatan wilayah usaha PT Gadai Elektronik Jakarta menjadi tingkat nasional di tengah lonjakan penyaluran pinjaman industri pergadaian sebesar...

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 11:37

OJK menggelar program LIKE IT 2026 di Banten guna menekan gap antara inklusi dan literasi keuangan mahasiswa, sekaligus mencegah jerat...

Gempita Paylater dan Gadai: Pembiayaan Meroket di Tengah Sanksi Tegas OJK

Kredit Korporasi Meroket 22 Persen, OJK Sikat 38.375 Rekening Judi Online

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 11:29

OJK laporkan kredit bank Juli 2026 tumbuh 13,58 persen capai Rp9.135 triliun didorong korporasi. OJK juga blokir 38.375 rekening terkait...

Gempita Paylater dan Gadai: Pembiayaan Meroket di Tengah Sanksi Tegas OJK

Gempita Paylater dan Gadai: Pembiayaan Meroket di Tengah Sanksi Tegas OJK

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 08:22

Outstanding Pinjol Juli 2026 capai Rp105,63 triliun dengan TWP90 4,32%. Pembiayaan paylater multifinance dan gadai melonjak lebih dari 50 persen....

Jamkrindo dan LKPP Perkuat Ekosistem Pengadaan Pemerintah melalui Pemanfaatan Layanan Penjaminan

Jamkrindo dan LKPP Perkuat Ekosistem Pengadaan Pemerintah melalui Pemanfaatan Layanan Penjaminan

oleh Sandy Romualdus
8 September 2026 - 18:45

Jamkrindo dan LKPP menandatangani MoU pemanfaatan layanan penjaminan terintegrasi host-to-host untuk mengawal ekosistem pengadaan pemerintah senilai Rp1.200 triliun. Stabilitas.id -...

Jamkrindo Terlibat Aktif Dorong Penguatan SKKNI Penjaminan untuk Perkuat Daya Saing Industri

Jamkrindo Terlibat Aktif Dorong Penguatan SKKNI Penjaminan untuk Perkuat Daya Saing Industri

oleh Sandy Romualdus
8 September 2026 - 18:00

Jamkrindo terlibat aktif menyusun RSKKNI Bidang Penjaminan bersama OJK untuk memperkuat kualitas SDM, tata kelola, dan daya saing industri penjaminan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Cegah Praktik Suap, Pengelolaan Bandara Sam Ratulangi Dievaluasi Auditor KRQA-SQC

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

Kredit Korporasi Meroket 22 Persen, OJK Sikat 38.375 Rekening Judi Online

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya

Hindari Abuse of Power, UU Persaingan Usaha Wajib Direvisi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance