JAKARTA, Stabilitas.id — Dengan struktur demografi yang didominasi para pemuda, kewirausahaan berbasis kreativitas dan inovasi teknologi menjadi sangat vital. Tidak hanya upaya menumbuhkan penyerapan lapangan kerja baru yang relevan dengan perkembangan era digital, namun juga optimasi potensi ekonomi digital Indonesia untuk kesejahteraan bangsa.
Hal itu dipaparkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara Puncak Program Damping 2021, secara Daring.
Di acara yang diinisiasi Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman, Teten menyambut baik program ini yang menjadi pendampingan UMKM bertahan, bangkit dan berkembang, khususnya di masa serta pasca pandemi.
BERITA TERKAIT
“Program Damping 2021 sangat selaras dengan ikhtiar bersama meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia,” ungkap MenKopUKM.
Untuk itu, Teten menekankan bahwa kewirausahaan berbasis kreativitas dan inovasi teknologi, sangat bergantung pada transformasi digital UMKM yang terjadi secara utuh.
MenKopUKM menambahkan, pada Rakornas KemenKopUKM 2021 memunculkan hal yang substansial berkenaan transformasi digital. Antara lain, pendampingan yang berkelanjutan khususnya dari industri/platform, insentif bagi pelaku usaha untuk percepatan akselerasi transformasi digital KUMKM, hingga pembangunan infrastruktur digital perlu terus ditingkatkan.
“Dari Rakornas tersebut, disepakati strategisnya aspek pendampingan, juga dalam akselerasi transformasi digital UMKM Indonesia secara utuh,” ulas MenKopUKM.
Melalui pemodelan yang tepat, Teten menyebut target 30 juta UMKM hadir dalam platform digital tidak hanya tercapai, namun juga terakselerasi dan memberikan dampak nilai ekonomi baru.
“Diproyeksikan kekuatan ekonomi digital Indonesia akan bertumbuh delapan kali lipat di 2030 atau mencapai Rp4.531 triliun,” tegas Teten.
Oleh karena itu, MenKopUKM berharap, 4.000 lebih penerima manfaat program Damping 2020 beserta 1.300 alumni program pendampingan, dapat mengambil peran aktif senantiasa berdaya dan memberdayakan UMKM Indonesia.
“Semoga Damping 2021 menjadi inspirasi yang menghadirkan dampak bola salju, dalam ikhtiar mempersiapkan UKM masa depan, the future SMe,” pungkas MenKopUKM
















